Penyuluh Hukum Kemenkum Sulsel Jadi Narasumber Bimtek Pemetaan Administrasi Kadarkum
Jum'at, 10 Jul 2026 22:58
Sebanyak 80 anggota Kelompok Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) dari berbagai penjuru Kota Makassar berkumpul di Hotel Premier Karebosi, guna mengikuti Bimbingan Teknis Pemetaan Administrasi Kadarkum.
MAKASSAR - Sebanyak 80 anggota Kelompok Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) dari berbagai penjuru Kota Makassar berkumpul di Hotel Premier Karebosi, Rabu, (8/07/2026) guna mengikuti Bimbingan Teknis Pemetaan Administrasi Kelompok Kadarkum.
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kota Makassar, Irwan Bangsawan, yang hadir mewakili Wali Kota Makassar. Dalam sambutannya, Irwan menyentuh persoalan yang selama ini menjadi akar kelemahan Kadarkum di lapangan, yakni kompetensi anggota yang belum optimal.
"Lemahnya kelompok Kadarkum selama ini bukan karena tidak adanya semangat, tetapi karena kompetensi anggotanya yang belum digarap secara serius. Penguatan dan pembinaan kepada anggota kelompok Kadarkum adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi," tegas Irwan Bangsawan.
Pada kesempatan ini, Kanwil Kemenkum Sulsel tampil sebagai narasumber pertama melalui Penyuluh Hukum Ahli Madya, Puguh Wiyono. Di hadapan 80 peserta yang memadati ruangan, Puguh membawakan perspektif tentang posisi Kadarkum di era sekarang. Ia tidak sekadar mempertahankan relevansi Kadarkum namun menantang para anggotanya untuk bertransformasi.
"Kadarkum saat ini masih relevan dan memiliki fungsi strategis yang besar. Tapi relevansinya sangat bergantung pada kemampuan Kadarkum untuk beradaptasi dengan perubahan dan tantangan hukum masyarakat yang terus berkembang. Yang perlu berubah bukan keberadaan Kadarkum tetapi cara Kadarkum menjalankan perannya," tegas Puguh Wiyono.
Sesi berikutnya diisi oleh narasumber kedua, Abdul Rasyid dari LBH Cita Keadilan, yang menyoroti pentingnya keselarasan gerak Kadarkum dengan visi dan misi Wali Kota Makassar. Ia menekankan bahwa komunikasi yang konsisten antara LBH, pemerintah kota, dan kelompok Kadarkum adalah kunci agar sinergi yang sudah terbangun dapat terus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Plh. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Heny Widyawati yang mewakili Kakanwil Andi Basmal dalam keterangan terpisah menyampaikan bahwa keterlibatan Kanwil Kemenkum Sulsel sebagai narasumber dalam bimtek ini adalah bagian dari komitmen institusi untuk terus hadir dan berkontribusi dalam setiap upaya penguatan kesadaran hukum masyarakat di Sulawesi Selatan.
"Kadarkum adalah aset yang berharga dalam ekosistem hukum masyarakat. Yang menjadi jembatan antara negara dan warga karena merupakan penyampai informasi hukum yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat," ujar Heny Widyawati.
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kota Makassar, Irwan Bangsawan, yang hadir mewakili Wali Kota Makassar. Dalam sambutannya, Irwan menyentuh persoalan yang selama ini menjadi akar kelemahan Kadarkum di lapangan, yakni kompetensi anggota yang belum optimal.
"Lemahnya kelompok Kadarkum selama ini bukan karena tidak adanya semangat, tetapi karena kompetensi anggotanya yang belum digarap secara serius. Penguatan dan pembinaan kepada anggota kelompok Kadarkum adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi," tegas Irwan Bangsawan.
Pada kesempatan ini, Kanwil Kemenkum Sulsel tampil sebagai narasumber pertama melalui Penyuluh Hukum Ahli Madya, Puguh Wiyono. Di hadapan 80 peserta yang memadati ruangan, Puguh membawakan perspektif tentang posisi Kadarkum di era sekarang. Ia tidak sekadar mempertahankan relevansi Kadarkum namun menantang para anggotanya untuk bertransformasi.
"Kadarkum saat ini masih relevan dan memiliki fungsi strategis yang besar. Tapi relevansinya sangat bergantung pada kemampuan Kadarkum untuk beradaptasi dengan perubahan dan tantangan hukum masyarakat yang terus berkembang. Yang perlu berubah bukan keberadaan Kadarkum tetapi cara Kadarkum menjalankan perannya," tegas Puguh Wiyono.
Sesi berikutnya diisi oleh narasumber kedua, Abdul Rasyid dari LBH Cita Keadilan, yang menyoroti pentingnya keselarasan gerak Kadarkum dengan visi dan misi Wali Kota Makassar. Ia menekankan bahwa komunikasi yang konsisten antara LBH, pemerintah kota, dan kelompok Kadarkum adalah kunci agar sinergi yang sudah terbangun dapat terus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Plh. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Heny Widyawati yang mewakili Kakanwil Andi Basmal dalam keterangan terpisah menyampaikan bahwa keterlibatan Kanwil Kemenkum Sulsel sebagai narasumber dalam bimtek ini adalah bagian dari komitmen institusi untuk terus hadir dan berkontribusi dalam setiap upaya penguatan kesadaran hukum masyarakat di Sulawesi Selatan.
"Kadarkum adalah aset yang berharga dalam ekosistem hukum masyarakat. Yang menjadi jembatan antara negara dan warga karena merupakan penyampai informasi hukum yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat," ujar Heny Widyawati.
(GUS)
Berita Terkait
News
Kemenkum Sulsel Dorong Dukungan ASN untuk Peserta MTQ VIII KORPRI Nasional
Seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) didorong untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional
Senin, 24 Agu 2026 14:24
News
Kemenkum Sulsel Hadirkan Konsultasi Hukum Gratis untuk Warga Pinrang
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), menyapa masyarakat Pinrang lewat layanan konsultasi hukum gratis melalui kerja sama dengan Rumah Hukum Lasinrang.
Minggu, 23 Agu 2026 22:12
News
Kemenkum Sulsel Utus 17 ASN Ikuti Lomba MTQ VIII KORPRI Tahun 2026
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengutus 17 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di Sulsel.
Jum'at, 21 Agu 2026 21:29
News
Andi Basmal Sampaikan Masukan Strategis dalam Penyusunan RUU Profesi Kurator
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menyampaikan sejumlah masukan strategis dalam rangka penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Profesi Kurator dan Pengurus
Kamis, 20 Agu 2026 21:11
News
Apresiasi Pengabdian, Lima Pegawai Kanwil Kemenkum Sulsel Terima Satyalancana Karya Satya
Lima pegawai Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Masa Kerja 20 Tahun sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara.
Rabu, 19 Agu 2026 22:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Rampungkan Konsolidasi Golkar Sulsel di 18 Daerah dalam 8 Hari
2
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
3
Nobar Film SOLATA Sambil Berdonasi untuk Korban Gempa NTT
4
Kebakaran Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Berhasil Dipadamkan
5
Tinjau Jalan di Pelosok Wasuponda, Wabup Lutim Minta Desa Segera Lapor ke Dinas Terkait
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Rampungkan Konsolidasi Golkar Sulsel di 18 Daerah dalam 8 Hari
2
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
3
Nobar Film SOLATA Sambil Berdonasi untuk Korban Gempa NTT
4
Kebakaran Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Berhasil Dipadamkan
5
Tinjau Jalan di Pelosok Wasuponda, Wabup Lutim Minta Desa Segera Lapor ke Dinas Terkait