Tingkatkan Mutu Pers, Telkom Gelar Pelatihan Jurnalistik di Makassar
Senin, 20 Feb 2023 12:35
Komisaris PT Telkom Indonesia Tbk Rizal Mallarangeng saat memberikan sambutan pada pembukaan pelatihan jurnalistik yang berlangsung di Kota Makassar, Senin (20/2/2023). Foto/Tri Yari Kurniawan
MAKASSAR - PT Telkom Indonesia Tbk berkomitmen turut berkontribusi meningkatkan mutu pers di tanah air. Salah satunya dengan menggelar pelatihan jurnalistik di Kota Makassar pada Senin-Selasa (20-21/2/2023). Bekerja sama dengan Publikom Strategic, kegiatan tersebut diikuti 25 jurnalis lingkup Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ketua panitia, Sabri Rasyid, menyampaikan dari puluhan jurnalis yang berpartisipasi, sebanyak 21 orang dari Makassar. Sisanya, masing-masing dua pewarta dari Parepare dan Toraja. Selama pelatihan, para peserta tidak sebatas diberikan materi, tapi juga ada simulasi, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas jurnalis.
"Hari pertama, sharing (materi dan ilmu jurnalistik-red) dan hari kedua, ini yang menarik akan ada simulasi press conference dan doorstop. Ya, semoga seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari ini berjalan lancar," kata Sabri, yang juga AVP External Corporate Communication PT Telkom Indonesia, saat pembukaan kegiatan, Senin (20/2/2023).
VP Corporate Communication PT Telkom Indonesia, Andre Herawan Sasoko, pada kesempatan itu menaruh asa agar pelatihan jurnalistik ini dapat memberikan dampak positif bagi seluruh pihak. Mutu pers diharapkan meningkat sehingga bisa memberikan informasi yang lebih komprehensif bagi publik, termasuk mengenai program strategis Telkom.
Pada kesempatan itu, ia juga bercerita mengenai latar belakang pelaksanaan pelatihan jurnalistik tersebut. Kegiatan ini diinisiasi oleh Komisaris PT Telkom Indonesia, Rizal Mallarangeng, yang menginginkan strategi dan program Telkom diketahui dan dimengerti oleh publik. Untuk itu, diakuinya penting untuk menggandeng jurnalis dan meningkatkan kualitasnya lewat pelatihan.
"Kami mengharapkan pelatihan jurnalistik ini membawa manfaat sebesar-besarnya, baik bagi teman-teman jurnalis maupun bagi pihak Telkom," ungkapnya.
Sementara itu, Komisaris PT Telkom Indonesia, Rizal Mallarangeng, mengapresiasi manajemen PT Telkom yang cepat merespons gagasan pelatihan jurnalistik. Baginya penting untuk meningkatkan kualitas jurnalis di daerah, mengingat strategi dan program perusahaan tidak hanya berfokus di Jakarta.
"Tujuan kegiatan ini, bagaimana teman-teman (jurnalis) di daerah bisa mengerti dengan program-program Telkom. Nantinya itu untuk disampaikan kepada masyarakat agar bisa mengerti," ujarnya.
Perkenalkan Five Bold Moves
Pada kesempatan ini, manajemen PT Telkom juga memperkenalkan strategi utama perseroan dalam mendongkrak kinerja dan meningkatkan daya saing. VP Corporate Communication PT Telkom Indonesia, Andre Herawan Sasoko, menekankan transformasi terus dilakukan, bahkan saat ini perseroan mempersiapkan transformasi terbesar lewat strategi utama Five Bold Moves.
Poin pertama dari strategi tersebut, Andre menjelaskan adalah Fixed Mobile Convergence (FMC). FMC merupakan inisiatif untuk menggabungkan IndiHome ke Telkomsel, sehingga nantinya layanan fixed dan mobile broadband tersebut akan berada dalam satu entitas demi memberikan layanan broadband terbaik dengan biaya yang efisien.
Kedua, InfraCo berupa langkah konsolidasi pada infrastruktur telekomunikasi yang memungkinkan adanya network sharing demi mengoptimalkan potensi dan valuasi. Selanjutnya, inisiatif Data Center Co, dimana Telkom sedang melakukan konsolidasi data center dalam satu entitas Telkom Data Ecosystem.
Keempat, B2B Digital IT Service Co, dimana Telkom bakal lebih berfokus melayani bisnis dengan perusahaan setelah Telkomsel bergabung dengan IndiHome. Terakhir alias kelima adalah inisiatif DigiCo.
"Saat ini Telkom sedang bertransformasi, dan ini transformasi yang paling besar yang kami sebut Five Bold Moves. Tahun ini adalah puncak eksekusinya, makanya program ini perlu untuk kami sounding hingga ke daerah agar langkah besar ini dapat diketahui," paparnya.
Ketua panitia, Sabri Rasyid, menyampaikan dari puluhan jurnalis yang berpartisipasi, sebanyak 21 orang dari Makassar. Sisanya, masing-masing dua pewarta dari Parepare dan Toraja. Selama pelatihan, para peserta tidak sebatas diberikan materi, tapi juga ada simulasi, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas jurnalis.
"Hari pertama, sharing (materi dan ilmu jurnalistik-red) dan hari kedua, ini yang menarik akan ada simulasi press conference dan doorstop. Ya, semoga seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari ini berjalan lancar," kata Sabri, yang juga AVP External Corporate Communication PT Telkom Indonesia, saat pembukaan kegiatan, Senin (20/2/2023).
VP Corporate Communication PT Telkom Indonesia, Andre Herawan Sasoko, pada kesempatan itu menaruh asa agar pelatihan jurnalistik ini dapat memberikan dampak positif bagi seluruh pihak. Mutu pers diharapkan meningkat sehingga bisa memberikan informasi yang lebih komprehensif bagi publik, termasuk mengenai program strategis Telkom.
Pada kesempatan itu, ia juga bercerita mengenai latar belakang pelaksanaan pelatihan jurnalistik tersebut. Kegiatan ini diinisiasi oleh Komisaris PT Telkom Indonesia, Rizal Mallarangeng, yang menginginkan strategi dan program Telkom diketahui dan dimengerti oleh publik. Untuk itu, diakuinya penting untuk menggandeng jurnalis dan meningkatkan kualitasnya lewat pelatihan.
"Kami mengharapkan pelatihan jurnalistik ini membawa manfaat sebesar-besarnya, baik bagi teman-teman jurnalis maupun bagi pihak Telkom," ungkapnya.
Sementara itu, Komisaris PT Telkom Indonesia, Rizal Mallarangeng, mengapresiasi manajemen PT Telkom yang cepat merespons gagasan pelatihan jurnalistik. Baginya penting untuk meningkatkan kualitas jurnalis di daerah, mengingat strategi dan program perusahaan tidak hanya berfokus di Jakarta.
"Tujuan kegiatan ini, bagaimana teman-teman (jurnalis) di daerah bisa mengerti dengan program-program Telkom. Nantinya itu untuk disampaikan kepada masyarakat agar bisa mengerti," ujarnya.
Perkenalkan Five Bold Moves
Pada kesempatan ini, manajemen PT Telkom juga memperkenalkan strategi utama perseroan dalam mendongkrak kinerja dan meningkatkan daya saing. VP Corporate Communication PT Telkom Indonesia, Andre Herawan Sasoko, menekankan transformasi terus dilakukan, bahkan saat ini perseroan mempersiapkan transformasi terbesar lewat strategi utama Five Bold Moves.
Poin pertama dari strategi tersebut, Andre menjelaskan adalah Fixed Mobile Convergence (FMC). FMC merupakan inisiatif untuk menggabungkan IndiHome ke Telkomsel, sehingga nantinya layanan fixed dan mobile broadband tersebut akan berada dalam satu entitas demi memberikan layanan broadband terbaik dengan biaya yang efisien.
Kedua, InfraCo berupa langkah konsolidasi pada infrastruktur telekomunikasi yang memungkinkan adanya network sharing demi mengoptimalkan potensi dan valuasi. Selanjutnya, inisiatif Data Center Co, dimana Telkom sedang melakukan konsolidasi data center dalam satu entitas Telkom Data Ecosystem.
Keempat, B2B Digital IT Service Co, dimana Telkom bakal lebih berfokus melayani bisnis dengan perusahaan setelah Telkomsel bergabung dengan IndiHome. Terakhir alias kelima adalah inisiatif DigiCo.
"Saat ini Telkom sedang bertransformasi, dan ini transformasi yang paling besar yang kami sebut Five Bold Moves. Tahun ini adalah puncak eksekusinya, makanya program ini perlu untuk kami sounding hingga ke daerah agar langkah besar ini dapat diketahui," paparnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Telkom Hadirkan OCA, Solusi AI untuk Interaksi Pelanggan yang Lebih Cerdas
Telkom memperkenalkan sejumlah solusi berbasis AI dalam ajang Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026, salah satunya Omni Communication Assistant (OCA).
Kamis, 13 Agu 2026 14:25
News
Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum
Pemerintah bersama BSSN, Telkom, akademisi, industri, dan komunitas keamanan siber mendorong penyusunan peta jalan nasional migrasi menuju post-quantum cryptography (PQC) sebagai fondasi memperkuat ketahanan digital nasional.
Selasa, 11 Agu 2026 18:12
Ekbis
Transformasi TelkomGroup Berbuah Positif, InfraNexia Bukukan Pendapatan Rp7,7 Triliun
PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) mencatatkan kinerja solid pada semester I 2026 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp7,7 triliun.
Rabu, 05 Agu 2026 16:53
Ekbis
Pendapatan Telkom Naik Jadi Rp75,9 Triliun, Laba Bersih Ikut Menguat
Telkom berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun atau tumbuh 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih juga Menguat.
Sabtu, 01 Agu 2026 17:25
Ekbis
Telkom Raih Lestari Award 2026 Lewat Strategi Pengembangan Talenta Berkelanjutan
Lestari Award merupakan ajang apresiasi bagi perusahaan dan organisasi yang menjalankan praktik keberlanjutan serta berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Selasa, 28 Jul 2026 19:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
2
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
3
Korban Dugaan Pengeroyokan di Jeneponto Minta Pelaku Ditahan
4
Transformasi Emas di Era AI: Jangkau Masyarakat Sulselbarra dan Maluku Lewat
5
Guru dan Ortu Siswa di Jeneponto Saling Lapor, Anak Diduga Dicekik hingga Ditampar