Dekranasda Sulsel Minta UMKM Tetap Disubsidi untuk Kembangkan Usaha
Selasa, 24 Okt 2023 17:07
Pj Ketua Dekranasda Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, berharap pelaku UMKM dan IKM terus mendapatkan subsidi untuk membantu mereka dalam pengembangan usahanya. Foto/Gusti Ridani
MAKASSAR - Pj Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, berharap pelaku UMKM dan IKM terus mendapatkan subsidi untuk membantu mereka dalam pengembangan usahanya.
Hal itu disampaikannya usai meninjau Rumah Kemasan UPT Industri Makanan, Minuman, dan Kemasan Provinsi Sulsel, di Jalan Sultan Alauddin No 195, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Selasa (24/10/23).
"Untuk tahun depan, harus tetap diberikan subsidi. Diusulkan saja untuk penganggarannya," ujar dia, begitu mendengar laporan Kadisperindag Sulsel, jika tahun 2024 mendatang, kemasan tidak lagi diberikan subsidi.
Selain itu, ia juga berharap, kapasitas mesin bisa terus ditingkatkan. Sehingga, ke depan sudah bisa menerima pesanan dalam jumlah yang banyak dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Sulsel, tapi juga dari luar Sulsel, khususnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI).
"Rumah kemasan ini sudah luar biasa sekali. Semoga ke depan bisa ditingkatkan lagi," kata Sofha Marwah.
Diketahui, rumah kemasan tersebut merupakan satu-satunya milik pemerintah di Kawasan Timur Indonesia, yang memiliki fasilitas mesin kemasan yang lengkap.
Sementara itu, Kepala Disperindag Sulsel, Ahmadi Akil menjelaskan, kehadiran rumah kemasan itu sangat membantu UMKM dan IKM. Pihaknya juga memberikan subsidi bagi UMKM dan IKM binaan PKK Kabupaten Kota.
"Tiap kabupaten kota bisa mengusulkan delapan UMKM atau IKM binaannya, untuk kemudian diberikan subsidi Rp800 per kemasan," kata Ahmadi Akil.
Ia pun menjelaskan satu per satu fasilitas mesin yang dimiliki rumah kemasan. Mulai dari mesin standing pouch hingga mesin sablon. Begitupun dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Perancangan Desain. Persetujuan tindak lanjut desain, pembuatan desain, rancangan desain, rincian biaya pesanan, finishing desain/cetak desain, dan penyimpanan file.
Hal itu disampaikannya usai meninjau Rumah Kemasan UPT Industri Makanan, Minuman, dan Kemasan Provinsi Sulsel, di Jalan Sultan Alauddin No 195, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Selasa (24/10/23).
"Untuk tahun depan, harus tetap diberikan subsidi. Diusulkan saja untuk penganggarannya," ujar dia, begitu mendengar laporan Kadisperindag Sulsel, jika tahun 2024 mendatang, kemasan tidak lagi diberikan subsidi.
Selain itu, ia juga berharap, kapasitas mesin bisa terus ditingkatkan. Sehingga, ke depan sudah bisa menerima pesanan dalam jumlah yang banyak dari berbagai daerah. Tidak hanya dari Sulsel, tapi juga dari luar Sulsel, khususnya di Kawasan Timur Indonesia (KTI).
"Rumah kemasan ini sudah luar biasa sekali. Semoga ke depan bisa ditingkatkan lagi," kata Sofha Marwah.
Diketahui, rumah kemasan tersebut merupakan satu-satunya milik pemerintah di Kawasan Timur Indonesia, yang memiliki fasilitas mesin kemasan yang lengkap.
Sementara itu, Kepala Disperindag Sulsel, Ahmadi Akil menjelaskan, kehadiran rumah kemasan itu sangat membantu UMKM dan IKM. Pihaknya juga memberikan subsidi bagi UMKM dan IKM binaan PKK Kabupaten Kota.
"Tiap kabupaten kota bisa mengusulkan delapan UMKM atau IKM binaannya, untuk kemudian diberikan subsidi Rp800 per kemasan," kata Ahmadi Akil.
Ia pun menjelaskan satu per satu fasilitas mesin yang dimiliki rumah kemasan. Mulai dari mesin standing pouch hingga mesin sablon. Begitupun dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Perancangan Desain. Persetujuan tindak lanjut desain, pembuatan desain, rancangan desain, rincian biaya pesanan, finishing desain/cetak desain, dan penyimpanan file.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Dorong UMKM Naik Kelas, Kalla Institute Gandeng PT Tatanara
Kalla Institute resmi menjalin kerja sama dengan PT Tatanara Logos Strategis melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berfokus pada penguatan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Selasa, 05 Mei 2026 13:52
Ekbis
Kartini BISA Fest: Langkah Nyata Telkom Perkuat UMKM Perempuan di Era Digital
Melalui gelaran Kartini BISA Fest, perusahaan menghadirkan berbagai program pemberdayaan yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM perempuan.
Kamis, 30 Apr 2026 18:31
Ekbis
UMKM dan Pesantren Sulsel Naik Kelas Lewat Program REWAKO 2026
Program REWAKO dirancang sebagai pengembangan end-to-end yang mencakup UMKM REWAKO (umum), UMKM REWAKO Petani, UMKM REWAKO Ekspor, serta Pesantren REWAKO.
Selasa, 28 Apr 2026 11:13
Ekbis
BSI Dorong Pedagang Naik Kelas Lewat Inovasi QRIS Soundbox
Melalui berbagai inovasi, BSI ingin mendorong para pedagang agar lebih adaptif terhadap sistem pembayaran non-tunai sekaligus meningkatkan daya saing usaha.
Senin, 27 Apr 2026 15:53
Ekbis
Bisachat AI Permudah UMKM Balas Chat WhatsApp Tanpa Ribet
Pengembangan Bisachat AI dimulai pada Juni 2025, berangkat dari pengalaman para pengembangnya yang kerap menghadapi tingginya volume percakapan pelanggan di berbagai bisnis digital.
Rabu, 22 Apr 2026 19:46
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Disdikbud Parepare Larang Pungutan Perpisahan Sekolah, Uang Orang Tua Wajib Dikembalikan
4
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
5
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Disdikbud Parepare Larang Pungutan Perpisahan Sekolah, Uang Orang Tua Wajib Dikembalikan
4
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
5
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat