Garuda Indonesia Sering Delay, Anggota Komisi V DPR: Menteri Perhubungan Jangan Diam Saja!
Kamis, 01 Feb 2024 11:29
Pesawat Garuda Indonesia. Foto: IST
MAKASSAR - Kejadian delay pesawat dari maskapai Garuda Indonesia sepertinya sudah membuat gerah konsumen. Hal ini diungkapkan Anggota Komisi V DPR RI, Muhammad Fauzi yang sudah mendapati kejadian serupa berulang kali.
“Saya sendiri sudah mengalami sampai empat kali di waktu yang berdekatan. Waktu yang sama, maskapai yang sama dan rute yang sama selalu delay bahkan saya hitung sudah empat kali,” kata Muhammad Fauzi saat dikonfirmasi.
Menurutnya, hal ini sangat merugikan penumpang. Seperti yang kembali terjadi pada penerbangan GA617 UPG-CKG yang mengalami delay hingga satu jam.
“Parahnya semua penumpang sudah di atas pesawat tapi alasan kendala teknis yang juga tidak dijelaskan dengan baik kita menunggu di dalam pesawat kepanasan hingga lebih 1 jam,” ujarnya.
Padahal, lanjut Fauzi, di dalam pesawat banyak penumpang transit untuk umrah. Bagaimana dengan mereka jika ketinggalan penerbangan. “Adakah tanggung jawab maskapai?,” tegasnya.
Ia meminta kementerian perhubungan untuk tidak lagi tinggal diam dan membiarkan masalah seperti ini. Apalagi, maskapai Garuda adalah penerbangan premium yang harga tiket jauh lebih mahal dari maskapai lain.
“Transportasi itu kan hanya dua prinsip utamanya, yaitu keamanan dan kenyamanan. Menteri Perhubungan dan dirjen ini kemana. Fungsi mereka dimana terkait soal ini. Kasian konsumen sering dirugikan,” paparnya.
Selama ini, kata Fauzi, Menhub juga belum pernah sekali pun mengomentari persoalan ini. Padahal, kejadian serupa sering terjadi di daerah lain dan berulang.
“Saat waktunya akan saya sampaikan ke menteri dalam RDP. Agar ada tindakan yang tegas. Kesannya selama ini tidak ada. Kalau sudah diperingati harus ada tindakan jelas,” tegasnya.
“Saya sendiri sudah mengalami sampai empat kali di waktu yang berdekatan. Waktu yang sama, maskapai yang sama dan rute yang sama selalu delay bahkan saya hitung sudah empat kali,” kata Muhammad Fauzi saat dikonfirmasi.
Menurutnya, hal ini sangat merugikan penumpang. Seperti yang kembali terjadi pada penerbangan GA617 UPG-CKG yang mengalami delay hingga satu jam.
“Parahnya semua penumpang sudah di atas pesawat tapi alasan kendala teknis yang juga tidak dijelaskan dengan baik kita menunggu di dalam pesawat kepanasan hingga lebih 1 jam,” ujarnya.
Padahal, lanjut Fauzi, di dalam pesawat banyak penumpang transit untuk umrah. Bagaimana dengan mereka jika ketinggalan penerbangan. “Adakah tanggung jawab maskapai?,” tegasnya.
Ia meminta kementerian perhubungan untuk tidak lagi tinggal diam dan membiarkan masalah seperti ini. Apalagi, maskapai Garuda adalah penerbangan premium yang harga tiket jauh lebih mahal dari maskapai lain.
“Transportasi itu kan hanya dua prinsip utamanya, yaitu keamanan dan kenyamanan. Menteri Perhubungan dan dirjen ini kemana. Fungsi mereka dimana terkait soal ini. Kasian konsumen sering dirugikan,” paparnya.
Selama ini, kata Fauzi, Menhub juga belum pernah sekali pun mengomentari persoalan ini. Padahal, kejadian serupa sering terjadi di daerah lain dan berulang.
“Saat waktunya akan saya sampaikan ke menteri dalam RDP. Agar ada tindakan yang tegas. Kesannya selama ini tidak ada. Kalau sudah diperingati harus ada tindakan jelas,” tegasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Ahli Waris Sampaikan Aspirasi Soal Aset Peninggalan Mantan Jaksa ke Komisi III DPR
Sejumlah ahli waris bersama kuasa hukumnya, Azis Pangeran, menyampaikan aspirasi kepada Komisi III DPR RI terkait status aset peninggalan almarhum SJ dan almarhumah RE.
Sabtu, 25 Jul 2026 16:27
News
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengonfirmasi Putri Dakka sebagai calon Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem menggantikan Rusdi Masse (RMS) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Selatan III.
Senin, 13 Jul 2026 17:53
News
Komisi VI DPR-RI Pertegas Tentang Moratoriun Industri Semen
Sikap tegas ditunjukkan Anggota Komisi VI DPR RI Nurdin Halid dan Ismail Bachtiar terhadap rencana investasi PT Conch di Kabupaten Barru. Di tengah krisis kelebihan kapasitas (oversupply) industri semen nasional yang semakin mengkhawatirkan
Senin, 13 Jul 2026 17:19
Ekbis
OJK, DPR RI & Pemkab Barru Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
OJK Sulselbar bersama Komisi XI DPR RI serta Pemkab Barru menggelar kegiatan Edukasi Keuangan bertajuk Masyarakat Cerdas Finansial Menuju Kesejahteraan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.
Jum'at, 10 Jul 2026 20:49
News
Andi Muzakkir Aqil Tegaskan DPR Kaji Relokasi PLTSa Jika Berdampak ke Warga
Di sela Kunjungan Kerja Spesifik RUU Ketenagalistrikan, Komisi XII DPR RI meninjau langsung lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di kawasan Tamalanrea yang tengah menuai polemik.
Kamis, 09 Jul 2026 21:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Luwu Timur Soroti PT PUL, Diduga Gunakan Jalan Nasional Tanpa Izin
2
Reses di Gowa, Andi Tenri Indah Serap Keluhan Warga Soal Zonasi dan Akses Sekolah Negeri
3
A Muh Resa Erlangga Terpilih sebagai Ketua TDA Makassar 9.0
4
Tekan Volume Sampah, Kelurahan Daya Gencarkan Kebijakan Pemilahan Sampah Rumah Tangga
5
Realisasi Pendapatan APBD Maros Tertinggi di Sulsel, Capai 52,58 Persen
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Luwu Timur Soroti PT PUL, Diduga Gunakan Jalan Nasional Tanpa Izin
2
Reses di Gowa, Andi Tenri Indah Serap Keluhan Warga Soal Zonasi dan Akses Sekolah Negeri
3
A Muh Resa Erlangga Terpilih sebagai Ketua TDA Makassar 9.0
4
Tekan Volume Sampah, Kelurahan Daya Gencarkan Kebijakan Pemilahan Sampah Rumah Tangga
5
Realisasi Pendapatan APBD Maros Tertinggi di Sulsel, Capai 52,58 Persen