Umiyati Pimpin IPSI Makassar, Fokus Cetak Atlet Silat Berprestasi
Minggu, 18 Jan 2026 18:22
Umiyati resmi dilantik menjadi Ketua IPSI Kota Makassar periode 2025–2029, di Hotel Max One, Sabtu (17/1/2026) tadi malam. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar periode 2025–2029 resmi dilantik oleh IPSI Provinsi Sulawesi Selatan, di Hotel Max One, Jalan Taman Makam Pahlawan, Sabtu (17/1/2026) malam.
Prosesi pelantikan dirangkaikan dengan pembacaan Surat Keputusan pengukuhan kepengurusan IPSI Kota Makassar periode 2025–2029 oleh Sekretaris IPSI Sulawesi Selatan.
Dalam keputusan tersebut, Umiyati, secara resmi ditetapkan sebagai Ketua IPSI Kota Makassar untuk periode 2025–2029.
Pasca dilantik, Umiyati menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan amanat besar untuk menjaga nilai-nilai luhur pencak silat sekaligus mencetak prestasi olahraga di tingkat daerah hingga nasional.
“Pelantikan ini adalah amanah besar. Pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga warisan budaya bangsa yang harus kita jaga dan kembangkan, seiring dengan upaya mencetak atlet-atlet berprestasi,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Anggota DPRD Kota Makassar itu menambahkan bahwa Kota Anging Mamiri dikenal sebagai lumbung atlet tangguh dengan semangat "Ewako" yang luar biasa.
Menurut pandangannya, aset tersebut perlu dikelola secara profesional melalui mekanisme pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan.
Umiyati menekankan bahwa kunci keberhasilan pengurus baru terletak pada soliditas internal dan koordinasi yang kuat dengan seluruh perguruan silat anggota IPSI Kota Makassar
“Saya berpesan kepada seluruh pengurus agar melakukan penguatan internal dan membangun harmonisasi antarperguruan. Harmonisasi adalah kunci keberhasilan organisasi,” paparnya.
Politisi PPP tersebut juga menekankan pentingnya pembinaan sejak dini dengan sistem pelatihan modern yang adaptif terhadap standar pertandingan nasional dan internasional terbaru.
“Pembinaan harus berkelanjutan. Fokus pada pembibitan atlet usia dini, dan pastikan sistem pelatihan kita modern serta adaptif dengan perkembangan dan peraturan pertandingan silat dunia,” jelasnya.
Di sektor lain, peran digitalisasi organisasi turut menjadi fokus utama Umiyati. Di era 2026 sekarang ini, Umiyati mendorong pendataan atlet dan perguruan yang lebih akuntabel serta mudah diakses guna memantau perkembangan prestasi secara akurat.
“Digitalisasi data menjadi kebutuhan. Pendataan atlet dan perguruan harus dikelola secara digital agar transparan dan memudahkan pemantauan perkembangan prestasi,” tambahnya.
Melalui kepengurusan yang baru ini, Umiyati optimis IPSI Kota Makassar mampu mempersembahkan prestasi membanggakan bagi daerah.
Dia bilang, fokus terdekat adalah mengamankan perolehan emas di ajang Porprov Bone sebagai pembuktian atas pembinaan yang telah dilakukan.
“Saya yakin, dengan kebersamaan dan kerja keras, IPSI Kota Makassar mampu meraih emas di Porprov Bone dan ajang-ajang besar lainnya,” tutupnya.
Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru pembinaan dan pengembangan olahraga pencak silat di Kota Makassar, sekaligus penguatan peran IPSI sebagai wadah pembinaan prestasi serta pelestarian warisan budaya bangsa di masa yang akan datang.
Prosesi pelantikan dirangkaikan dengan pembacaan Surat Keputusan pengukuhan kepengurusan IPSI Kota Makassar periode 2025–2029 oleh Sekretaris IPSI Sulawesi Selatan.
Dalam keputusan tersebut, Umiyati, secara resmi ditetapkan sebagai Ketua IPSI Kota Makassar untuk periode 2025–2029.
Pasca dilantik, Umiyati menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan amanat besar untuk menjaga nilai-nilai luhur pencak silat sekaligus mencetak prestasi olahraga di tingkat daerah hingga nasional.
“Pelantikan ini adalah amanah besar. Pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga warisan budaya bangsa yang harus kita jaga dan kembangkan, seiring dengan upaya mencetak atlet-atlet berprestasi,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Anggota DPRD Kota Makassar itu menambahkan bahwa Kota Anging Mamiri dikenal sebagai lumbung atlet tangguh dengan semangat "Ewako" yang luar biasa.
Menurut pandangannya, aset tersebut perlu dikelola secara profesional melalui mekanisme pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan.
Umiyati menekankan bahwa kunci keberhasilan pengurus baru terletak pada soliditas internal dan koordinasi yang kuat dengan seluruh perguruan silat anggota IPSI Kota Makassar
“Saya berpesan kepada seluruh pengurus agar melakukan penguatan internal dan membangun harmonisasi antarperguruan. Harmonisasi adalah kunci keberhasilan organisasi,” paparnya.
Politisi PPP tersebut juga menekankan pentingnya pembinaan sejak dini dengan sistem pelatihan modern yang adaptif terhadap standar pertandingan nasional dan internasional terbaru.
“Pembinaan harus berkelanjutan. Fokus pada pembibitan atlet usia dini, dan pastikan sistem pelatihan kita modern serta adaptif dengan perkembangan dan peraturan pertandingan silat dunia,” jelasnya.
Di sektor lain, peran digitalisasi organisasi turut menjadi fokus utama Umiyati. Di era 2026 sekarang ini, Umiyati mendorong pendataan atlet dan perguruan yang lebih akuntabel serta mudah diakses guna memantau perkembangan prestasi secara akurat.
“Digitalisasi data menjadi kebutuhan. Pendataan atlet dan perguruan harus dikelola secara digital agar transparan dan memudahkan pemantauan perkembangan prestasi,” tambahnya.
Melalui kepengurusan yang baru ini, Umiyati optimis IPSI Kota Makassar mampu mempersembahkan prestasi membanggakan bagi daerah.
Dia bilang, fokus terdekat adalah mengamankan perolehan emas di ajang Porprov Bone sebagai pembuktian atas pembinaan yang telah dilakukan.
“Saya yakin, dengan kebersamaan dan kerja keras, IPSI Kota Makassar mampu meraih emas di Porprov Bone dan ajang-ajang besar lainnya,” tutupnya.
Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru pembinaan dan pengembangan olahraga pencak silat di Kota Makassar, sekaligus penguatan peran IPSI sebagai wadah pembinaan prestasi serta pelestarian warisan budaya bangsa di masa yang akan datang.
(MAN)
Berita Terkait
News
Kasus Pembunuhan di Tallo Bikin Legislator Dorong Optimalisasi Pemasangan CCTV
Kasus pembunuhan terhadap NU, anak perempuan berusia 12 tahun di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, memicu keprihatinan berbagai pihak.
Kamis, 28 Mei 2026 18:51
News
Legislator Makassar Ungkap Penyebab Warga Dicoret dari Penerima Bansos
Penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dinilai belum merata serta perubahan data tingkat kesejahteraan masyarakat atau desil masih menjadi persoalan di Kota Makassar.
Selasa, 26 Mei 2026 06:13
Makassar City
Terima Aspirasi Warga, Andi Suharmika Dorong Optimalisasi Alkes RS Daya
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, memaparkan sejumlah poin penting hasil serapan aspirasi warga dalam agenda Reses Ketiga Masa Sidang Terakhir.
Senin, 25 Mei 2026 16:02
Makassar City
Appi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD untuk Perbaikan Kinerja Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Kamis, 14 Mei 2026 06:56
Makassar City
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
Sejumlah legislator menilai penanganan persoalan tersebut perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat kepolisian.
Kamis, 14 Mei 2026 06:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Adira Expo Hadir di Takalar, Bantu Wujudkan Liburan & Kebutuhan Keluarga
2
Bupati Husniah Sambut Kepulangan Jemaah Haji Gowa
3
PIP Makassar Hibahkan Aset 8.188 Meter Persegi untuk Pengembangan Stadion Untia
4
Ekonomi Bone Melejit di Era BerAmal, BPS Catat Pertumbuhan 7,84% di Triwulan I 2026
5
UMI Masuk 5 Besar Kampus dengan Jurnal Terbanyak di GARUDA 2026
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Adira Expo Hadir di Takalar, Bantu Wujudkan Liburan & Kebutuhan Keluarga
2
Bupati Husniah Sambut Kepulangan Jemaah Haji Gowa
3
PIP Makassar Hibahkan Aset 8.188 Meter Persegi untuk Pengembangan Stadion Untia
4
Ekonomi Bone Melejit di Era BerAmal, BPS Catat Pertumbuhan 7,84% di Triwulan I 2026
5
UMI Masuk 5 Besar Kampus dengan Jurnal Terbanyak di GARUDA 2026