Tips Touring dari Rider Navigate to The Max, Penting dan Perlu Jadi Perhatian
Minggu, 27 Agu 2023 05:38
Peserta touring Navigate to The Max mengendarai Xmax Connected saat melintasi rute Makassar-Toraja, Jumat (25/8/2023). Ajang ini digelar Yamaha bersama PT SJAM. Foto: SINDO Makassar/Luqman Zainuddin
TORAJA - Kegiatan touring sangat lekat dengan komunitas sepeda motor. Tapi, aktivitas ini tentu dapat dilakukan siapa saja. Ada beberapa hal penting dan perlu dipersiapkan sebelum melaksanakan touring.
Andi Hertasning, anggota Indonesia Max Owner (IMO) Sulsel membagikan tips touring agar perjalanan nyaman dan menyenangkan.
Hal penting yang perlu diperhatikan pertama sebelum touring adalah kondisi peserta. Tiap orang memiliki kondisi fisik berbeda, ada yang mudah lelah dan ada yang tidak.
"Kalau rombongan begini kan tidak semua fit. Penting kita memperhatikan dari segi fisik," ucap Andi Hertasning di sela-sela tur Navigate to The Max Makassar-Toraja yang digelar Yamaha dan PT Suracojaya Abadimotor (SJAM), Sabtu (26/8/2023).
Kondisi fisik menurut Andi Hertasning memiliki pengaruh besar dalam touring karena berkaitan dengan fokus berkendara. Sebab, sedikit saja blank dalam perjalanan, celaka seketika menghampiri.
"Kalau lelah, singgah 10-15 menit untuk istirahat. Itu sangat berpengaruh," beber pria yang kerap disapa Ambi ini.
Setelah tahu kondisi fisik, selanjutnya adalah kelengkapan berkendara. Dari helm yang berstandar, kaos tangan, jaket, celana, hingga sepatu yang sebaiknya menutup hingga ke atas mata kaki.
Tak lupa, mempersiapkan motor agar berada dalam kondisi paling prima untuk dikendarai menempuh perjalanan jauh.
Selain itu, pengetahuan terhadap kondisi rute yang akan ditempuh juga amat penting. Informasi seperti ini kata Ambi biasanya dikumpulkan sebelum perjalanan dari teman-teman yang tinggal di sekitar rute.
"Kita kan biasanya ada link di daerah. Itu kita tanyakan mereka bagaimana kondisi jalan di sana. Sehingga kita bisa mempersiapkan diri," beber Ambi.
Keberadaan kenalan di rute touring juga penting untuk menghadapi situasi genting. Semisal motor bermasalah atau kondisi lainnya.
Road Captain, Marshall, dan Sweeper
Dalam touring, keberadaan road captain sangat vital. Ia bertugas memimpin perjalanan dan mengatur ritme berkendara. Ia juga akan menentukan kapan dan di mana harus beristirahat.
"Road captain itu penting. Karena akan memberi petunjuk-petunjuk di jalan, kapan harus pelan-pelan, dan memberi kode saat ada jalan yang berbahaya," beber Ambi.
Biasanya, road captain akan ditunjuk oleh peserta touring yang lain. Tak ada syarat khusus, yang penting ia dianggap mampu oleh peserta touring.
Selain itu, saat touring juga penting kehadiran marshall. Marshall bertugas untuk mengatur peserta touring agar barisan teratur dan tidak berlaku arogan selama perjalanan.
"Kemudian ada sweeper. Dia itu berada di paling belakang. Bertugas untuk mengawal rombongan, jangan sampai ada yang tertinggal. Ia akan banyak berkoordinasi dengan road captain," pungkas Ambi.
Sebagai informasi, Ambi merupakan satu dari beberapa rider yang ikut dalam tur Navigate to The Max yang dilaksanakan Yamaha dan PT Suracojaya Abadimotot (SJAM). Tur menempuh rute Makassar-Toraja.
Dalam kegiatan itu, rider khusus menunggangi Xmax Connected. Kegiatan ini juga masih menjadi bagian dari Maxi Day 2023.
Andi Hertasning, anggota Indonesia Max Owner (IMO) Sulsel membagikan tips touring agar perjalanan nyaman dan menyenangkan.
Hal penting yang perlu diperhatikan pertama sebelum touring adalah kondisi peserta. Tiap orang memiliki kondisi fisik berbeda, ada yang mudah lelah dan ada yang tidak.
"Kalau rombongan begini kan tidak semua fit. Penting kita memperhatikan dari segi fisik," ucap Andi Hertasning di sela-sela tur Navigate to The Max Makassar-Toraja yang digelar Yamaha dan PT Suracojaya Abadimotor (SJAM), Sabtu (26/8/2023).
Kondisi fisik menurut Andi Hertasning memiliki pengaruh besar dalam touring karena berkaitan dengan fokus berkendara. Sebab, sedikit saja blank dalam perjalanan, celaka seketika menghampiri.
"Kalau lelah, singgah 10-15 menit untuk istirahat. Itu sangat berpengaruh," beber pria yang kerap disapa Ambi ini.
Setelah tahu kondisi fisik, selanjutnya adalah kelengkapan berkendara. Dari helm yang berstandar, kaos tangan, jaket, celana, hingga sepatu yang sebaiknya menutup hingga ke atas mata kaki.
Tak lupa, mempersiapkan motor agar berada dalam kondisi paling prima untuk dikendarai menempuh perjalanan jauh.
Selain itu, pengetahuan terhadap kondisi rute yang akan ditempuh juga amat penting. Informasi seperti ini kata Ambi biasanya dikumpulkan sebelum perjalanan dari teman-teman yang tinggal di sekitar rute.
"Kita kan biasanya ada link di daerah. Itu kita tanyakan mereka bagaimana kondisi jalan di sana. Sehingga kita bisa mempersiapkan diri," beber Ambi.
Keberadaan kenalan di rute touring juga penting untuk menghadapi situasi genting. Semisal motor bermasalah atau kondisi lainnya.
Road Captain, Marshall, dan Sweeper
Dalam touring, keberadaan road captain sangat vital. Ia bertugas memimpin perjalanan dan mengatur ritme berkendara. Ia juga akan menentukan kapan dan di mana harus beristirahat.
"Road captain itu penting. Karena akan memberi petunjuk-petunjuk di jalan, kapan harus pelan-pelan, dan memberi kode saat ada jalan yang berbahaya," beber Ambi.
Biasanya, road captain akan ditunjuk oleh peserta touring yang lain. Tak ada syarat khusus, yang penting ia dianggap mampu oleh peserta touring.
Selain itu, saat touring juga penting kehadiran marshall. Marshall bertugas untuk mengatur peserta touring agar barisan teratur dan tidak berlaku arogan selama perjalanan.
"Kemudian ada sweeper. Dia itu berada di paling belakang. Bertugas untuk mengawal rombongan, jangan sampai ada yang tertinggal. Ia akan banyak berkoordinasi dengan road captain," pungkas Ambi.
Sebagai informasi, Ambi merupakan satu dari beberapa rider yang ikut dalam tur Navigate to The Max yang dilaksanakan Yamaha dan PT Suracojaya Abadimotot (SJAM). Tur menempuh rute Makassar-Toraja.
Dalam kegiatan itu, rider khusus menunggangi Xmax Connected. Kegiatan ini juga masih menjadi bagian dari Maxi Day 2023.
(MAN)
Berita Terkait
News
SMK Kontes Road to Factory SJAM Masuki Final, 31 Sekolah Berebut Tiket ke Pabrik Yamaha
Program SMK Kontes Road to Factory yang digagas PT SJAM memasuki babak final, Kamis (22/1/2026). Pada tahap akhir ini, peserta diuji kemampuan teori dan praktik otomotif serta pemasaran.
Kamis, 22 Jan 2026 15:29
Lifestyle
Cerita Om Daeng, ke Makkah Naik Xmax hingga Rencana Menaklukkan Eropa
Cerita Anshar alias Om Daeng bermotor ke Makkah, Arab Saudi dengan Yamaha XMax selama 7 bulan, menyita perhatian publik beberapa waktu terakhir ini.
Senin, 12 Jan 2026 00:06
Lifestyle
Dari Laki Code hingga Touring, Strategi Asmo Sulsel Rangkul Komunitas Honda
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun hubungan yang erat dan berkelanjutan dengan komunitas pecinta sepeda motor Honda.
Selasa, 16 Des 2025 14:23
Lifestyle
Ribuan Anak Muda Larut Dalam Keseruan Puncak Fazzio Youth Festival Makassar
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) menggelar puncak acara Yamaha Fazzio Youth Festival di GOR Pemuda, Jalan AP Pettarani, Minggu 2 November 2025.
Selasa, 04 Nov 2025 22:38
Sports
28 Tim Terbaik Bertarung di Final Yamaha Supercup Esports Series 2025 Makassar
Yamaha Supercup Esports Series 2025 memasuki babak grand final. Sebanyak 28 tim terbaik bakal bertarung di fase pemungkas bertarung pada 4 dan 5 Oktober 2025 di Nipah Park, Kota Makassar.
Jum'at, 03 Okt 2025 19:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Temukan Semua Korban, Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 Resmi Ditutup
2
TNI–Polri Sikat Arena Judi Sabung Ayam di Bangkala Barat Jeneponto
3
Seluruh Korban ATR 42-500 Ditemukan, Tim SAR Sujud Syukur
4
UIN Alauddin Jadi PTKIN Pertama yang Buka Prodi Profesi Arsitektur
5
Korban Ketiga ATR 42-500 Teridentifikasi, Pramugari Esther Aprilita
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Temukan Semua Korban, Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 Resmi Ditutup
2
TNI–Polri Sikat Arena Judi Sabung Ayam di Bangkala Barat Jeneponto
3
Seluruh Korban ATR 42-500 Ditemukan, Tim SAR Sujud Syukur
4
UIN Alauddin Jadi PTKIN Pertama yang Buka Prodi Profesi Arsitektur
5
Korban Ketiga ATR 42-500 Teridentifikasi, Pramugari Esther Aprilita