KPU Enrekang Buka Pendaftaran Cakada untuk Pilkada 2024
Sabtu, 24 Agu 2024 23:36
Kantor KPU Enrekang. Foto: Istimewa
ENREKANG - KPU Enrekang mengumumkan jadwal pendaftaran pasangan calon (Paslon) untuk Pilkada 2024. Pengumuman resmi dilakukan mulai Sabtu, 24 Agustus sampai Senin, 26 Agustus 2024.
Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Enrekang, Kasman mengatakan pendaftaran Paslon akan dibuka selama tiga hari. Dimulai pada Selasa, 27 Agustus sampai Kamis, 29 Agustus 2024.
"Sampai hari ini belum ada yang menyampaikan secara resmi. Besok kami akan rakor persiapan bersama pimpinan partai politik, Forkopimda untuk membahas terkait pendaftaran," kata Kasman kepada Sindo Makassar.
"Besok, baru mengajukan akses ke silon. Jadi sampai hari ini, belum ada. Meski sudah banyak yang bertanya terkait persyaratan calon, tapi kan belum bisa direpresentasikan sebagai bakal calon, karena sifatnya personal," sambungnya.

Kasman menuturkan, dokumen persyaratan Cakada harus diunggah di Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Diantaranya ialah SKCK, KTP, foto copy ijazah, surat keterangan tidak pernah dipidana, surat keterangan tidak dicabut hak pilihnya, itu semua diunggah di aplikasi.
"Semua berkas persyaratan itu, discan lalu diunggah ke aplikasi Silon. Sementara fisiknya, tidak lagi dibawa ke kantor KPU saat mendaftar," ujarnya.
Adapun rekomendasi parpol juga diunggah ke Silon. Tapi fisiknya juga tetap dibawa ke KPU Enrekang saat mendaftar.
"Rekomendasi partai, ada yang diupload dan dibawa fisiknya ke KPU. Karena itu nanti yang akan kami cocokkan," jelasnya.
Pilkada Enrekang 2024 sejauh ini memunculkan tiga pasangan calon. Pertama ialah Muh Yusuf Ritangnga dan Andi Tenri Liwang La Tinro yang akan diusung Nasdem 9 kursi, PKS 3 kursi, PKB 3 kursi, PPP 2 kursi dan Demokrat 2 kursi.
Pasangan Mitra Fakhruddin MB-Mahmuddin akan diusung oleh PAN 5 kursi, PBB 1 kursi dan Hanura 1 kursi. Adapun pasangan ketiga yakni Muh Irpan-Deswanto sejauh ini baru diusung Golkar yang punya 4 kursi.
Sementara syarat untuk mengusung di Pilkada Enrekang minimal 6 kursi.
Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Enrekang, Kasman mengatakan pendaftaran Paslon akan dibuka selama tiga hari. Dimulai pada Selasa, 27 Agustus sampai Kamis, 29 Agustus 2024.
"Sampai hari ini belum ada yang menyampaikan secara resmi. Besok kami akan rakor persiapan bersama pimpinan partai politik, Forkopimda untuk membahas terkait pendaftaran," kata Kasman kepada Sindo Makassar.
"Besok, baru mengajukan akses ke silon. Jadi sampai hari ini, belum ada. Meski sudah banyak yang bertanya terkait persyaratan calon, tapi kan belum bisa direpresentasikan sebagai bakal calon, karena sifatnya personal," sambungnya.

Kasman menuturkan, dokumen persyaratan Cakada harus diunggah di Sistem Informasi Pencalonan (Silon). Diantaranya ialah SKCK, KTP, foto copy ijazah, surat keterangan tidak pernah dipidana, surat keterangan tidak dicabut hak pilihnya, itu semua diunggah di aplikasi.
"Semua berkas persyaratan itu, discan lalu diunggah ke aplikasi Silon. Sementara fisiknya, tidak lagi dibawa ke kantor KPU saat mendaftar," ujarnya.
Adapun rekomendasi parpol juga diunggah ke Silon. Tapi fisiknya juga tetap dibawa ke KPU Enrekang saat mendaftar.
"Rekomendasi partai, ada yang diupload dan dibawa fisiknya ke KPU. Karena itu nanti yang akan kami cocokkan," jelasnya.
Pilkada Enrekang 2024 sejauh ini memunculkan tiga pasangan calon. Pertama ialah Muh Yusuf Ritangnga dan Andi Tenri Liwang La Tinro yang akan diusung Nasdem 9 kursi, PKS 3 kursi, PKB 3 kursi, PPP 2 kursi dan Demokrat 2 kursi.
Pasangan Mitra Fakhruddin MB-Mahmuddin akan diusung oleh PAN 5 kursi, PBB 1 kursi dan Hanura 1 kursi. Adapun pasangan ketiga yakni Muh Irpan-Deswanto sejauh ini baru diusung Golkar yang punya 4 kursi.
Sementara syarat untuk mengusung di Pilkada Enrekang minimal 6 kursi.
(UMI)
Berita Terkait
News
Pilkada Langsung Disebut Beri Ruang Demokrasi, Guru Besar UINAM Tetap Ingatkan Risikonya
Pilkada langsung yang sudah dijalani sekitar 20 tahun terakhir, dinilai memberi ruang demokrasi untuk masyarakat. Meski, demikian risiko yang terjadi tetap sangat memungkinkan.
Selasa, 10 Feb 2026 18:23
News
Muchlis Misbah Dorong Uji Publik Wacana Pilkada Lewat DPRD
Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah, mendorong dilakukannya uji publik secara terbuka terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
Senin, 19 Jan 2026 23:37
Sulsel
KPU Mengajar di SMA Negeri 2 Bantaeng, Tanamkan Pemahaman Asas Pemilu Generasi Muda
Dengan program KPU Mengajar dapat memberikan pemahaman mendasar tentang kepemiluan, khususnya terkait asas-asas pemilu yang menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan demokrasi di Indonesia.
Kamis, 15 Jan 2026 22:11
Sulsel
KPU Luwu Timur Gandeng Disdukcapil Perkuat Akurasi Data Pemilih Berkelanjutan
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Luwu Timur, Hamdan menegaskan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam menjalankan Program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.
Selasa, 13 Jan 2026 17:41
Makassar City
William Sebut Pilkada Lewat DPRD Rawan Praktik Transaksional
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Makassar, William, secara tegas menolak wacana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Jum'at, 09 Jan 2026 13:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Karyawan Kafe Timbun Jalan Berlubang di Jalur Provinsi Jeneponto
2
Plang Informasi Milik Pemkab Lutim Diduga Dirusak Warga Penggarap Lahan di Lampia
3
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
4
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi
5
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Karyawan Kafe Timbun Jalan Berlubang di Jalur Provinsi Jeneponto
2
Plang Informasi Milik Pemkab Lutim Diduga Dirusak Warga Penggarap Lahan di Lampia
3
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
4
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi
5
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan