Pasangan Isrulah-Usman Jadi Pendaftar Pertama di KPU Luwu Timur

Selasa, 27 Agu 2024 15:10
Pasangan Isrulah-Usman Jadi Pendaftar Pertama di KPU Luwu Timur
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Isrulah dan Usman, resmi menjadi pendaftar pertama di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Timur pada Selasa (27/08/2024). Foto: Istimewa
Comment
Share
LUWU TIMUR - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Isrulah dan Usman, resmi menjadi pendaftar pertama di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Timur pada Selasa (27/08/2024).

Sebelum mendaftarkan diri, pasangan ini terlebih dahulu menggelar deklarasi yang berlangsung di lapangan Sport Center, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, tepatnya di depan Kantor Dinas Pendidikan Luwu Timur.

Deklarasi yang dihadiri oleh ratusan warga ini turut dimeriahkan oleh hiburan musik dangdut koplo dengan penampilan duo Anggrek, menambah semarak acara tersebut.



Dalam pidato deklarasinya, Isrulah menyampaikan terima kasih kepada empat partai pendukungnya, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Kami adalah putra daerah asli Luwu Timur, dilahirkan di Bumi Batara Guru. Insyaallah, kami akan membawa Luwu Timur menuju kemandirian dan kesejahteraan," ujar Isrulah.

Isrulah juga menyebutkan kontribusinya terhadap pembangunan daerah, termasuk pendirian PT CLM yang telah memberikan dampak signifikan bagi Luwu Timur. Menurutnya, dorongan tersebut menjadi alasan kuat baginya untuk maju sebagai calon Bupati.

"Saya ingin berbuat lebih banyak untuk Luwu Timur. Saat ini, lapangan kerja sangat minim karena PT CLM tidak mampu menampung semua tenaga kerja. Saya dan Usman berkomitmen untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, memberikan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, serta membangun sumber-sumber ekonomi baru di Luwu Timur," tambahnya.



Sebagai putra daerah, Isrulah menegaskan bahwa dirinya mengenal baik potensi Luwu Timur dan yakin mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

"Saya akan mewakafkan diri saya untuk membangun Luwu Timur menjadi daerah yang mandiri," tegasnya.

Sementara itu, calon Wakil Bupati Usman juga memberikan pernyataan terkait isu yang sempat beredar bahwa mereka tidak akan maju dalam Pilkada. Usman dengan tegas menepis isu tersebut dengan membuktikan bahwa mereka telah mendaftarkan diri di KPU.

"Saya lahir dari keluarga petani, dan 80 persen warga Luwu Timur juga petani. Jika kami diberikan kesempatan, sektor pertanian akan menjadi prioritas kami," ujar Usman.

Dengan pengalamannya selama 15 tahun sebagai anggota DPRD, Usman mengaku memahami keinginan masyarakat. "Saya maju sebagai Wakil Bupati karena keterbatasan yang saya rasakan saat menjadi anggota dewan. Bersama Isrulah, kami akan membawa Luwu Timur menuju kemandirian dan kesejahteraan," pungkas Usman.

Pasangan Isrulah dan Usman optimis dapat membawa perubahan yang signifikan bagi Luwu Timur, dengan fokus utama pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi daerah.
(UMI)
Berita Terkait
APBD 2025 Disahkan, Bupati Irwan Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 Senilai Rp2,16 Triliun
Sulsel
APBD 2025 Disahkan, Bupati Irwan Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2027 Senilai Rp2,16 Triliun
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur bersama DPRD Kabupaten Luwu Timur resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar, Senin (13/07/26).
Senin, 13 Jul 2026 18:25
Awasi Realisasi APBD 2025, Legislator Erik Estrada Turun Langsung Cek Proyek Fisik di Towuti
Sulsel
Awasi Realisasi APBD 2025, Legislator Erik Estrada Turun Langsung Cek Proyek Fisik di Towuti
Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Erik Estrada, melakukan monitoring pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Towuti, Rabu (01/07/26).
Rabu, 01 Jul 2026 18:01
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
Sulsel
Jika Tidak Ada Tindaklanjut, Kasus Islamic Center Malili Bakal Dilaporkan ke Kejati Sulsel
Perwakilan AMPLi, Yolan, menegaskan pihaknya tidak ingin isu proyek Islamic Center yang sempat menjadi perhatian publik berakhir tanpa kejelasan.
Senin, 29 Jun 2026 18:58
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan permasalahan proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Minggu, 28 Jun 2026 16:28
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Dinilai Jalan di Tempat, Aktivis Desak Aparat Tuntaskan Penyelidikan
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mendesak aparat penegak hukum untuk menuntaskan penyelidikan dugaan permasalahan dalam proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Sabtu, 27 Jun 2026 18:01
Berita Terbaru