Paslon Ibas-Puspa Himbau Pendukung Tidak Konvoi saat Pengundian Nomor Urut
Minggu, 22 Sep 2024 20:10
Pasangan Ibas-Puspa mengimbau kepada seluruh pendukung agar tidak melakukan arak-arakan atau konvoi selama kegiatan berlangsung.
LUWU TIMUR - Menjelang pengundian nomor urut Pilkada Luwu Timur (Lutim) 2024, Herawan selaku LO dari pasangan Ibas-Puspa mengimbau kepada seluruh pendukung agar tidak melakukan arak-arakan atau konvoi selama kegiatan berlangsung.
Herawan menegaskan bahwa acara pengundian nomor urut sebaiknya disaksikan dengan cara yang lebih kondusif.
“Kami menyarankan agar pendukung menyaksikan acara ini melalui tayangan langsung di YouTube yang telah disiapkan oleh KPUD Luwu Timur, dan bisa dilakukan secara bersama-sama di sekretariat masing-masing,” ujar Herawan.
Imbauan ini muncul sebagai hasil kesepakatan bersama antara KPU Luwu Timur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan LO dari masing-masing paslon dalam rapat yang digelar beberapa waktu lalu.
Kesepakatan tersebut menyatakan bahwa tidak akan ada pengerahan massa atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan selama pengundian nomor urut paslon berlangsung.
Langkah ini juga selaras dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, serta PKPU Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan.
Selain itu, hal ini juga merujuk pada Surat KPU Republik Indonesia Nomor: 2045/PL.02.2-SD/06/2024 tentang Standar Operasional Pengundian Nomor Urut.
Dengan adanya aturan dan himbauan ini, diharapkan seluruh pendukung pasangan calon dapat menjaga ketertiban dan keamanan selama proses pemilihan berlangsung.
Herawan menegaskan bahwa acara pengundian nomor urut sebaiknya disaksikan dengan cara yang lebih kondusif.
“Kami menyarankan agar pendukung menyaksikan acara ini melalui tayangan langsung di YouTube yang telah disiapkan oleh KPUD Luwu Timur, dan bisa dilakukan secara bersama-sama di sekretariat masing-masing,” ujar Herawan.
Imbauan ini muncul sebagai hasil kesepakatan bersama antara KPU Luwu Timur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan LO dari masing-masing paslon dalam rapat yang digelar beberapa waktu lalu.
Kesepakatan tersebut menyatakan bahwa tidak akan ada pengerahan massa atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan selama pengundian nomor urut paslon berlangsung.
Langkah ini juga selaras dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, serta PKPU Nomor 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan.
Selain itu, hal ini juga merujuk pada Surat KPU Republik Indonesia Nomor: 2045/PL.02.2-SD/06/2024 tentang Standar Operasional Pengundian Nomor Urut.
Dengan adanya aturan dan himbauan ini, diharapkan seluruh pendukung pasangan calon dapat menjaga ketertiban dan keamanan selama proses pemilihan berlangsung.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
KPU Mengajar di SMA Negeri 2 Bantaeng, Tanamkan Pemahaman Asas Pemilu Generasi Muda
Dengan program KPU Mengajar dapat memberikan pemahaman mendasar tentang kepemiluan, khususnya terkait asas-asas pemilu yang menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan demokrasi di Indonesia.
Kamis, 15 Jan 2026 22:11
Sulsel
Bupati Irwan Sidak Sejumlah OPD Lutim, Tegaskan Kepatuhan Jam Kerja
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam sidak di empat instansi, yakni Disdukcapil, Depot Arsip Dinas Perpustakaan, Badan Kesbangpol, serta DLH Kabupaten Luwu Timur, Rabu (14/01/2026).
Rabu, 14 Jan 2026 14:22
Sulsel
KPU Luwu Timur Gandeng Disdukcapil Perkuat Akurasi Data Pemilih Berkelanjutan
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Luwu Timur, Hamdan menegaskan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam menjalankan Program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.
Selasa, 13 Jan 2026 17:41
Sulsel
Atlet Dayung Luwu Timur Bidik Lima Emas di Pra Porprov Mendatang
Cabang Olahraga (Cabor) Dayung Kabupaten Luwu Timur menargetkan lima medali emas pada ajang Praporprov (Pra Pekan Olahraga Provinsi) mendatang.
Selasa, 13 Jan 2026 14:56
Sulsel
Kasus Merica Hilang di Mahalona, Polisi Amankan Dua Warga Towuti
Polres Luwu Timur mengamankan dua orang terduga pelaku terkait dugaan pencurian merica yang terjadi di Desa Mahalona, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Senin (12/01/26).
Selasa, 13 Jan 2026 09:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jadi Tersangka, dr Resti Apriani Siap Buktikan Kebenaran Unggahan soal Subsidi Umrah
2
PLN UIP Sulawesi Amankan Aset Negara dengan Terima Sertifikat HGB PLTU Punagaya
3
Hartono Jamin Perda Parkir Makassar Selesai 2026, Atur Skema dan Sanksi Tegas
4
Lepas 10 Truk, Kerja Peternak Sidrap Mengalir ke Nusantara Lewat Program MBG
5
3.608 Sertifikat Dibagikan, Negara Hadir Perkuat Hak Tanah Warga Gowa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jadi Tersangka, dr Resti Apriani Siap Buktikan Kebenaran Unggahan soal Subsidi Umrah
2
PLN UIP Sulawesi Amankan Aset Negara dengan Terima Sertifikat HGB PLTU Punagaya
3
Hartono Jamin Perda Parkir Makassar Selesai 2026, Atur Skema dan Sanksi Tegas
4
Lepas 10 Truk, Kerja Peternak Sidrap Mengalir ke Nusantara Lewat Program MBG
5
3.608 Sertifikat Dibagikan, Negara Hadir Perkuat Hak Tanah Warga Gowa