Pasutri Politisi PKS Jadi Anggota DPRD Bantaeng dan DPRD Sulsel
Rabu, 25 Sep 2024 16:25
Rahman Tompo dan Hj Kasmawati. Foto: Dokumentasi pribadi
BANTAENG - Pasangan suami istri (pasutri) politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Sulsel resmi dilantik menjadi wakil rakyat. Mereka adalah Rahman Tompo dan Hj Kasmawati.
Rahman Tompo yang akrab disapa H Tompo dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Daerah Pemilihan (Dapil IV) Kabupaten Jeneponto, Bantaeng dan Kabupaten Selayar, dengan perolehan 16 ribu suara. Sebelumnya, H Tompo dua periode anggota DPRD Bantaeng.
Sedangkan istrinya, Hj Kasmawati, dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Bantaeng dari Dapil IV Pa'jukang, dengan perolehan 1.700 suara. Kasmawati baru pertama kali terpilih sebagai wakil rakyat.
Atas keberhasilan tersebut, Rahman Tompo, menyampaikan kepada seluruh kader PKS, tim sukses serta seluruh saksi yang telah berjuang pada pemilihan legislarif 2024.
"Saya pribadi dan atas nama Partai menyampaikan terimah kasi atas perjuangannya " jelasnya, Rabu 25 September 2024.
Rahman Tompo menyampaikan pesan kepada semua caleg dari PKS yang belum terpilih, agar berjuang bersama dengan PKS. Ia berharap pada pileg selanjutnya, mereka bisa terpilih menjadi wakil rakyat.
Dia juga mengatakan jika perolehan suara PKS 2024 mengalami kenaikan dengan perolehan 5 kursi, sementara Pemilu sebelumnya, PKS hanya menperoleh 4 kursi.
Senada disampaikan Kasmawati. Ia menghaturkan ucapan terima kasih kepada warga Pa'jukukang yang telah memberi kepercayaan menjadi wakil rakyat periode 2024-2029.
Rahman Tompo yang akrab disapa H Tompo dilantik sebagai anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Daerah Pemilihan (Dapil IV) Kabupaten Jeneponto, Bantaeng dan Kabupaten Selayar, dengan perolehan 16 ribu suara. Sebelumnya, H Tompo dua periode anggota DPRD Bantaeng.
Sedangkan istrinya, Hj Kasmawati, dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Bantaeng dari Dapil IV Pa'jukang, dengan perolehan 1.700 suara. Kasmawati baru pertama kali terpilih sebagai wakil rakyat.
Atas keberhasilan tersebut, Rahman Tompo, menyampaikan kepada seluruh kader PKS, tim sukses serta seluruh saksi yang telah berjuang pada pemilihan legislarif 2024.
"Saya pribadi dan atas nama Partai menyampaikan terimah kasi atas perjuangannya " jelasnya, Rabu 25 September 2024.
Rahman Tompo menyampaikan pesan kepada semua caleg dari PKS yang belum terpilih, agar berjuang bersama dengan PKS. Ia berharap pada pileg selanjutnya, mereka bisa terpilih menjadi wakil rakyat.
Dia juga mengatakan jika perolehan suara PKS 2024 mengalami kenaikan dengan perolehan 5 kursi, sementara Pemilu sebelumnya, PKS hanya menperoleh 4 kursi.
Senada disampaikan Kasmawati. Ia menghaturkan ucapan terima kasih kepada warga Pa'jukukang yang telah memberi kepercayaan menjadi wakil rakyat periode 2024-2029.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Penonaktifan Dirut PDAM Bantaeng Dipersoalkan, DPRD Dinilai Keliru
Penonaktifan Direktur PDAM Bantaeng, Suwardi oleh Bupati Bantaeng memicu pro dan kontra di tengah publik. Mantan Anggota DPRD Bantaeng empat periode, Muh Anas Hasan, turut menanggapi polemik tersebut.
Minggu, 08 Feb 2026 16:34
Sulsel
DPRD Sulsel Tegaskan Persoalan Syamsuriati Tak Bisa Disamakan dengan Kasus Guru Lutra
Keputusan ini Disepakati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor sementara DPRD Sulsel pada Senin (02/02/2026). Syamsuriati melakukan pengaduan kepada Komisi E DPRD Sulsel agar nama baiknya bisa dipulihkan.
Senin, 02 Feb 2026 22:24
Sulsel
Mesin Sering Rusak! DPRD Sulsel Minta Segera Ganti KMP Balibo untuk Penyeberangan Bira-Pamatata
Komisi D DPRD Sulsel mengusulkan penambahan dan pergantian armada kapal untuk penyeberangan Bira-Pamatata. Kebijakan ini diperlukan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Senin, 02 Feb 2026 20:34
Sulsel
DPRD Sulsel Minta Pemprov Perhatikan Pelabuhan Penyeberangan Bira
Komisi D DPRD Sulsel melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Penyeberangan Bira di Bulukumba.
Rabu, 28 Jan 2026 13:30
Sulsel
DPRD Sulsel Dalami Persoalan Dampak Penghentian Dana Sharing Bantuan PBI BPJS di Jeneponto
Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Komisi E, Andi Tenri Indah ini dilakukan untuk mendalami permasalahan dampak penghentian dana sharing bantuan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang diberlakukan mulai tahun 2026.
Selasa, 27 Jan 2026 15:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Konsolidasi Perdana, Syahar Komitmen Lanjutkan Tongkat Estafet Nasdem di Sulsel
2
Kantor PO New Liman Makassar Diduga Diserang Oknum Tak Bertanggung Jawab
3
2.000 Orang Ikut Berlari di Ajang HIPMI Run Strong 8 di Makassar
4
Dorong Literasi Generasi Muda, PT Vale Edukasi Siswa Kelola Sampah Secara Bijak
5
Kerja Bakti Serentak, Pemkab Gowa Perkuat Budaya Bersih Jelang Ramadan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Konsolidasi Perdana, Syahar Komitmen Lanjutkan Tongkat Estafet Nasdem di Sulsel
2
Kantor PO New Liman Makassar Diduga Diserang Oknum Tak Bertanggung Jawab
3
2.000 Orang Ikut Berlari di Ajang HIPMI Run Strong 8 di Makassar
4
Dorong Literasi Generasi Muda, PT Vale Edukasi Siswa Kelola Sampah Secara Bijak
5
Kerja Bakti Serentak, Pemkab Gowa Perkuat Budaya Bersih Jelang Ramadan