Golkar Amanahkan Rahman Pina Sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel 2024-2029
Kamis, 26 Sep 2024 19:24
Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe menyerahkan SK kepada Rahman Pina. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia secara resmi menunjuk Rahman Pina (RP) untuk menduduki posisi Wakil Ketua (Waka) DPRD Sulsel periode 2024-2029.
Penunjukan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar bernomor B-272/DPP/GOLKAR/IX/2024, yang ditandatangani pada 20 September 2024. SK tersebut sudah menetapkan RP sebagai pimpinan definitif.
Beringin menjadi pemenang kedua di DPRD Sulsel, setelah Nasdem pada Pileg 2024. Golkar di bawah komando Taufan Pawe berhasil meraih 14 kursi di parlemen.
Sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak kedua, Golkar berhak menempatkan kadernya di kursi Wakil Ketua I DPRD Sulsel. SK penetapan RP ditandatangani langsung oleh Ketm Bahlil Lahadalia dan Sekjend Muhammad Sarmuji.
"DPP Partai Golkar menetapkan dan mengesahkan RAHMAN PINA, S.I.P., M. Si. sebagai Pimpinan DPRD Sulsel," demikian penggalan SK DPP Golkar.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar Sulsel, La Kama Wiyaka, membenarkan keputusan ini. Dia bilang, RP memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni.
Apalagi ia merupakan petahana yang pernah menjadi Ketua Fraksi Golkar dan Ketua Komisi E DPRD Sulsel periode 2019-2024.
"Benar, sudah ada SK-nya. Pak Ketum DPP Golkar (Bahlil) menunjuk Pak Rahman Pina sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel. Beliau salah satu yang diusulkan karena dianggap punya kapasitas untuk menduduki jabatan itu," ujar La Kama Wiyaka saat dikonfirmasi, Kamis (26/09/2024).
La Kama berharap Rahman Pina bisa menjalankan tugasnya dengan baik selama menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel. "Semoga bisa bekerja dengan baik, mengawal aspirasi masyarakat, dan menjalankan tugas dengan baik," jelasnya.
Sementara posisi ketua fraksi, belum ditentukan. La Kama bilang, 13 legislator lainnya memiliki peluang yang sama, termasuk Kadir Halid.
RP yang dikonfirmasi merasa terhormat atas penunjukan ini. Ia menguncapkan terimakasih kepada pimpinan DPP Golkar dan DPD I atas kepercayaan ini.
"Terimakasih kepada bapak Ketua Umum, Bapak Bahlil Lahadalia dan juga pak Ketua DPD I, Bapak Taufan Pawe atas kepercayaannya," jelasnya kepada Sindo Makassar.
Penunjukan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar bernomor B-272/DPP/GOLKAR/IX/2024, yang ditandatangani pada 20 September 2024. SK tersebut sudah menetapkan RP sebagai pimpinan definitif.
Beringin menjadi pemenang kedua di DPRD Sulsel, setelah Nasdem pada Pileg 2024. Golkar di bawah komando Taufan Pawe berhasil meraih 14 kursi di parlemen.
Sebagai partai dengan perolehan kursi terbanyak kedua, Golkar berhak menempatkan kadernya di kursi Wakil Ketua I DPRD Sulsel. SK penetapan RP ditandatangani langsung oleh Ketm Bahlil Lahadalia dan Sekjend Muhammad Sarmuji.
"DPP Partai Golkar menetapkan dan mengesahkan RAHMAN PINA, S.I.P., M. Si. sebagai Pimpinan DPRD Sulsel," demikian penggalan SK DPP Golkar.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar Sulsel, La Kama Wiyaka, membenarkan keputusan ini. Dia bilang, RP memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni.
Apalagi ia merupakan petahana yang pernah menjadi Ketua Fraksi Golkar dan Ketua Komisi E DPRD Sulsel periode 2019-2024.
"Benar, sudah ada SK-nya. Pak Ketum DPP Golkar (Bahlil) menunjuk Pak Rahman Pina sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel. Beliau salah satu yang diusulkan karena dianggap punya kapasitas untuk menduduki jabatan itu," ujar La Kama Wiyaka saat dikonfirmasi, Kamis (26/09/2024).
La Kama berharap Rahman Pina bisa menjalankan tugasnya dengan baik selama menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel. "Semoga bisa bekerja dengan baik, mengawal aspirasi masyarakat, dan menjalankan tugas dengan baik," jelasnya.
Sementara posisi ketua fraksi, belum ditentukan. La Kama bilang, 13 legislator lainnya memiliki peluang yang sama, termasuk Kadir Halid.
RP yang dikonfirmasi merasa terhormat atas penunjukan ini. Ia menguncapkan terimakasih kepada pimpinan DPP Golkar dan DPD I atas kepercayaan ini.
"Terimakasih kepada bapak Ketua Umum, Bapak Bahlil Lahadalia dan juga pak Ketua DPD I, Bapak Taufan Pawe atas kepercayaannya," jelasnya kepada Sindo Makassar.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Eks Ketua DPRD Sulsel periode 2019-2024, Andi Ina Kartika Sari, bersama sejumlah mantan pimpinan DPRD Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait pemanggilannya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas senilai Rp60 miliar.
Sabtu, 18 Apr 2026 06:05
Sulsel
Respon Rekomendasi DPRD, RSUD Haji Makassar Fokus Benahi Layanan Publik
Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi terhadap laporan kinerja RSUD Haji Makassar dalam pembahasan LKPJ Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025, Kamis (16/4/2026).
Jum'at, 17 Apr 2026 10:36
Sulsel
DPRD Sulsel Bentuk Panja LKPJ 2025, Dipimpin Politisi Nasdem dan Gerindra
DPRD Provinsi Sulawesi Selatan resmi membentuk dan mengesahkan Panitia Kerja (Panja) untuk membahas rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2025.
Kamis, 16 Apr 2026 18:24
Sulsel
Belanja Rumah Tangga Pimpinan DPRD Sulsel Sesuai Aturan, Bukan Konsumsi Pribadi
Belanja rumah tangga Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dipastikan telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta bukan merupakan konsumsi pribadi.
Kamis, 16 Apr 2026 17:22
Sulsel
Ketua DPRD Sulsel Cicu Asah Visi Kepemimpinan di Retret Nasional
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi yang akrab disapa Cicu, mengikuti kegiatan retret dan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Rabu, 15 Apr 2026 21:46
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
2
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
3
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
4
Hadir di Makassar, Bursa Sajadah Permudah Jamaah Haji Hindari Biaya Kelebihan Bagasi
5
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
2
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
3
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
4
Hadir di Makassar, Bursa Sajadah Permudah Jamaah Haji Hindari Biaya Kelebihan Bagasi
5
Andi Ina dan Ni'matullah Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas