Oknum Polisi di Maros Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Video Mesum Tersebar
Selasa, 24 Des 2024 18:52
Ilustrasi. Foto: Istimewa
MAROS - Seorang oknum perwira polisi di lingkungan Polres Maros tengah menjadi sorotan publik. Ia diduga berselingkuh dengan istri orang lain. Dugaan ini semakin mencuat setelah video mesum yang melibatkan oknum tersebut beredar.
Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, membenarkan adanya dugaan keterlibatan personel tersebut. Saat ini, oknum tersebut telah menjalani pemeriksaan oleh Divisi Propam Polda Sulawesi Selatan.
“Ya, yang bersangkutan saat ini telah dalam pemeriksaan oleh Propam Polda Sulsel,” katanya kepada wartawan, Selasa sore, 24 Desember 2024. Dia menegaskan, jika terbukti pihaknya akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku jika hasil pemeriksaan membuktikan bahwa oknum tersebut benar-benar melakukan pelanggaran.
“Untuk sanksinya akan ditentukan setelah hasil pemeriksaan selesai,” tambahnya.
Meskipun hingga saat ini Polres Maros belum menerima laporan resmi terkait kasus ini, pihaknya berkomitmen untuk proaktif dalam melakukan pemeriksaan bersama dengan Propam Polda Sulsel.
“Polres Maros akan proaktif untuk melakukan pemeriksaan terhadap personel tersebut bersama dengan Propam Polda Sulsel,” ujarnya.
Pria kelahiran Jayapuran itu menekankan pihaknya akan kembali mengingatkan seluruh jajaran Polres Maros untuk menjaga integritas dan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi.
“Agar tidak ada lagi personil yang melakukan pelanggaran-pelanggaran,” tutupnya.
Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, membenarkan adanya dugaan keterlibatan personel tersebut. Saat ini, oknum tersebut telah menjalani pemeriksaan oleh Divisi Propam Polda Sulawesi Selatan.
“Ya, yang bersangkutan saat ini telah dalam pemeriksaan oleh Propam Polda Sulsel,” katanya kepada wartawan, Selasa sore, 24 Desember 2024. Dia menegaskan, jika terbukti pihaknya akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku jika hasil pemeriksaan membuktikan bahwa oknum tersebut benar-benar melakukan pelanggaran.
“Untuk sanksinya akan ditentukan setelah hasil pemeriksaan selesai,” tambahnya.
Meskipun hingga saat ini Polres Maros belum menerima laporan resmi terkait kasus ini, pihaknya berkomitmen untuk proaktif dalam melakukan pemeriksaan bersama dengan Propam Polda Sulsel.
“Polres Maros akan proaktif untuk melakukan pemeriksaan terhadap personel tersebut bersama dengan Propam Polda Sulsel,” ujarnya.
Pria kelahiran Jayapuran itu menekankan pihaknya akan kembali mengingatkan seluruh jajaran Polres Maros untuk menjaga integritas dan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi.
“Agar tidak ada lagi personil yang melakukan pelanggaran-pelanggaran,” tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
Ketua Komisi III DPRD Maros, Haeriah Rahman, mendesak Polres Maros segera menuntaskan kasus dugaan pencabulan di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Tompobalang, Kelurahan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung.
Rabu, 13 Mei 2026 14:55
Sulsel
Keluarga Korban Pencabulan di Ponpes Manbaul Ulum Keluhkan Lambannya Penanganan Polisi
Penanganan kasus dugaan pencabulan di pondok pesantren Manbaul Ulum Tompobalang, Kelurahan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros di Polres Maros hingga kini masih bergulir.
Rabu, 13 Mei 2026 13:40
Sulsel
Terduga Pencuri Kabur Saat Diperiksa, Ditangkap Lagi 5 Jam Kemudian
Seorang terduga pelaku pencurian di Kabupaten Maros melarikan diri saat menjalani pemeriksaan di Posko Jatanras Polres Maros, Rabu malam (8/4/2026).
Kamis, 09 Apr 2026 17:23
Sulsel
Antisipasi Arus Mudik, Polisi Atur Lalin di Jalan Pahlawan Jeneponto
Personel Pos Terpadu Operasi Ketupat 2026 Polres Jeneponto melakukan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Pahlawan, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Senin (16/3/2026) malam.
Selasa, 17 Mar 2026 22:11
Sulsel
Ratusan Personel Polres Maros Tes Urine Mendadak
Ratusan personel Polres Maros menjalani pemeriksaan urine secara mendadak, Senin (4/3/2026). Tes ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.
Rabu, 04 Mar 2026 13:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rangkaian Milad ke-72 UMI, FSIKP Himpun 255 Alumni dalam Silatnas dan Muskom
2
Tiket Gratis hingga Cashback Jutaan Ramaikan BookCabin Travel Fair di Makassar
3
Angkatan IX Zarchapera SMP Telkom Makassar Sukses Gelar TSFC Vol. 5, Libatkan 68 Tim SD
4
ITB Nobel Indonesia Gelar Pelatihan CV ATS dan Teknik Wawancara bagi Calon Lulusan
5
Kinerja Solid di Awal 2026, Pendapatan Telkom Tumbuh Jadi Rp37,2 Triliun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rangkaian Milad ke-72 UMI, FSIKP Himpun 255 Alumni dalam Silatnas dan Muskom
2
Tiket Gratis hingga Cashback Jutaan Ramaikan BookCabin Travel Fair di Makassar
3
Angkatan IX Zarchapera SMP Telkom Makassar Sukses Gelar TSFC Vol. 5, Libatkan 68 Tim SD
4
ITB Nobel Indonesia Gelar Pelatihan CV ATS dan Teknik Wawancara bagi Calon Lulusan
5
Kinerja Solid di Awal 2026, Pendapatan Telkom Tumbuh Jadi Rp37,2 Triliun