Pangkalan LPG Subsidi di Lutim yang Ketahuan Nakal Bakal Disanksi
Selasa, 18 Apr 2023 09:05
Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Dagkoprin UKM) Kabupaten Luwu Timur, mengeluarkan warning buat para pangkalan tabung gas LPG subsidi. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Dagkoprin UKM) Kabupaten Luwu Timur, mengeluarkan warning buat para pangkalan tabung gas LPG subsidi yang coba bermain "nakal".
Pasalnya kelangkaan tabung gas hingga kenaikan harga biasanya disebabkan oleh ulah dari pangkalan, yang bekerjasama dengan para pengecer.
"Kalau ada pangkalan yang ketahuan main mata (bekerjasama) dengan pengecer dan tidak melayani masyarakat dengan baik maka sanksi tegas kami akan kenakan," kata Kepala Dinas Dagkoprin UKM Lutim, Senfry saat dihubungi SINDOmakassar, Senin (17/04/23).
Sanksi tegas tersebut yang akan dikenakan bagi pangkalan yang nakal mulai dari pemberhentian pendistribusian tabung hingga berujung pencabutan izin.
"Kalau ketahuan kita akan stop pendistribusian tabungnya selama dua bulan, lalu kalau masi berulah kita akan cabut langsung izinnya. Masi banyak yang mau mendaftar untuk menjadi pangkalan tabung gas LPG," tegas Senfry.
Selain itu, kata Senfry, saat ini pihaknya juga tidak berhenti melakukan sidak untuk memantau persediaan stok tabung gas di setiap Kecamatan di Lutim.
"Kita juga ini terus melakukan sidak di semua pangkalan, dan kita juga akan melakukan kordinasi di semua pemerintah Kecamatan dan Desa untuk ikut memantau ketersediaan tabung gas di masyarakat," jelasnya.
"Karna personel kami sangat kurang sehingga sidak belum efektif dilakukan, jadi kan camat dan desa garda terdepan dalam pengawasan diwilayahnya, jadi kita sudah berkoordinasi dengan mereka agar menindaki kalau ada pangkalan yang nakal dibawah," tambah Senfry.
Untuk diketahui, harga eceran tertinggi Liquefied Petroleum Gas Tabung Tiga Kilo Gram di Luwu Timur terbagi dua wilayah.
Wilayah Zona satu dengan harga Rp20 ribu meliputi Kecamatan Burau, Wotu, Tomoni, Tomoni Timur, Mangkutana, Kalaena, Angkona, dan Malili. Untuk wilayah Zona dua dengan harga Rp22 ribu meliputi Wasuponda, Towuti, dan Nuha.
Pasalnya kelangkaan tabung gas hingga kenaikan harga biasanya disebabkan oleh ulah dari pangkalan, yang bekerjasama dengan para pengecer.
"Kalau ada pangkalan yang ketahuan main mata (bekerjasama) dengan pengecer dan tidak melayani masyarakat dengan baik maka sanksi tegas kami akan kenakan," kata Kepala Dinas Dagkoprin UKM Lutim, Senfry saat dihubungi SINDOmakassar, Senin (17/04/23).
Sanksi tegas tersebut yang akan dikenakan bagi pangkalan yang nakal mulai dari pemberhentian pendistribusian tabung hingga berujung pencabutan izin.
"Kalau ketahuan kita akan stop pendistribusian tabungnya selama dua bulan, lalu kalau masi berulah kita akan cabut langsung izinnya. Masi banyak yang mau mendaftar untuk menjadi pangkalan tabung gas LPG," tegas Senfry.
Selain itu, kata Senfry, saat ini pihaknya juga tidak berhenti melakukan sidak untuk memantau persediaan stok tabung gas di setiap Kecamatan di Lutim.
"Kita juga ini terus melakukan sidak di semua pangkalan, dan kita juga akan melakukan kordinasi di semua pemerintah Kecamatan dan Desa untuk ikut memantau ketersediaan tabung gas di masyarakat," jelasnya.
"Karna personel kami sangat kurang sehingga sidak belum efektif dilakukan, jadi kan camat dan desa garda terdepan dalam pengawasan diwilayahnya, jadi kita sudah berkoordinasi dengan mereka agar menindaki kalau ada pangkalan yang nakal dibawah," tambah Senfry.
Untuk diketahui, harga eceran tertinggi Liquefied Petroleum Gas Tabung Tiga Kilo Gram di Luwu Timur terbagi dua wilayah.
Wilayah Zona satu dengan harga Rp20 ribu meliputi Kecamatan Burau, Wotu, Tomoni, Tomoni Timur, Mangkutana, Kalaena, Angkona, dan Malili. Untuk wilayah Zona dua dengan harga Rp22 ribu meliputi Wasuponda, Towuti, dan Nuha.
(GUS)
Berita Terkait
News
Pertamina Gandeng Mahasiswa Perkuat Pengawasan Distribusi BBM & LPG Bersubsidi di Sulsel
Sejumlah isu menjadi perhatian dalam audiensi, mulai dari pengawasan SPBU, distribusi BBM bersubsidi, aktivitas transportir, hingga upaya memastikan penyaluran energi berjalan sesuai ketentuan.
Jum'at, 25 Sep 2026 16:45
Sulsel
Pasokan LPG 3 Kg di Pinrang Normal, Pertamina Tambah 18.480 Tabung
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 Kg di Kabupaten Pinrang hingga 18.480 tabung untuk menjaga ketersediaan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Rabu, 23 Sep 2026 18:47
News
Pertamina Perkuat Pasokan LPG 3 Kg di Makassar, Tambah 60.000 Tabung
Penguatan pasokan tersebut dilakukan dalam tiga tahap. Pada 10–12 September, Pertamina menambah penyaluran sebesar 50 persen dari rata-rata penyaluran harian.
Sabtu, 19 Sep 2026 20:20
News
Pertamina Tambah Pasokan 173 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melaksanakan operasi distribusi khusus pada hari libur guna memperkuat ketersediaan LPG 3 Kg di Sulawesi Selatan.
Minggu, 13 Sep 2026 12:19
News
Pertamina Percepat Penyaluran LPG 3 Kg, Pasokan Sulsel Ditambah hingga 130 Persen
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mempercepat penyaluran LPG 3 Kg di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Rabu, 09 Sep 2026 14:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
2
Target Kembalikan Kejayaan Golkar, AMPI Lutim Kini Dipimpin Bangkit Revormansyah
3
Demokrat Pinrang Bocorkan 7 DPC yang Sudah Komitmen Dukung Appi di Musda
4
Toyota Auto Show 2026 Hadirkan Land Cruiser FJ Perdana di Makassar
5
Kabupaten Bantaeng Kini Punya Program Subuh Mengaji
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
2
Target Kembalikan Kejayaan Golkar, AMPI Lutim Kini Dipimpin Bangkit Revormansyah
3
Demokrat Pinrang Bocorkan 7 DPC yang Sudah Komitmen Dukung Appi di Musda
4
Toyota Auto Show 2026 Hadirkan Land Cruiser FJ Perdana di Makassar
5
Kabupaten Bantaeng Kini Punya Program Subuh Mengaji