Imigrasi Gelar Operasi Gabungan Pengawasan Keimigrasian di Bulukumba
Kamis, 26 Jun 2025 10:57
Tim melakukan pemeriksaan dokumen keimigrisaan salah seorang warga negara asing. Foto: Istimewa
BULUKUMBA - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulsel bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar dan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Bulukumba, menggelar Operasi Gabungan Pengawasan Keimigrasian, Selasa 24 Juni 2025.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WITA ini diawali dengan briefing, dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulsel, dan didampingi oleh Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Kepala Dinas Kesbangpol Bulukumba, serta Kasat Intelkam Polres Bulukumba.
Operasi ini dilaksanakan di beberapa titik strategis, mencakup kawasan wisata dan industri di wilayah Kabupaten Bulukumba.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulsel, Friece Sumolang menyatakan, kegiatan operasi gabungan ini adalah bagian dari upaya deteksi dini terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Bulukumba.
"Dengan sinergi yang baik antarinstansi, kita harapkan pengawasan dapat berjalan lebih optimal dan akurat,” ucap Fierce.
Dari hasil pengawasan, ditemukan sejumlah warga negara asing (WNA) di beberapa lokasi wisata, namun seluruhnya terpantau memiliki izin yang sah dan tidak ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian.
Selain sektor pariwisata, tim juga melakukan pengawsan pada sektor industri namun setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukannya Warga Negara Asing yang bekerja pada perusahaan tersebut.
Operasi gabungan ini berjalan dengan aman dan tertib.
"Kami tidak menemukan pelanggaran terhadap aktivitas maupun keberadaan orang asing. Ini menunjukkan kesadaran pihak terkait terhadap aturan keimigrasian semakin meningkat," ujar Abdi Widodo Subagio, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar.
Ia juga menambahkan, selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada manajemen hotel atau penginapan untuk selalu melaporkan keberadaan orang asing yang menginap di tempatnya, hal ini sesuai dengan Pasal 72 Undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.
Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antarinstansi dalam menjaga kedaulatan wilayah serta pengawasan terhadap aktivitas WNA di daerah.
Dia berharap, dengan melaksanakan operasi gabungan ini, dapat memperkuat sinergitas antar instansi terkait untuk bersama-sama melakukan pengawasa orang asing di wilayah kerjanya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WITA ini diawali dengan briefing, dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulsel, dan didampingi oleh Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Kepala Dinas Kesbangpol Bulukumba, serta Kasat Intelkam Polres Bulukumba.
Operasi ini dilaksanakan di beberapa titik strategis, mencakup kawasan wisata dan industri di wilayah Kabupaten Bulukumba.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulsel, Friece Sumolang menyatakan, kegiatan operasi gabungan ini adalah bagian dari upaya deteksi dini terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Bulukumba.
"Dengan sinergi yang baik antarinstansi, kita harapkan pengawasan dapat berjalan lebih optimal dan akurat,” ucap Fierce.
Dari hasil pengawasan, ditemukan sejumlah warga negara asing (WNA) di beberapa lokasi wisata, namun seluruhnya terpantau memiliki izin yang sah dan tidak ditemukan adanya pelanggaran keimigrasian.
Selain sektor pariwisata, tim juga melakukan pengawsan pada sektor industri namun setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukannya Warga Negara Asing yang bekerja pada perusahaan tersebut.
Operasi gabungan ini berjalan dengan aman dan tertib.
"Kami tidak menemukan pelanggaran terhadap aktivitas maupun keberadaan orang asing. Ini menunjukkan kesadaran pihak terkait terhadap aturan keimigrasian semakin meningkat," ujar Abdi Widodo Subagio, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar.
Ia juga menambahkan, selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan sosialisasi kepada manajemen hotel atau penginapan untuk selalu melaporkan keberadaan orang asing yang menginap di tempatnya, hal ini sesuai dengan Pasal 72 Undang-undang nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.
Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antarinstansi dalam menjaga kedaulatan wilayah serta pengawasan terhadap aktivitas WNA di daerah.
Dia berharap, dengan melaksanakan operasi gabungan ini, dapat memperkuat sinergitas antar instansi terkait untuk bersama-sama melakukan pengawasa orang asing di wilayah kerjanya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Operasi Mandiri Imigrasi Sasar Sejumlah Titik di Gowa-Takalar
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar mendata dua tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok dalam Operasi Mandiri Pengawasan Keimigrasian di Kabupaten Gowa dan Takalar pada 13–14 Oktober 2026.
Jum'at, 16 Okt 2026 14:49
News
Imigrasi Makassar Awasi WNA di Pulau dan Perusahaan
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar melaksanakan Operasi Mandiri Pengawasan Orang Asing selama dua hari, 24–25 September 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 06:18
News
Imigrasi Makassar Bawa Layanan Pasporia ke Kantor CIMB Niaga
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menghadirkan layanan Pasporia (Paspor Ceria) di Kantor Cabang CIMB Niaga Makassar, Jalan Ahmad Yani No. 33, Sabtu (26/9/2026).
Senin, 28 Sep 2026 17:29
News
Layanan Pasporia di Mal Ratu Indah Makassar Layani 100 Pemohon
Sebanyak 100 pemohon memanfaatkan layanan Pasporia (Paspor Ceria) yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar di Mal Ratu Indah (Mari), Makassar, selama dua hari, 19–20 September 2026.
Senin, 21 Sep 2026 17:45
News
Imigrasi Makassar Amankan WNA Terduga Pembunuh Satwa Dilindungi
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar menggagalkan keberangkatan seorang WNA berinisial WS yang diduga melakukan perusakan lingkungan dan membunuh satwa dilindungi di perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Selasa, 15 Sep 2026 22:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
3
OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN
4
Geely Ricklean Makassar Punya Fasilitas 3S, Buru Penjualan 500 Unit di 2026
5
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
3
OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN
4
Geely Ricklean Makassar Punya Fasilitas 3S, Buru Penjualan 500 Unit di 2026
5
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha