Pendaftaran Ditutup, 30 Orang Ikut Lelang Jabatan Pemkab Maros
Senin, 27 Okt 2025 17:47
Ilustrasi. Foto: Istimewa
MAROS - Proses pendaftaran lelang jabatan di Kabupaten Maros resmi ditutup. Sejak dibuka 10 Oktober hingga 24 Oktober 2025, terdapat 30 orang Eselon II yang mendaftar.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni AB mengatakan, pendaftaran dibuka selama dua pekan. Waktu itu dianggap cukup, sehingga tidak ada lagi perpanjangan waktu. Sebab seluruh formasi jabatan sudah memenuhi jumlah minimal pendaftar.
"Tidak ada perpanjangan karena semua jabatan sudah memenuhi jumlah minimal pendaftar," ujarnya.
Dia menyebut, total pendaftar mencapai sekitar 30 orang. Untuk tahapan selanjutnya, pihaknya tengah melakukan verifikasi administrasi yang berlangsung selama dua hari. Setelah itu, akan dilakukan pengumuman hasil seleksi administrasi.
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan, ada sepuluh jabatan strategis yang dilelang.
Sepuluh jabatan tersebut antara lain Sekretaris DPRD, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Penduduk dan KB.
Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Chaidir menjelaskan, mekanisme seleksi akan dilakukan secara terbuka dan transparan.
"Prosesnya dimulai dari pengumuman pembukaan seleksi, pendaftaran peserta, hingga pemenuhan syarat dan kelengkapan berkas," tutupnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni AB mengatakan, pendaftaran dibuka selama dua pekan. Waktu itu dianggap cukup, sehingga tidak ada lagi perpanjangan waktu. Sebab seluruh formasi jabatan sudah memenuhi jumlah minimal pendaftar.
"Tidak ada perpanjangan karena semua jabatan sudah memenuhi jumlah minimal pendaftar," ujarnya.
Dia menyebut, total pendaftar mencapai sekitar 30 orang. Untuk tahapan selanjutnya, pihaknya tengah melakukan verifikasi administrasi yang berlangsung selama dua hari. Setelah itu, akan dilakukan pengumuman hasil seleksi administrasi.
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan, ada sepuluh jabatan strategis yang dilelang.
Sepuluh jabatan tersebut antara lain Sekretaris DPRD, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Penduduk dan KB.
Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Chaidir menjelaskan, mekanisme seleksi akan dilakukan secara terbuka dan transparan.
"Prosesnya dimulai dari pengumuman pembukaan seleksi, pendaftaran peserta, hingga pemenuhan syarat dan kelengkapan berkas," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
PDAM Tirta Bantimurung Serahkan Laporan Laba Rp928 Juta ke Pemkab Maros
PDAM Tirta Bantimurung Maros menyerahkan laporan laba sebesar Rp928 juta kepada Pemerintah Kabupaten Maros untuk tahun buku 2025.
Selasa, 05 Mei 2026 19:05
News
Fasilitas Rusak, Status Geopark Maros Pangkep Terancam Degradasi
Status Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark terancam terdegradasi menyusul banyaknya kerusakan fasilitas di sejumlah site.
Selasa, 05 Mei 2026 15:17
Sulsel
Pemkab Maros Siapkan 500 Paket Daging Kurban untuk Warga
Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sekitar 500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan pada momen Iduladha tahun ini.
Rabu, 29 Apr 2026 15:40
Sports
FAJI Maros Gelar Kejurda Arung Jeram di Tompobulu pada 7-10 Mei 2026
Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Maros akan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) arung jeram di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, pada 7 hingga 10 Mei 2026 mendatang.
Selasa, 28 Apr 2026 11:52
Sulsel
4 SPPG di Maros Kembali Beroperasi, 9 Masih Disuspend
Sebanyak empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali beroperasi setelah sebelumnya disuspend oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (22/4/2026).
Rabu, 22 Apr 2026 17:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suhu Politik Golkar Sulsel Meningkat, Usman Marham Dorong Penyatuan di Musda
2
Muay Thai Sulsel Tolak Kepemimpinan La Nyalla, Dukung Nadim Al-Farell Pimpin PBMI
3
Pemkot Makassar Luncurkan Versi Website LONTARA+, Layanan Publik Kini Lebih Inklusif
4
Direktur PT AAN Kembalikan Rp3,088 M Terkait Korupsi Bibit Nanas, Total Capai Rp4,3 Miliar
5
Polisi Selidiki Kematian Mahasiswi Ditemukan Membusuk di Kamar Kos
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Suhu Politik Golkar Sulsel Meningkat, Usman Marham Dorong Penyatuan di Musda
2
Muay Thai Sulsel Tolak Kepemimpinan La Nyalla, Dukung Nadim Al-Farell Pimpin PBMI
3
Pemkot Makassar Luncurkan Versi Website LONTARA+, Layanan Publik Kini Lebih Inklusif
4
Direktur PT AAN Kembalikan Rp3,088 M Terkait Korupsi Bibit Nanas, Total Capai Rp4,3 Miliar
5
Polisi Selidiki Kematian Mahasiswi Ditemukan Membusuk di Kamar Kos