Dosen UIN Alauddin dan Kasi Kemenag Gowa Incar Kursi Kadis Perpustakaan Maros
Senin, 03 Nov 2025 18:58
Dr Quraish Mathar, dosen UIN Alauddin Makassar yang ikut dalam seleksi jabatan Kadis Perpustakaan Maros. Foto: Humas UIN Alauddin
MAROS - Dua peserta yang lolos seleksi administrasi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama atau setingkat eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten Maros berasal dari luar.
Keduanya yakni Muh Quraisy Mathar, dosen sekaligus Lektor Kepala Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, dan Sardy Yoelfa, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Gowa.
Mereka berdua diketahui mendaftar untuk jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Keduanya dinyatakan sebagai peserta seleksi lelang jabatan di lingkup Pemkab Maros. Kepala Dinas Perpustakan termasuk salah satu jabatan yang banyak peminatnya. Jabatan lain yang paling banyak diminati yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan, proses seleksi ini memang terbuka bagi ASN dari luar Kabupaten Maros.
Dia memastikan mekanisme seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan sesuai aturan yang berlaku.
"Prosesnya transparan dan akan dilakukan sesuai aturan serta ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Dia juga menyampaikan panitia seleksi membuka ruang partisipasi publik dengan menerima masukan atau informasi terkait peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak.
"Saya juga akan melakukan sesi wawancara langsung dengan para peserta yang lolos ke tahap akhir seleksi," tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni AB, menyebut jumlah pendaftar mencapai 31 orang dan seluruhnya dinyatakan memenuhi syarat administrasi.
"Sekarang sudah masuk tahap penulisan makalah. Setelah itu dilanjutkan uji kompetensi dan sosial kultural melalui assessment center, presentasi makalah, serta wawancara akhir," jelasnya.
Sepuluh jabatan yang kosong meliputi Sekretaris DPRD, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Kemudian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
Keduanya yakni Muh Quraisy Mathar, dosen sekaligus Lektor Kepala Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, dan Sardy Yoelfa, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag Gowa.
Mereka berdua diketahui mendaftar untuk jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Keduanya dinyatakan sebagai peserta seleksi lelang jabatan di lingkup Pemkab Maros. Kepala Dinas Perpustakan termasuk salah satu jabatan yang banyak peminatnya. Jabatan lain yang paling banyak diminati yakni Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan, proses seleksi ini memang terbuka bagi ASN dari luar Kabupaten Maros.
Dia memastikan mekanisme seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan sesuai aturan yang berlaku.
"Prosesnya transparan dan akan dilakukan sesuai aturan serta ketentuan yang berlaku," ujarnya.
Dia juga menyampaikan panitia seleksi membuka ruang partisipasi publik dengan menerima masukan atau informasi terkait peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak.
"Saya juga akan melakukan sesi wawancara langsung dengan para peserta yang lolos ke tahap akhir seleksi," tambahnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Maros, Andi Sri Wahyuni AB, menyebut jumlah pendaftar mencapai 31 orang dan seluruhnya dinyatakan memenuhi syarat administrasi.
"Sekarang sudah masuk tahap penulisan makalah. Setelah itu dilanjutkan uji kompetensi dan sosial kultural melalui assessment center, presentasi makalah, serta wawancara akhir," jelasnya.
Sepuluh jabatan yang kosong meliputi Sekretaris DPRD, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
Kemudian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 National Ecofeb Competition 2026
Tim mahasiswa UIN Alauddin Makassar meraih Juara 1 pada ajang National Ecofeb Competition 2026 cabang lomba Business Plan yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UWP Surabaya, Senin (11/5/2026).
Selasa, 12 Mei 2026 09:03
Sulsel
Forkeis UIN Alauddin Makassar Dorong Pengembangan Kader Lewat Tikar 2026
Forkeis UIN Alauddin Makassar sukses menggelar Temu Ilmiah Kader 2026. Kegiatan tersebut resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar.
Senin, 11 Mei 2026 15:42
News
UIN Alauddin Makassar Kukuhkan 3 Guru Besar
UIN Alauddin Makassar mengukuhkan tiga guru besar dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Auditorium Kampus II, Kabupaten Gowa, Selasa (28/4/2026).
Selasa, 28 Apr 2026 16:19
Sulsel
Pertama Kali, Guru Besar dari Tiongkok Bicara Langsung di UIN Alauddin
UIN Alauddin Makassar memperkuat jejaring internasional dan dialog lintas agama melalui seminar internasional bertajuk Religion in Chinese Perspective.
Jum'at, 17 Apr 2026 23:43
Sulsel
UIN Alauddin Tuan Rumah Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin
Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin (KINMU) memasuki edisi kelima pada 2026. Tahun ini, UIN Alauddin Makassar dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang tersebut.
Selasa, 14 Apr 2026 09:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Disdikbud Parepare Larang Pungutan Perpisahan Sekolah, Uang Orang Tua Wajib Dikembalikan
4
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
5
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Disdikbud Parepare Larang Pungutan Perpisahan Sekolah, Uang Orang Tua Wajib Dikembalikan
4
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
5
PIRA Sulsel Siapkan Program Kampung Nelayan, Fokus Kawal Aspirasi Masyarakat