PDAM Prioritaskan Proyek Sambungan Pipa di Wilayah Timur Kota Makassar
Kamis, 13 Nov 2025 11:28
Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Hamzah Ahmad, saat ditemui di Jalan Bakau NTI, Rabu (12/11/2025). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - PDAM Kota Makassar berupaya memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada pelanggan, salah satunya dengan cara pembangunan dan perbaikan pipa di wilayah utara dan timur kota.
Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Hamzah Ahmad, mengatakan bahwa khusus di perumahan Nusa Tamalanrea Indah (NTI) memiliki ±1.000 sambungan pipa rumah warga yang selama ini terdampak kepada pelayanan air bersih.
"Saat ini NTI adalah wilayah yang paling krusial. Makanya kami juga kaget karena biasanya di perumahan-perumahan itu bagian depan itu lancar airnya sedangkan di sini tidak. Akan tetapi, selama ini memang secara keseluruhan perumahan NTI tidak berdampak terhadap layanan air bersih. Nanti setelah koneksi jaringan pipa dari Tello itu sudah kita bisa maksimalkan," ujarnya kepada wartawan.
Ia mengatakan bahwa permasalahan distribusi air tidak hanya terjadi di perumahan NTI saja, tetapi hampir secara keseluruhan di wilayah timur Kota Makassar.
"Jadi barometernya kita ini di NTI. Ketika NTI sudah dapat air, kami secara teknis itu bisa dipastikan di seluruh wilayah timur ini bisa mendapatkan suplai air," tambah Hamzah.
Alumnus Universitas Muslim Indonesia ini mengatakan, warga berharap agar suplai air ke NTI bisa tanpa menggunakan bantuan mesin pompa air dan pihaknya akan mengganti diameter pipa air, dari pipa 2 inci menjadi 4 inci atau 6 inci, supaya tegangan air lebih maksimal untuk bisa masuk ke perumahan warga.
"Karena memang jaringan pipa kalau ini kita bangun khusus untuk setelah jembatan Tello itu ke timur. Jadi tidak ada itu koneksi pipa dari Panaikang atau Abdul Daeng Sirua. Jadi ini pipa khusus memang langsung ke wilayah setelah jembatan Tello," sebutnya baru-baru ini.
Selain itu, PDAM Kota Makassar telah menandatangani kontrak untuk pelaksanaan perbaikan pipa. Hamzah menindaklanjuti proyek tersebut dengan uji coba rekayasa lalu lintas di pertigaan Jalan Pontiku.
"Mungkin dua minggu ke depan atau awal bulan Desember kita juga sudah melakukan uji coba untuk wilayah utara kota. Ini kan pipa Tello 500, sedangkan pipa utara kota itu pipa 1.000. Jadi dua kali lipat dari apa yang tindakan teknis yang dilakukan PDAM Kenapa, karena itu sangat luar biasa ±60.000 warga yang terdampak terhadap layanan air bersih," terangnya saat ditemui di Jalan Bakau NTI.
Hamzah menegaskan bahwa dengan adanya proyek sambungan pipa, pihaknya akan memprioritaskan di wilayah timur kota Makassar dan PDAM masih sementara mendata sambungan gratis yang mereka janjikan dalam rangka HUT Kota Makassar.
"Kemarin kami masih simpan 1.400 sambungan. Kemarin rencananya setelah koneksi jaringan pipa Tello dan yang lainnya itu akan kami peruntukan yang 1.400 itu di wilayah utara dan timur kota. Sisa pendataan dari kantor-kantor wilayah mengidentifikasi kemudian memverifikasi persyaratan-persyaratan kepada warga. Setelah oke, PDAM siap menindaklanjuti," pungkasnya.
Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Hamzah Ahmad, mengatakan bahwa khusus di perumahan Nusa Tamalanrea Indah (NTI) memiliki ±1.000 sambungan pipa rumah warga yang selama ini terdampak kepada pelayanan air bersih.
"Saat ini NTI adalah wilayah yang paling krusial. Makanya kami juga kaget karena biasanya di perumahan-perumahan itu bagian depan itu lancar airnya sedangkan di sini tidak. Akan tetapi, selama ini memang secara keseluruhan perumahan NTI tidak berdampak terhadap layanan air bersih. Nanti setelah koneksi jaringan pipa dari Tello itu sudah kita bisa maksimalkan," ujarnya kepada wartawan.
Ia mengatakan bahwa permasalahan distribusi air tidak hanya terjadi di perumahan NTI saja, tetapi hampir secara keseluruhan di wilayah timur Kota Makassar.
"Jadi barometernya kita ini di NTI. Ketika NTI sudah dapat air, kami secara teknis itu bisa dipastikan di seluruh wilayah timur ini bisa mendapatkan suplai air," tambah Hamzah.
Alumnus Universitas Muslim Indonesia ini mengatakan, warga berharap agar suplai air ke NTI bisa tanpa menggunakan bantuan mesin pompa air dan pihaknya akan mengganti diameter pipa air, dari pipa 2 inci menjadi 4 inci atau 6 inci, supaya tegangan air lebih maksimal untuk bisa masuk ke perumahan warga.
"Karena memang jaringan pipa kalau ini kita bangun khusus untuk setelah jembatan Tello itu ke timur. Jadi tidak ada itu koneksi pipa dari Panaikang atau Abdul Daeng Sirua. Jadi ini pipa khusus memang langsung ke wilayah setelah jembatan Tello," sebutnya baru-baru ini.
Selain itu, PDAM Kota Makassar telah menandatangani kontrak untuk pelaksanaan perbaikan pipa. Hamzah menindaklanjuti proyek tersebut dengan uji coba rekayasa lalu lintas di pertigaan Jalan Pontiku.
"Mungkin dua minggu ke depan atau awal bulan Desember kita juga sudah melakukan uji coba untuk wilayah utara kota. Ini kan pipa Tello 500, sedangkan pipa utara kota itu pipa 1.000. Jadi dua kali lipat dari apa yang tindakan teknis yang dilakukan PDAM Kenapa, karena itu sangat luar biasa ±60.000 warga yang terdampak terhadap layanan air bersih," terangnya saat ditemui di Jalan Bakau NTI.
Hamzah menegaskan bahwa dengan adanya proyek sambungan pipa, pihaknya akan memprioritaskan di wilayah timur kota Makassar dan PDAM masih sementara mendata sambungan gratis yang mereka janjikan dalam rangka HUT Kota Makassar.
"Kemarin kami masih simpan 1.400 sambungan. Kemarin rencananya setelah koneksi jaringan pipa Tello dan yang lainnya itu akan kami peruntukan yang 1.400 itu di wilayah utara dan timur kota. Sisa pendataan dari kantor-kantor wilayah mengidentifikasi kemudian memverifikasi persyaratan-persyaratan kepada warga. Setelah oke, PDAM siap menindaklanjuti," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Munafri Evaluasi Total Program Persampahan, dari Sistem Open Dumping ke Sanitary Landfill
Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin seakan tak mengenal hari libur.
Jum'at, 03 Apr 2026 22:14
Makassar City
Pemkot Makassar Pastikan PKL Losari Tak Digusur, Hanya Ditata
DPRD Kota Makassar menerima aspirasi Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) terkait keresahan pedagang asongan di kawasan Anjungan Pantai Losari.
Jum'at, 03 Apr 2026 05:15
Makassar City
Legislator PKS-Hanura Makassar Dukung Pembangunan PSEL di Manggala
Sejumlah anggota DPRD Kota Makassar kembali menyuarakan dukungan terhadap pembangunan PSEL di Kecamatan Manggala, meski proyek tersebut menuai pro dan kontra.
Kamis, 02 Apr 2026 21:10
Makassar City
Pemkot Makassar dan Telkomsel Jajaki Kerja Sama Digitalisasi Sekolah
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membuka peluang kolaborasi dengan PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) untuk mendorong percepatan digitalisasi manajemen pendidikan di sekolah.
Kamis, 02 Apr 2026 21:00
Makassar City
Wali Kota Makassar Pilih Tingkatkan PAD Ketimbang Pangkas PPPK
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan PAD) daripada mengurangi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
Kamis, 02 Apr 2026 13:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Petani Terancam Gagal Panen, DPRD Jeneponto Minta Pompengan Segera Bertindak
2
Pembangunan Infrastruktur di Wajo Terus Digenjot, 53 Ruas Jalan Tuntas Diperbaiki Ditengah Efisiensi
3
Kapolri Dijadwalkan Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Unhas
4
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
5
Orasi Pengukuhan Prof Gustia Tahir: Eco-Sufisme Solusi Etis Atasi Krisis Ekologi Global
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Petani Terancam Gagal Panen, DPRD Jeneponto Minta Pompengan Segera Bertindak
2
Pembangunan Infrastruktur di Wajo Terus Digenjot, 53 Ruas Jalan Tuntas Diperbaiki Ditengah Efisiensi
3
Kapolri Dijadwalkan Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Unhas
4
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
5
Orasi Pengukuhan Prof Gustia Tahir: Eco-Sufisme Solusi Etis Atasi Krisis Ekologi Global