UIN Alauddin Selaraskan Rencana Strategis dengan Kementerian Agama
Sabtu, 20 Des 2025 13:07
Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis memberikan pengarahan dalam kegiatan Review Rencana Strategis dengan Kementerian Agama. Foto: Istimewa
GOWA - Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggelar Review Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2025–2029 di Ruang Rapat Lantai 4 Gedung Rektorat Kampus II, Jumat, 19 Desember 2025. Kegiatan ini dihadiri para pimpinan universitas serta Tim Biro Perencanaan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Dalam pemaparannya, Prof. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., menekankan bahwa Renstra merupakan fondasi utama dalam membangun kinerja organisasi. Ia menyebutkan bahwa tanpa Renstra, sebuah organisasi hanya dapat disebut sebagai keramaian atau sekadar melakukan aktivitas, tanpa arah dan tujuan strategis yang jelas.
Lebih lanjut, Prof. Hamdan Juhannis menjelaskan bahwa Renstra merupakan rencana jangka menengah dengan periode lima tahun yang menjadi turunan dari Rencana Induk Pengembangan institusi. Maka dari itu, renstra harus terus diperbaharui.
“Renstra harus terus direview, dipertajam, terbuka terhadap kritik, serta diperbaharui agar tetap relevan dan terukur sesuai dinamika kebijakan,” ungkap Prof. Hamdan Juhannis.
Ia juga menegaskan pentingnya keselarasan antara visi dan misi UIN Alauddin Makassar dengan visi dan misi Kementerian Agama Republik Indonesia. Renstra universitas, lanjutnya, tidak boleh bertentangan dengan Renstra Kementerian Agama yang memiliki delapan program prioritas sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
Selain sebagai panduan arah kebijakan, Renstra berfungsi mendorong terwujudnya cita-cita dan mandat organisasi dalam bentuk dokumen perencanaan yang terstruktur, sistematis, dapat dilaksanakan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan Review Renstra UIN Alauddin Makassar Tahun 2025–2029 ini bertujuan untuk menyempurnakan dokumen perencanaan strategis universitas melalui kontribusi pemikiran yang konstruktif dari para pimpinan unit.
Melalui forum ini, diharapkan arah kebijakan dan perencanaan strategis UIN Alauddin Makassar ke depan dapat disusun secara lebih terukur dan mendukung pencapaian program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia.
Dalam pemaparannya, Prof. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., menekankan bahwa Renstra merupakan fondasi utama dalam membangun kinerja organisasi. Ia menyebutkan bahwa tanpa Renstra, sebuah organisasi hanya dapat disebut sebagai keramaian atau sekadar melakukan aktivitas, tanpa arah dan tujuan strategis yang jelas.
Lebih lanjut, Prof. Hamdan Juhannis menjelaskan bahwa Renstra merupakan rencana jangka menengah dengan periode lima tahun yang menjadi turunan dari Rencana Induk Pengembangan institusi. Maka dari itu, renstra harus terus diperbaharui.
“Renstra harus terus direview, dipertajam, terbuka terhadap kritik, serta diperbaharui agar tetap relevan dan terukur sesuai dinamika kebijakan,” ungkap Prof. Hamdan Juhannis.
Ia juga menegaskan pentingnya keselarasan antara visi dan misi UIN Alauddin Makassar dengan visi dan misi Kementerian Agama Republik Indonesia. Renstra universitas, lanjutnya, tidak boleh bertentangan dengan Renstra Kementerian Agama yang memiliki delapan program prioritas sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
Selain sebagai panduan arah kebijakan, Renstra berfungsi mendorong terwujudnya cita-cita dan mandat organisasi dalam bentuk dokumen perencanaan yang terstruktur, sistematis, dapat dilaksanakan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan Review Renstra UIN Alauddin Makassar Tahun 2025–2029 ini bertujuan untuk menyempurnakan dokumen perencanaan strategis universitas melalui kontribusi pemikiran yang konstruktif dari para pimpinan unit.
Melalui forum ini, diharapkan arah kebijakan dan perencanaan strategis UIN Alauddin Makassar ke depan dapat disusun secara lebih terukur dan mendukung pencapaian program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Raih Juara 1 National Ecofeb Competition 2026
Tim mahasiswa UIN Alauddin Makassar meraih Juara 1 pada ajang National Ecofeb Competition 2026 cabang lomba Business Plan yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UWP Surabaya, Senin (11/5/2026).
Selasa, 12 Mei 2026 09:03
Sulsel
Forkeis UIN Alauddin Makassar Dorong Pengembangan Kader Lewat Tikar 2026
Forkeis UIN Alauddin Makassar sukses menggelar Temu Ilmiah Kader 2026. Kegiatan tersebut resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Alauddin Makassar.
Senin, 11 Mei 2026 15:42
News
UIN Alauddin Makassar Kukuhkan 3 Guru Besar
UIN Alauddin Makassar mengukuhkan tiga guru besar dalam Sidang Senat Terbuka di Gedung Auditorium Kampus II, Kabupaten Gowa, Selasa (28/4/2026).
Selasa, 28 Apr 2026 16:19
Sulsel
Pertama Kali, Guru Besar dari Tiongkok Bicara Langsung di UIN Alauddin
UIN Alauddin Makassar memperkuat jejaring internasional dan dialog lintas agama melalui seminar internasional bertajuk Religion in Chinese Perspective.
Jum'at, 17 Apr 2026 23:43
Sulsel
UIN Alauddin Tuan Rumah Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin
Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin (KINMU) memasuki edisi kelima pada 2026. Tahun ini, UIN Alauddin Makassar dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan ajang tersebut.
Selasa, 14 Apr 2026 09:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
4
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
4
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
5
Kajati Sulsel Puji Bupati Irwan Bachri Syam, Luwu Timur Jadi Contoh Kolaborasi Hukum dan Desa