Launching BLUD RSUD Syekh Yusuf, Pemkab Gowa Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
Selasa, 06 Jan 2026 10:35
Peluncuran BLUD RSUD Syekh Yusuf oleh Bupati Sitti Husniah Talenrang, kemarin. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang resmi melaunching penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Senin (5/1).
Bupati Talenrang menyampaikan bahwa penerapan BLUD merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Gowa di bidang kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Launching BLUD ini kami laksanakan untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gowa. Harapan kami, ke depan tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan,” ujar orang nomor satu di Gowa ini.
Dirinya mengaku, perubahan status RSUD Syekh Yusuf menjadi BLUD merupakan transformasi dalam pengelolaan keuangan dan manajemen rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, serta mutu pelayanan.
“Tujuan utama penerapan BLUD antara lain memberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan, peningkatan kualitas pelayanan, untuk publik,” tambahnya.
Tak hanya itu, meskipun pengelolaan rumah sakit dilakukan secara mandiri oleh manajemen RSUD melalui skema BLUD, pengawasan tetap dilakukan oleh pemerintah daerah agar pelayanan tetap sesuai standar dan target yang ditetapkan.
“Pengelolaan dilakukan oleh rumah sakit, namun tetap dalam pengawasan pemerintah. Tidak ada lagi yang bekerja di luar target, semuanya harus terukur dan profesional,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Gowa menyebutkan bahwa penerapan BLUD bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu peningkatan kinerja pelayanan publik, fleksibilitas pengelolaan keuangan, serta tata kelola manajemen rumah sakit yang baik.
“Status BLUD bukan tujuan akhir, tetapi alat untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan. Orientasi utama tetap pelayanan publik dimana harus semakin cepat, mudah, transparan, dan berkeadilan,” jelasnya.
Ia berharap seluruh jajaran RSUD Syekh Yusuf dapat mengelola BLUD secara profesional, akuntabel, dan transparan, meningkatkan kompetensi tenaga medis dan nonmedis, mengutamakan keselamatan serta kepuasan pasien, serta menjadikan rumah sakit sebagai institusi yang humanis, responsif, dan berintegritas. Selain itu, kerja sama dengan berbagai mitra strategis juga diharapkan terus ditingkatkan.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr. Gaffar, menyampaikan bahwa penerapan BLUD merupakan tonggak penting dalam perjalanan RSUD Syekh Yusuf.
“Status BLUD memberikan ruang bagi kami untuk mengelola rumah sakit secara lebih mandiri, fleksibel, dan profesional, namun tetap berorientasi penuh pada pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan status BLUD, tanggung jawab RSUD semakin besar, sehingga pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan keselamatan pelayanan pasien, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, memperbaiki sistem manajemen dan tata kelola rumah sakit, serta memberikan pelayanan yang cepat, ramah, adil, dan berintegritas.
“Kami menyadari keberhasilan BLUD tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi oleh komitmen, disiplin, dan budaya kerja seluruh pegawai. Kami juga terbuka terhadap kritik dan saran demi perbaikan pelayanan berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan penerapan BLUD ini, diharapkan RSUD Syekh Yusuf dapat terus berkembang menjadi rumah sakit yang unggul, terpercaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Gowa.
Pada launching ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Forkopimda Gowa, dan Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.
Bupati Talenrang menyampaikan bahwa penerapan BLUD merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Gowa di bidang kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Launching BLUD ini kami laksanakan untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gowa. Harapan kami, ke depan tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan,” ujar orang nomor satu di Gowa ini.
Dirinya mengaku, perubahan status RSUD Syekh Yusuf menjadi BLUD merupakan transformasi dalam pengelolaan keuangan dan manajemen rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, serta mutu pelayanan.
“Tujuan utama penerapan BLUD antara lain memberikan fleksibilitas pengelolaan keuangan, peningkatan kualitas pelayanan, untuk publik,” tambahnya.
Tak hanya itu, meskipun pengelolaan rumah sakit dilakukan secara mandiri oleh manajemen RSUD melalui skema BLUD, pengawasan tetap dilakukan oleh pemerintah daerah agar pelayanan tetap sesuai standar dan target yang ditetapkan.
“Pengelolaan dilakukan oleh rumah sakit, namun tetap dalam pengawasan pemerintah. Tidak ada lagi yang bekerja di luar target, semuanya harus terukur dan profesional,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Gowa menyebutkan bahwa penerapan BLUD bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu peningkatan kinerja pelayanan publik, fleksibilitas pengelolaan keuangan, serta tata kelola manajemen rumah sakit yang baik.
“Status BLUD bukan tujuan akhir, tetapi alat untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan. Orientasi utama tetap pelayanan publik dimana harus semakin cepat, mudah, transparan, dan berkeadilan,” jelasnya.
Ia berharap seluruh jajaran RSUD Syekh Yusuf dapat mengelola BLUD secara profesional, akuntabel, dan transparan, meningkatkan kompetensi tenaga medis dan nonmedis, mengutamakan keselamatan serta kepuasan pasien, serta menjadikan rumah sakit sebagai institusi yang humanis, responsif, dan berintegritas. Selain itu, kerja sama dengan berbagai mitra strategis juga diharapkan terus ditingkatkan.
Sementara itu, Plt Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr. Gaffar, menyampaikan bahwa penerapan BLUD merupakan tonggak penting dalam perjalanan RSUD Syekh Yusuf.
“Status BLUD memberikan ruang bagi kami untuk mengelola rumah sakit secara lebih mandiri, fleksibel, dan profesional, namun tetap berorientasi penuh pada pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan status BLUD, tanggung jawab RSUD semakin besar, sehingga pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan keselamatan pelayanan pasien, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, memperbaiki sistem manajemen dan tata kelola rumah sakit, serta memberikan pelayanan yang cepat, ramah, adil, dan berintegritas.
“Kami menyadari keberhasilan BLUD tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi oleh komitmen, disiplin, dan budaya kerja seluruh pegawai. Kami juga terbuka terhadap kritik dan saran demi perbaikan pelayanan berkelanjutan,” pungkasnya.
Dengan penerapan BLUD ini, diharapkan RSUD Syekh Yusuf dapat terus berkembang menjadi rumah sakit yang unggul, terpercaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Gowa.
Pada launching ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Forkopimda Gowa, dan Pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
News
Menjemput Takdir Sejarah di Tanah Bersejarah
Begitulah Darmawangsyah Muin, yang akrab disingkat DM, menjemput takdir politiknya di tanah bersejarah, Gowa. Pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melantiknya sebagai Bupati Gowa ke-12.
Kamis, 29 Okt 2026 13:53
News
Darmawangsyah Prioritas Pelunasan Utang Daerah hingga Pembangunan
Penyelesaian utang daerah, pemenuhan hak aparatur, dan percepatan anggaran pembangunan menjadi prioritas Darmawangsyah Muin setelah resmi dilantik sebagai Bupati Gowa sisa masa jabatan 2025–2030.
Kamis, 29 Okt 2026 08:15
Sulsel
Plt Bupati Gowa Ajak Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan yang Tangguh
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengajak generasi muda di Kabupaten Gowa untuk terus membangun karakter yang tangguh dan kuat sebagai bekal menjadi calon pemimpin masa depan.
Rabu, 28 Okt 2026 13:11
Sulsel
Pemkab Gowa Harap Operasi Patuh Pallawa 2026 Pacu Kesadaran Berkendara
Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Polresta Gowa memperkuat kolaborasi untuk menekan pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan melalui Operasi Patuh Pallawa 2026.
Senin, 26 Okt 2026 15:19
Sulsel
UMKM Gowa Didorong Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar provinsi, nasional, hingga internasional.
Minggu, 25 Okt 2026 13:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
2
Bonus Peraih Emas Naik, Maros Bidik Tiga Besar Porprov
3
Inovasi GIZI, GO! Antarkan Puskesmas Patimpeng Raih Juara Nasional
4
BYD Perkenalkan Inovasi Mobil Listrik di GIIAS Makassar, dari M6 hingga Denza
5
GIIAS Makassar 2026 Resmi Dimulai, Pengunjung Bisa Jajal Inovasi Otomotif Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Toyota Hadirkan bZ4X Touring dan Land Cruiser Hybrid di GIIAS Makassar
2
Bonus Peraih Emas Naik, Maros Bidik Tiga Besar Porprov
3
Inovasi GIZI, GO! Antarkan Puskesmas Patimpeng Raih Juara Nasional
4
BYD Perkenalkan Inovasi Mobil Listrik di GIIAS Makassar, dari M6 hingga Denza
5
GIIAS Makassar 2026 Resmi Dimulai, Pengunjung Bisa Jajal Inovasi Otomotif Terbaru