Mahasiswa Nobel Indonesia Jalani Magang di Instansi Strategis
Rabu, 11 Mar 2026 10:31
Mahasiswa ITB Nobel Indonesia berada di salah satu instansi lokasi pemagangan. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Mahasiswa Nobel Indonesia resmi dilepas untuk mengikuti program Kampus Berdampak. Dalam program ini, mahasiswa akan menjalani magang di berbagai instansi strategis, baik di sektor pemerintahan maupun perusahaan swasta.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami dunia kerja.
Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Nobel Indonesia, Dr. Karlina Ghazalah Rahman, S.E., M.Ak., M.E., Ak., ACPA, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah konkret agar mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata di lapangan.
Menurutnya, praktik langsung di lingkungan kerja akan memberikan perspektif baru yang tidak selalu ditemukan dalam buku teks.
"Proses magang berdampak ini akan berjalan selama tiga hingga empat bulan, di mana mahasiswa kami menyebar ke berbagai lokasi strategis seperti BPJS Ketenagakerjaan, Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Makassar, hingga PT Pegadaian. Semua instansi ini adalah mitra yang telah melakukan MoU dengan perguruan tinggi kami untuk memastikan standar pembelajaran lapangan yang berkualitas," ujarnya.
Melalui penempatan di berbagai instansi tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengasah kemampuan analisis, meningkatkan keterampilan adaptasi, serta memahami dinamika kerja secara langsung.
Pihak kampus menilai interaksi dengan dunia industri dan lembaga pemerintahan akan membantu membentuk karakter profesional mahasiswa.
"Harapan besar kita sebenarnya adalah agar mahasiswa memahami secara mendalam bagaimana proses kerja dan budaya organisasi di instansi terkait. Pengalaman ini akan menjadi bekal krusial bagi mereka dalam mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan secara nyata, sehingga ketika mereka lulus nanti, mereka sudah siap sepenuhnya untuk berbaur dan memberikan solusi bagi masyarakat," pungkasnya.
Diketahui, pelaksanaan program magang di lingkup FEB Nobel Indonesia dikoordinasikan oleh Anita Achmad Payu, S.E., M.M. selaku Koordinator Magang.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami dunia kerja.
Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Nobel Indonesia, Dr. Karlina Ghazalah Rahman, S.E., M.Ak., M.E., Ak., ACPA, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah konkret agar mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata di lapangan.
Menurutnya, praktik langsung di lingkungan kerja akan memberikan perspektif baru yang tidak selalu ditemukan dalam buku teks.
"Proses magang berdampak ini akan berjalan selama tiga hingga empat bulan, di mana mahasiswa kami menyebar ke berbagai lokasi strategis seperti BPJS Ketenagakerjaan, Balai Pemasyarakatan Kelas 1 Makassar, hingga PT Pegadaian. Semua instansi ini adalah mitra yang telah melakukan MoU dengan perguruan tinggi kami untuk memastikan standar pembelajaran lapangan yang berkualitas," ujarnya.
Melalui penempatan di berbagai instansi tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengasah kemampuan analisis, meningkatkan keterampilan adaptasi, serta memahami dinamika kerja secara langsung.
Pihak kampus menilai interaksi dengan dunia industri dan lembaga pemerintahan akan membantu membentuk karakter profesional mahasiswa.
"Harapan besar kita sebenarnya adalah agar mahasiswa memahami secara mendalam bagaimana proses kerja dan budaya organisasi di instansi terkait. Pengalaman ini akan menjadi bekal krusial bagi mereka dalam mengimplementasikan ilmu dan pengetahuan secara nyata, sehingga ketika mereka lulus nanti, mereka sudah siap sepenuhnya untuk berbaur dan memberikan solusi bagi masyarakat," pungkasnya.
Diketahui, pelaksanaan program magang di lingkup FEB Nobel Indonesia dikoordinasikan oleh Anita Achmad Payu, S.E., M.M. selaku Koordinator Magang.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Dari One Piece ke Marvel, Konsep Unik Wisuda ITB Nobel Diganjar Penghargaan
Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia meraih penghargaan sebagai Kampus Pelaksana Wisuda Paling Unik, Inspiratif, dan Berkesan dari Veeoocee yang bekerja sama dengan Honda.
Selasa, 10 Feb 2026 14:49
Sulbar
Kolaborasi FPS ITB Nobel dan Kecamatan Tinambung Dorong UMKM Go Digital
Fakultas Pascasarjana (FPS) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.
Jum'at, 06 Feb 2026 10:58
Makassar City
Pemprov Sulteng Gandeng ITB Nobel Perkuat Kapasitas SDM
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman.
Selasa, 03 Feb 2026 18:44
News
Berkunjung ke Mayora, Mahasiswa Lihat Langsung Penerapan Teori di Dunia Industri
Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia melakukan kunjungan industri ke Mayora Group yang berlokasi di Kabupaten Gowa.
Rabu, 28 Jan 2026 06:33
Sulsel
Kuliah Praktisi ITB Nobel Bekali Mahasiswa Alur Tambang Nikel dari Pit hingga Kapal
Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia menggelar Kuliah Praktisi selama dua hari, 13–14 Januari.
Kamis, 15 Jan 2026 17:32
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler