Polda Sulsel Kerahkan 1.500 Personel dalam Apel Sabuk Kamtibmas
Jum'at, 26 Jun 2026 05:17
Apel Sabuk Kamtibmas di halaman Mall Phinisi Point (Pipo), Makassar, Kamis (25/6/2026) malam. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Apel Sabuk Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di halaman Mall Phinisi Point (Pipo), Makassar, Kamis (25/6/2026) malam.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Sulawesi Selatan.
"Kami bersama seluruh Forkopimda, dalam menyikapi situasi kamtibmas, yang kita ketahui bersama situasi kamtibmas di wilayah hukum Sulawesi Selatan cukup kondusif. Namun, dengan situasi yang kondusif ini, kita akan terus menjaga situasi tersebut dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Baik itu dari kelompok-kelompok masyarakat, maupun dari mitra kamtibmas yang ada di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan," jelasnya.
Menurut Kapolda, pelibatan berbagai elemen masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026.
"Di samping itu, ini juga adalah kemitraan yang ada dan dilaksanakan bersama dalam rangka seluruh komponen di masyarakat ikut berpartisipasi menyambut pelaksanaan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 yang nanti insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2026," kata Irjen Pol. Djuhandhani.
Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi menjaga kondusivitas keamanan yang selama ini telah terbangun. Pada kesempatan tersebut, Polda Sulsel juga memberikan apresiasi kepada sejumlah kelompok Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang berprestasi.
"Kami memberikan beberapa apresiasi kepada kelompok-kelompok masyarakat Siskamling yang telah mewujudkan sistem keamanan lingkungannya, sehingga mendapat penilaian-penilaian tersendiri yang diperlombakan. Ini ada beberapa yang mendapat predikat penilaian dari Mabes Polri, bahwa mereka mendapat penilaian dalam lomba Siskamling dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80," sambungnya.
Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat kepolisian.
"Tujuan utama lebih lanjut, tentu saja keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan, kemudian lingkungan Polda Sulawesi Selatan ini, adalah tanggung jawab kita semua yang mempunyai kewajiban. Kita sama-sama saling menjaga," kuncinya.
Kapolda juga menekankan pentingnya dukungan seluruh unsur masyarakat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan.
"Kita perlu bahu-membahu, saling menjaga, saling mendukung, agar keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan pada umumnya bisa terjamin keamanannya. Dan ini juga untuk kepentingan seluruh masyarakat yang ada di Sulawesi Selatan ataupun di Makassar," imbaunya.
Apel Sabuk Kamtibmas tersebut melibatkan sekitar 1.500 personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari satuan pengamanan, kelompok Siskamling, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), buruh, hingga pengemudi ojek online.
"Terdiri dari berbagai macam; ada dari satuan pengaman, dari kelompok-kelompok Siskamling, kemudian dari FKPM (Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat), dan sebagainya. Termasuk dari buruh, ojol ya, dari ojol. Kita akan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Provinsi Sulawesi Selatan," paparnya kepada wartawan.
Terkait strategi pengamanan, Kapolda menyebut berbagai potensi gangguan kamtibmas berhasil ditekan melalui langkah-langkah preventif yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.
"Dari berbagai kejahatan jalanan sudah berhasil kita tekan, dan ini tentu saja adalah keberhasilan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan. Angka ini bisa kita tekan, kemudian kita juga menekan adanya tawuran. Tawuran yang sering terjadi ini juga cukup bisa dicegah dan cukup efisien dengan keberadaan seluruh komponen masyarakat yang ada," tuturnya.
Kegiatan tersebut dipimpin Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Sulawesi Selatan.
"Kami bersama seluruh Forkopimda, dalam menyikapi situasi kamtibmas, yang kita ketahui bersama situasi kamtibmas di wilayah hukum Sulawesi Selatan cukup kondusif. Namun, dengan situasi yang kondusif ini, kita akan terus menjaga situasi tersebut dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Baik itu dari kelompok-kelompok masyarakat, maupun dari mitra kamtibmas yang ada di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan," jelasnya.
Menurut Kapolda, pelibatan berbagai elemen masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026.
"Di samping itu, ini juga adalah kemitraan yang ada dan dilaksanakan bersama dalam rangka seluruh komponen di masyarakat ikut berpartisipasi menyambut pelaksanaan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80 yang nanti insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2026," kata Irjen Pol. Djuhandhani.
Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi menjaga kondusivitas keamanan yang selama ini telah terbangun. Pada kesempatan tersebut, Polda Sulsel juga memberikan apresiasi kepada sejumlah kelompok Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang berprestasi.
"Kami memberikan beberapa apresiasi kepada kelompok-kelompok masyarakat Siskamling yang telah mewujudkan sistem keamanan lingkungannya, sehingga mendapat penilaian-penilaian tersendiri yang diperlombakan. Ini ada beberapa yang mendapat predikat penilaian dari Mabes Polri, bahwa mereka mendapat penilaian dalam lomba Siskamling dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80," sambungnya.
Ia menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat kepolisian.
"Tujuan utama lebih lanjut, tentu saja keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan, kemudian lingkungan Polda Sulawesi Selatan ini, adalah tanggung jawab kita semua yang mempunyai kewajiban. Kita sama-sama saling menjaga," kuncinya.
Kapolda juga menekankan pentingnya dukungan seluruh unsur masyarakat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas keamanan.
"Kita perlu bahu-membahu, saling menjaga, saling mendukung, agar keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan pada umumnya bisa terjamin keamanannya. Dan ini juga untuk kepentingan seluruh masyarakat yang ada di Sulawesi Selatan ataupun di Makassar," imbaunya.
Apel Sabuk Kamtibmas tersebut melibatkan sekitar 1.500 personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari satuan pengamanan, kelompok Siskamling, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), buruh, hingga pengemudi ojek online.
"Terdiri dari berbagai macam; ada dari satuan pengaman, dari kelompok-kelompok Siskamling, kemudian dari FKPM (Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat), dan sebagainya. Termasuk dari buruh, ojol ya, dari ojol. Kita akan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Provinsi Sulawesi Selatan," paparnya kepada wartawan.
Terkait strategi pengamanan, Kapolda menyebut berbagai potensi gangguan kamtibmas berhasil ditekan melalui langkah-langkah preventif yang melibatkan seluruh komponen masyarakat.
"Dari berbagai kejahatan jalanan sudah berhasil kita tekan, dan ini tentu saja adalah keberhasilan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan. Angka ini bisa kita tekan, kemudian kita juga menekan adanya tawuran. Tawuran yang sering terjadi ini juga cukup bisa dicegah dan cukup efisien dengan keberadaan seluruh komponen masyarakat yang ada," tuturnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Penanganan Kasus Pengeroyokan Petani di Bone Dinilai Janggal, Kapolda Diminta Turun Tangan
Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang petani di Dusun Labukku, Desa Ulubalang, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, dinilai janggal.
Jum'at, 31 Jul 2026 21:33
News
Polda Bongkar Sindikat Pekerja Migran Ilegal, Korban Dipaksa Jadi Operator Sobis
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan mengungkap kasus tindak pidana perlindungan pekerja migran ilegal yang disertai eksploitasi ekonomi terhadap anak di bawah umur.
Rabu, 29 Jul 2026 05:09
News
Polda Sulsel Bongkar Sindikat TPPO dan Eksploitasi 11 Anak di Sidrap
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Sulawesi Selatan, berhasil membongkar tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus penempatan pekerja non-prosedural serta eksploitasi ekonomi terhadap anak.
Selasa, 28 Jul 2026 17:39
News
LBH Pers Makassar Pertanyakan Kasus Kekerasan Jurnalis di Polda Sulsel
LBH Makassar merupakan bagian dari KAJ Sulsel mendatangi Kantor Ditreskrimum Polda Sulsel mempertanyakan perkembangan kasus dugaan kekerasan jurnalis LKBN ANTARA
Jum'at, 24 Jul 2026 19:54
News
Keluarga Korban Pelecehan Desak Polisi Selidiki Izin Operasional PO Bus Bintang Zahira
Bus Bintang Zahira yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pelecehan penumpang perempuan, diduga tidak layak beroperasi.
Kamis, 23 Jul 2026 12:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gandeng Athirah, SMP - SMA Perguruan Islam Siap Bertransformasi & Bangkit
2
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
3
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
4
Peternak Sulsel Protes Harga Pakan Tinggi dan Harga Telur Anjlok
5
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Gandeng Athirah, SMP - SMA Perguruan Islam Siap Bertransformasi & Bangkit
2
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
3
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
4
Peternak Sulsel Protes Harga Pakan Tinggi dan Harga Telur Anjlok
5
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio