Porseni HUT RI di Balai Kota Makassar: Meriah dengan Lomba, Kompak Pilah Sampah

Jum'at, 14 Agu 2026 14:47
Porseni HUT RI di Balai Kota Makassar: Meriah dengan Lomba, Kompak Pilah Sampah
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri porseni HUT RI ke-81,di halaman Kantor Balai Kota Makassar, Jumat (14/8/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar rangkaian Pekan Olahraga dan Seni (porseni) dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di halaman Kantor Balai Kota Makassar, Jumat (14/8/2026).

Sorak-sorai dan tepuk tangan terdengar hampir di setiap sudut halaman. Berbagai kelompok dari jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tampil dengan gaya masing-masing dalam sejumlah perlombaan yang dikemas santai, meriah dan menghibur.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan bahwa Porseni antar kelompok pegawai SKPD dalam rangka HUT RI ke-81, bukan sekadar ajang perlombaan.

"Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memupuk rasa kebersamaan dan meningkatkan kekompakan antaraparat Pemerintah Kota Makassar," jelasnya.

Melihat antusias pegawai meramaikan lomba, Munafru mengatakan bahwa kegiatan olahraga dan seni juga menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran jasmani sekaligus membangun suasana kerja yang lebih solid.

Dia bilang, kekompakan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Momentum ini, adalah tempat untuk semakin memperkuat kekompakan di antara kita, merajut kebersamaan sesama ASN di lingkup Pemerintah Kota Makassar," kata Munafri.

Di tengah suasana penuh kegembiraan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar juga menyisipkan pesan penting mengenai kepedulian terhadap lingkungan.

Selain menekankan soal kekompakan, Munafri juga memberikan perhatian terhadap persoalan kebersihan selama pelaksanaan Porseni.

Ketua IKA FH Unhas itu meminta seluruh peserta dan panitia tidak meninggalkan sampah setelah kegiatan selesai.

Pesan tersebut dinilai penting karena Pemkot Makassar saat ini terus mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah, termasuk membangun kebiasaan memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

"Yang paling penting adalah setelah seluruh kegiatan dilaksanakan, jangan lupa sampahnya. Sampahnya terus diperhatikan," pesannya.

Menurut Munafri, jajaran pemerintah harus menjadi contoh terlebih dahulu sebelum mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Dia menilai tidak tepat apabila pemerintah gencar mengajak masyarakat membersihkan lingkungan, tetapi justru tidak mampu menjaga kebersihan di lingkungan sendiri.

"Kita harus memberikan contoh bahwa kita yang selalu mengajak untuk bersihkan lingkungan, kita juga yang harus selalu memulai," imbuhnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu menyampaikan, Porseni juga menjadi ruang untuk membangun hubungan yang lebih dekat antarsatuan kerja.

Tidak hanya antar-SKPD, tetapi juga antara kelurahan, kecamatan, hingga seluruh unsur seperti Lurah, camat masuk dalam pemerintahan yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai, interaksi dalam suasana santai seperti perlombaan dapat memperkuat komunikasi dan kebersamaan yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap lingkungan kerja.

"Ini ajang untuk membangun silaturahmi antara satu SKPD dengan SKPD yang lainnya, antara satu kelurahan dengan kelurahan yang lainnya, antara satu kecamatan dengan kecamatan yang lainnya," ungkap Appi.

Selain perlombaan dan kampanye lingkungan, kemeriahan Porseni juga memberi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Sejumlah booth atau tenant disiapkan untuk memberikan kesempatan bagi pelaku usaha memperkenalkan sekaligus menjajakan produk mereka kepada para peserta dan pengunjung.

Kehadiran UMKM membuat suasana kegiatan semakin semarak. Peserta tidak hanya menikmati berbagai perlombaan, tetapi juga dapat berinteraksi dengan pelaku usaha dan menikmati beragam produk yang ditawarkan.

Munafri pun mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan kompetisi dalam Porseni sebagai alasan untuk berselisih.

Ia menegaskan, semangat berkompetisi tetap diperlukan, tetapi tidak boleh menghilangkan nilai persaudaraan dan kekeluargaan.

"Acara ini sangat penting dan saya berharap saya tidak pernah mau mendengar gara-gara 17-an ada yang cekcok, ada yang ribut. Ini adalah model kebersamaan kita, kekeluargaan kita," tegasnya.

Karena itu, mantan CEO PSM itu mengajak seluruh peserta mengikuti setiap perlombaan dengan suasana hati yang gembira.

Sebagai Wali Kota, ia ingin Porseni menjadi momentum bagi seluruh pegawai untuk bersenang-senang bersama setelah menjalankan berbagai rutinitas pelayanan pemerintahan.

"Sehingga kita harus happy, senang, riang, gembira dalam melaksanakan atau mengikuti acara lomba-lomba ini," tuturnya.

Ia kemudian menyampaikan dua hal yang menurutnya menjadi pantangan utama selama rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Pemkot Makassar.

"Makanya ada dua hal yang dilarang di kegiatan hari ini atau di kegiatan 17-an ini. Yang pertama, yang dilarang tidak boleh berkelahi dan tidak boleh ribut," pesan orang nomor satu Kota Makassar itu.

"Yang kedua tidak boleh datang ke musuh. Harus happy, harus senang karena ini adalah acara kita sama-sama, yang memeriahkan acara ini kita-kita juga," lanjutanya.

Munafri mengatakan, jiwa kompetitif tetap harus ditanamkan dalam setiap pertandingan. Namun, kompetisi tersebut harus ditempatkan dalam koridor sportivitas dan kebersamaan.

Ia pun kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemkot Makassar yang telah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Porseni HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

"Saya berharap seluruh kegiatan dapat berjalan lancar, meriah, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas serta kebersamaan," tukasnya.

Diketahui, kemeriahan semakin memuncak ketika Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turut naik ke atas panggung. Munafri tampil didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.

Keduanya memberikan suguhan yang tak kalah menghibur. Munafri dan Melinda membawakan lagu milik grup musik Tipe-X, "Kamu Gak Sendiri", yang kemudian dilanjutkan dengan lagu "Bento", hasil kolaborasi antara Iwan Fals bersama mendiang Naniel Yakin.

Penampilan tersebut langsung mendapat sambutan meriah dari para peserta Porseni. Sorakan dan tepuk tangan pecah ketika keduanya mulai membawakan lagu. Sejumlah peserta bahkan ikut bernyanyi dan bergoyang bersama, membuat suasana semakin hangat.

Penampilan orang nomor satu di Kota Makassar bersama Ketua TP PKK itu menjadi salah satu momen yang paling ditunggu sekaligus menjadi pamungkas kemeriahan Porseni.

Dalam momentum tersebut, salah satu suguhan yang paling menyedot perhatian adalah lomba menyanyi. Para peserta tidak sekadar berdiri membawakan lagu, tetapi tampil layaknya berada di atas panggung pertunjukan.

Lantunan lagu disertai goyangan, ekspresi kocak, hingga aksi spontan membuat suasana semakin pecah. Tak sedikit peserta dan penonton ikut bergoyang mengikuti irama lagu.

Tawa dan tepuk tangan pun silih berganti. Batas antara peserta dan penonton seakan hilang karena seluruh yang hadir larut dalam suasana kebersamaan.

Selain agenda porseni, aktivitas pemilahan sampah turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perlombaan dan hiburan, tetapi juga melalui kebiasaan menjaga kebersihan dan lingkungan.

Semangat memilah sampah dari sumbernya diperlihatkan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran bersama, terutama di lingkungan aparatur pemerintah.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Pemkot Makassar dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah.
(MAN)
Berita Terkait
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
Makassar City
Administrasi Rampung, Pemkot Makassar Siapkan Job Fit Eselon II
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera melaksanakan uji kompetensi atau job fit bagi pejabat eselon II. Persiapan administrasi dan pembentukan panitia seleksi (pansel) telah rampung.
Jum'at, 14 Agu 2026 08:57
Diskominfo Makassar Raih Penghargaan Public Service Of The Year 2026
Makassar City
Diskominfo Makassar Raih Penghargaan Public Service Of The Year 2026
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar meraih penghargaan Public Service of the Year Sulawesi Selatan 2026 dalam ajang Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026 yang digelar oleh MarkPlus.
Jum'at, 14 Agu 2026 06:15
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
Makassar City
Tinjau Urban Farming di Manggala, Munafri Puji Ketelatenan Warga KWT Cinta
Program urban farming atau pertanian perkotaan di Kota Makassar terus menunjukkan perkembangan yang kian masif dan positif, Kamis (13/8/2026).
Jum'at, 14 Agu 2026 06:10
Jelang 17 Agustus, Wali Kota Munafri Perkuat Tiga Pilar Jaga Kamtibmas
News
Jelang 17 Agustus, Wali Kota Munafri Perkuat Tiga Pilar Jaga Kamtibmas
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya penguatan sinergi tiga pilar hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kamis, 13 Agu 2026 23:29
Pemkot Makassar Kejar Target Seragam Gratis, Libatkan 112 Penjahit Lokal
Makassar City
Pemkot Makassar Kejar Target Seragam Gratis, Libatkan 112 Penjahit Lokal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mempercepat pelaksanaan program pengadaan seragam gratis bagi murid sekolah. Saat ini, proses pengadaan jasa jahit mulai berjalan dengan melibatkan penjahit dan pelaku UMKM lokal.
Kamis, 13 Agu 2026 19:54
Berita Terbaru