Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria Pengangguran Tikam Kerabatnya
Sabtu, 22 Jul 2023 15:36
Kasus penganiayaan berat terjadi di Dusun Tabarano, Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur pada Kamis (20/7/2023). Foto/Fitra Budin
LUWU TIMUR - Kasus penganiayaan berat terjadi di Dusun Tabarano, Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur pada Kamis (20/7/2023) sekira pukul 09.00 WITA. Seorang pria pengangguran, Muh Jahydil (25), menikam seorang wanita, Normalia alias Mama Wahyu, yang masih kerabatnya.
Belum diketahui motif pelaku menikam korban. Terlebih, pelaku belum tertangkap lantaran kabur usai kejadian. Namun, insiden itu diduga juga dilatarbelakangi kondisi korban yang depresi setelah ditinggal istrinya. Adapun korban langsung dilarikan ke Puskesmas Wondula untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kasubsi PIDM Si Humas Polres Lutim, Bripka Muh Taufik, menyampaikan kepolisian telah mengidentifikasi pelaku yakni Muh Jahydil, seorang pria berusia 25 tahun yang tidak memiliki pekerjaan tetap.
"Pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga. Pagi itu, pelaku datang ke rumah korban dengan maksud meminta bawang, namun tanpa alasan yang jelas, pelaku tiba-tiba menikam korban," ucap dia.
"Dilaporkan bahwa pelaku diduga mengalami depresi akibat kepergian istrinya, yang diduga menjadi pemicu dari kasus penikaman ini," tambah Taufik.
Hingga kini, Taufik menyebut pelaku masih buron. Aparat dari Polsek Wasuponda tengah melakukan upaya pencarian intensif untuk menangkapnya.
"Tolong, masyarakat setempat diminta untuk ikut berpartisipasi dalam membantu aparat keamanan dengan memberikan informasi jika melihat keberadaan pelaku," imbau Taufik.
Taufik juga berharap agar peristiwa mengerikan seperti ini tidak terulang lagi, dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di lingkungan kita. "Marilah kita bersama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga," tandasnya.
Belum diketahui motif pelaku menikam korban. Terlebih, pelaku belum tertangkap lantaran kabur usai kejadian. Namun, insiden itu diduga juga dilatarbelakangi kondisi korban yang depresi setelah ditinggal istrinya. Adapun korban langsung dilarikan ke Puskesmas Wondula untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kasubsi PIDM Si Humas Polres Lutim, Bripka Muh Taufik, menyampaikan kepolisian telah mengidentifikasi pelaku yakni Muh Jahydil, seorang pria berusia 25 tahun yang tidak memiliki pekerjaan tetap.
"Pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga. Pagi itu, pelaku datang ke rumah korban dengan maksud meminta bawang, namun tanpa alasan yang jelas, pelaku tiba-tiba menikam korban," ucap dia.
"Dilaporkan bahwa pelaku diduga mengalami depresi akibat kepergian istrinya, yang diduga menjadi pemicu dari kasus penikaman ini," tambah Taufik.
Hingga kini, Taufik menyebut pelaku masih buron. Aparat dari Polsek Wasuponda tengah melakukan upaya pencarian intensif untuk menangkapnya.
"Tolong, masyarakat setempat diminta untuk ikut berpartisipasi dalam membantu aparat keamanan dengan memberikan informasi jika melihat keberadaan pelaku," imbau Taufik.
Taufik juga berharap agar peristiwa mengerikan seperti ini tidak terulang lagi, dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian di lingkungan kita. "Marilah kita bersama menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga," tandasnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Tewaskan Rekan Sendiri, Bripda P Dipecat Tidak Hormat
Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menggelar sidang kode etik dan profesi terhadap Bripda P, pelaku dalam kasus meninggalnya Bripda Dirja Pratama, di Mapolda Sulsel, Senin (2/3/2026).
Senin, 02 Mar 2026 20:48
News
Kapolda Sulsel Pastikan Bripda DP Tewas Dianiaya Pelaku Tunggal
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan kematian Bripda Dirja Pratama (DP) disebabkan penganiayaan oleh pelaku tunggal, bukan pengeroyokan.
Kamis, 26 Feb 2026 15:29
Sulsel
Kapolres Maros Minta Maaf, Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Polisi Disidik
Sebuah video yang memperlihatkan seorang pemuda bernama Akbar dalam kondisi luka-luka diduga akibat pemukulan oleh oknum anggota kepolisian beredar di media sosial.
Sabtu, 03 Jan 2026 18:11
Sulsel
Siswa SMA di Jeneponto Dianiaya saat Pulang Sekolah
Hamka, salah seorang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengaku menjadi korban penganiayaan.
Rabu, 12 Nov 2025 10:08
Sulsel
Warga Tanjonga Saling Lapor ke Polisi, Pelapor dan Terlapor Jadi Tersangka
Kasus perkelahian yang terjadi beberapa waktu lalu di Desa Tanjonga, Kecamatan Turatea, Jeneponto berujung saling lapor ke polisi.
Jum'at, 31 Okt 2025 09:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
RUPST Danamon: Setujui Dividen Rp1,4 Triliun dan Perombakan Pengurus
2
Menteri Imipas Lantik Dua Pimpinan Tinggi Madya
3
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bekali Siswa Hadapi Dunia Kuliah
4
Tembus Empat Besar Nasional, UNM Terima 3.830 Mahasiswa Baru Jalur SNBP
5
1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
RUPST Danamon: Setujui Dividen Rp1,4 Triliun dan Perombakan Pengurus
2
Menteri Imipas Lantik Dua Pimpinan Tinggi Madya
3
SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bekali Siswa Hadapi Dunia Kuliah
4
Tembus Empat Besar Nasional, UNM Terima 3.830 Mahasiswa Baru Jalur SNBP
5
1 April 2026 Tidak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU Pertamina