207 Kepala Desa Siap Sukseskan Program Pj Bupati Luwu
Selasa, 12 Mar 2024 17:08
207 Kepala Desa silaturahmi dengan Pj Bupati Luwu dan siap sukseskan programnya. Foto: Chaeruddin
LUWU - Sebanyak 207 kepala desa di Kabupaten Luwu menyatakan siap mendukung dan mensukseskan program Penjabat (Pj) Bupati Luwu, Muhammad Saleh.
Silaturahmi 207 kepala desa dengan Pj Bupati Luwu berlangsung di Rumah Jabatan Bupati, akhir pekan kemarin. Kepala DPMD Luwu, Kasmaruddin menyampaikan pertemuan dengan ini bukan kali pertama.
"Kita patut bersyukur, Penjabat Bupati Luwu adalah keluarga besar dari para Kepala Desa di Luwu, karena beliau juga Kepala Dinas DPMD Sulsel. Tentu pertemuan hari ini bukan yang pertama bagi kami," katanya.
"Kami sudah saling kenal dan tentu program yang disampaikan Pak Pj Bupati Luwu tidak jauh beda yang disampaikan sebelumnya. 207 Kepala Desa di Luwu akan mendukung dan membantu terlaksananya program Pj Bupati Luwu," sambungnya.
Dalam pertemuan ini, Muhammad Saleh mengungkapkan 5 program pokok yang diamanahkan oleh Mendagri kepadanya.
"Oleh Presiden melalui Menteri Dalam Negeri RI, memberi tugas tambahan kepada saya sebagai Penjabat Bupati Luwu untuk mengawal proses transisi pemerintahan di Kabupaten Luwu," ungkapnya.
Selain mengawal proses transisi pemerintahan, Muhammad Saleh juga diamanahkan untuk menekan laju inflasi, mengurangi angka kemiskinan ekstrim, melakukan penanganan terhadap stunting dan mendorong kemandirian desa dengan penguatan ketahanan pangan.
"Alhamdulillah sesampainya di Luwu saya merasa tidak sendiri karena ada 207 Kepala Desa dan 20 Lurah yang akan menemani saya untuk menguatkan sinergitas dan kolaborasi, bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu," ungkapnya.
Menurutnya, kabupaten Luwu adalah bumi yang makmur karena memiliki potensi alam yang sangat subur, hanya saja pengelolaannya yang belum maksimal.
"Luwu merupakan salah satu daerah penghasil gabah di Sulsel, namun berasnya diproduksi di Sidrap. Kita juga penghasil biji kopi, namun diproduksi di wilayah lain, sehingga ini juga menjadi perhatian kita semua untuk bagaimana memaksimalkan pengelolaan hasil-hasil pertanian dan perkebunan tersebut agar mampu menambah penghasilan masyarakat," sebutnya.
Guna memaksimalkan pendapatan masyarakat melalui potensi yang ada, Muhammad saleh akan memaksimalkan peran perbankan dalam pengelolaan pertanian. Ada 6 Bank yang bersedia memberikan fasilitas KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang akan memberikan bantuan modal dengan bunga rendah dan dapat dibayarkan setelah panen.
Terkait penanganan stunting dan kemiskinan ekstrim, ia meminta kepada para kepala desa agar memperkuat data by name by address. Hal ini dimaksudkan agar bantuan dari pemerintah tepat sasaran sesuai indikator penentuan data kemiskinan.
"Mengurangi kemiskinan bukan hanya tugas bupati atau sekda saja tetapi menjadi tugas kita bersama. Saat ini kita juga mengupayakan melalui Kementerian Sosial mengusulkan masyarakat Luwu masuk kategori UHC, agar jika berobat cukup dengan menyodorkan KTP saja. Nah ini pun juga memerlukan sinkronisasi dan akurasi data agar tepat sasaran," paparnya.
Di Akhir pertemuan, Muh. Saleh mengingatkan kepala desa agar bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di desanya masing-masing terutama dalam menghadapi perhelatan Pemilukada bulan november 2024 mendatang.
"Jika ada yang ingin dikonsultasikan, saya membuka ruang bagi kepala desa. Silahkan datang ke Rujab karena ini rumah kita semua, terbuka bagi siapa saja yang ingin membahas perkembangan dan kemajuan Luwu kedepan," tutupnya.
Silaturahmi 207 kepala desa dengan Pj Bupati Luwu berlangsung di Rumah Jabatan Bupati, akhir pekan kemarin. Kepala DPMD Luwu, Kasmaruddin menyampaikan pertemuan dengan ini bukan kali pertama.
"Kita patut bersyukur, Penjabat Bupati Luwu adalah keluarga besar dari para Kepala Desa di Luwu, karena beliau juga Kepala Dinas DPMD Sulsel. Tentu pertemuan hari ini bukan yang pertama bagi kami," katanya.
"Kami sudah saling kenal dan tentu program yang disampaikan Pak Pj Bupati Luwu tidak jauh beda yang disampaikan sebelumnya. 207 Kepala Desa di Luwu akan mendukung dan membantu terlaksananya program Pj Bupati Luwu," sambungnya.
Dalam pertemuan ini, Muhammad Saleh mengungkapkan 5 program pokok yang diamanahkan oleh Mendagri kepadanya.
"Oleh Presiden melalui Menteri Dalam Negeri RI, memberi tugas tambahan kepada saya sebagai Penjabat Bupati Luwu untuk mengawal proses transisi pemerintahan di Kabupaten Luwu," ungkapnya.
Selain mengawal proses transisi pemerintahan, Muhammad Saleh juga diamanahkan untuk menekan laju inflasi, mengurangi angka kemiskinan ekstrim, melakukan penanganan terhadap stunting dan mendorong kemandirian desa dengan penguatan ketahanan pangan.
"Alhamdulillah sesampainya di Luwu saya merasa tidak sendiri karena ada 207 Kepala Desa dan 20 Lurah yang akan menemani saya untuk menguatkan sinergitas dan kolaborasi, bersama-sama mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu," ungkapnya.
Menurutnya, kabupaten Luwu adalah bumi yang makmur karena memiliki potensi alam yang sangat subur, hanya saja pengelolaannya yang belum maksimal.
"Luwu merupakan salah satu daerah penghasil gabah di Sulsel, namun berasnya diproduksi di Sidrap. Kita juga penghasil biji kopi, namun diproduksi di wilayah lain, sehingga ini juga menjadi perhatian kita semua untuk bagaimana memaksimalkan pengelolaan hasil-hasil pertanian dan perkebunan tersebut agar mampu menambah penghasilan masyarakat," sebutnya.
Guna memaksimalkan pendapatan masyarakat melalui potensi yang ada, Muhammad saleh akan memaksimalkan peran perbankan dalam pengelolaan pertanian. Ada 6 Bank yang bersedia memberikan fasilitas KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang akan memberikan bantuan modal dengan bunga rendah dan dapat dibayarkan setelah panen.
Terkait penanganan stunting dan kemiskinan ekstrim, ia meminta kepada para kepala desa agar memperkuat data by name by address. Hal ini dimaksudkan agar bantuan dari pemerintah tepat sasaran sesuai indikator penentuan data kemiskinan.
"Mengurangi kemiskinan bukan hanya tugas bupati atau sekda saja tetapi menjadi tugas kita bersama. Saat ini kita juga mengupayakan melalui Kementerian Sosial mengusulkan masyarakat Luwu masuk kategori UHC, agar jika berobat cukup dengan menyodorkan KTP saja. Nah ini pun juga memerlukan sinkronisasi dan akurasi data agar tepat sasaran," paparnya.
Di Akhir pertemuan, Muh. Saleh mengingatkan kepala desa agar bersama-sama menjaga stabilitas keamanan di desanya masing-masing terutama dalam menghadapi perhelatan Pemilukada bulan november 2024 mendatang.
"Jika ada yang ingin dikonsultasikan, saya membuka ruang bagi kepala desa. Silahkan datang ke Rujab karena ini rumah kita semua, terbuka bagi siapa saja yang ingin membahas perkembangan dan kemajuan Luwu kedepan," tutupnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Luwu - MDA Dukung FORDES MATAPPA Jadi Wadah Aspirasi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) memperkuat peran Forum Desa (FORDES) MATAPPA sebagai wadah penyampaian aspirasi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Selasa, 14 Jul 2026 08:20
Sulsel
Kolaborasi MDA dan UNCP Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Desa
MDA bersama Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) memperkuat upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana melalui kegiatan Sosialisasi dan Inisiasi DESTANA di Desa Boneposi, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.
Senin, 22 Jun 2026 14:02
Sulsel
Bupati Luwu Tinjau Awak Mas Project, Progres Konstruksi Dinilai Signifikan
Bupati Luwu Patahudding bersama Pokja Percepatan Investasi melakukan kunjungan kerja ke lokasi Awak Mas Project yang dikelola PT Masmindo Dwi Area (MDA) di Kecamatan Latimojong.
Jum'at, 12 Jun 2026 19:19
Sulsel
Kolaborasi Pemkab Luwu & MDA Cetak Tenaga Kerja Terampil Lewat Akademi MATAPPA
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui Program Jaga Masa Depan Desa.
Rabu, 10 Jun 2026 06:43
Sulsel
Pemkab Luwu dan MDA Perkuat FORDES Matappa Lewat Program Jaga Desa
Program Jaga Desa merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui FORDES Matappa.
Selasa, 09 Jun 2026 05:18
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
2
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
5
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
2
IAS Minta Kader Golkar Tak Alergi Kritik, Harus Lebih Banyak Mendengar
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
5
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel