Kasus Kades di Mangkutana Masuki Tahap Gelar Perkara
Rabu, 10 Jul 2024 15:50
Kepala Desa (Kades) Balai Kembang di Kecamatan Mangkutana, AM akan menghadapi gelar perkara terkait laporan dugaan kekerasan dan pencabulan. Ilustrasi: Istimewa
LUWU TIMUR - Kepala Desa (Kades) Balai Kembang di Kecamatan Mangkutana, AM akan menghadapi gelar perkara terkait laporan dugaan kekerasan dan pencabulan yang diajukan oleh seorang wanita berinisial NM. Gelar perkara ini dijadwalkan akan berlangsung pekan ini.
"Menunggu gelar perkara dijadwalkan hari Jumat," kata Kasi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Muh Taufik.
Kasus ini telah menarik perhatian masyarakat setempat dan menambah daftar kasus hukum yang melibatkan pejabat desa di wilayah tersebut. Penyelidikan lebih lanjut akan menentukan langkah-langkah hukum yang akan diambil terhadap Kades AM.
Sebelumnya, Polres Luwu Timur menerima laporan dengan terlapor Kades, AM. Kades di Kecamatan Mangkutana itu dilaporkan oleh wanita berinisial NM.
"Penyidik unit Reskrim Polsek Mangkutana telah menerima laporan tersebut dan telah dilakukan penyelidikan. Pasal yang diterapkan yakni Pasal 289 KUHP Pidana," jelas Bripka Muh Taufik
Ia pun menghimbau agar seluruh pihak mempercayakan penanganannya kepada penyidik. "Kami akan profesional melakukan penyelidikan terkait kasus ini," imbuhnya.
"Menunggu gelar perkara dijadwalkan hari Jumat," kata Kasi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Muh Taufik.
Kasus ini telah menarik perhatian masyarakat setempat dan menambah daftar kasus hukum yang melibatkan pejabat desa di wilayah tersebut. Penyelidikan lebih lanjut akan menentukan langkah-langkah hukum yang akan diambil terhadap Kades AM.
Sebelumnya, Polres Luwu Timur menerima laporan dengan terlapor Kades, AM. Kades di Kecamatan Mangkutana itu dilaporkan oleh wanita berinisial NM.
"Penyidik unit Reskrim Polsek Mangkutana telah menerima laporan tersebut dan telah dilakukan penyelidikan. Pasal yang diterapkan yakni Pasal 289 KUHP Pidana," jelas Bripka Muh Taufik
Ia pun menghimbau agar seluruh pihak mempercayakan penanganannya kepada penyidik. "Kami akan profesional melakukan penyelidikan terkait kasus ini," imbuhnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Luwu Timur Sediakan Rumah Singgah Gratis di Makassar untuk Pasien Rujukan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Kamis, 16 Apr 2026 17:57
Sulsel
Bupati Lutim Tegaskan Harga Gabah Tak Boleh di Bawah Rp6.500
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan harga gabah di tingkat petani tidak boleh jatuh di bawah standar yang telah ditetapkan.
Selasa, 14 Apr 2026 17:39
Sulsel
RDP DPRD Lutim Memanas, Mahasiswa Sorot Kejanggalan Proyek Masjid Rp43 M
Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Luwu Timur, Senin (13/04/26), memanas saat Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Timur (AMPLi) mempertanyakan kejanggalan proyek Masjid Islamic Center Malili.
Senin, 13 Apr 2026 17:39
Sulsel
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
KPU Luwu Timur telah malakukan Rapat Pleno terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan 1 Tahun 2026, Kamis (03/04/2026).
Jum'at, 03 Apr 2026 15:51
Sulsel
Rumah Petani Roboh di Balambano Lutim, Penghuni Sempat Terjebak Reruntuhan
Peristiwa memilukan menimpa keluarga Bapak Ussi (69), seorang petani di Dusun Togo, Desa Balambano, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur. Satu unit rumah kayu miliknya roboh total hingga 95 persen pada Kamis (26/03/2026) malam, sekira pukul 20.00 WITA.
Jum'at, 27 Mar 2026 16:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator Makassar Mengeluh Air Tak Mengalir 4 Bulan, Tapi Tetap Dapat Tagihan
2
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
3
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
4
Hadir di Makassar, Bursa Sajadah Permudah Jamaah Haji Hindari Biaya Kelebihan Bagasi
5
Sinergi Timpora Gowa Diperkuat, Imigrasi Makassar Jaga Iklim Wisata dan Investasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator Makassar Mengeluh Air Tak Mengalir 4 Bulan, Tapi Tetap Dapat Tagihan
2
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
3
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
4
Hadir di Makassar, Bursa Sajadah Permudah Jamaah Haji Hindari Biaya Kelebihan Bagasi
5
Sinergi Timpora Gowa Diperkuat, Imigrasi Makassar Jaga Iklim Wisata dan Investasi