Sinergi SPJM - Indocement Dukung Kelancaran Pembangunan Infrastruktur
Minggu, 16 Nov 2025 12:36
SPJM melakukan kerja sama dengan pelaku industri semen, PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk (INTP), guna memastikan kelancaran distribusi bahan konstruksi di Kota Palembang. Foto/Istimewa
PALEMBANG - PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Grup, salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang marine, equipment, port services, docking, dan shipyard, terus mendukung pembangunan infrastruktur nasional. Upaya ini diwujudkan melalui kerja sama dengan pelaku industri semen, PT Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk (INTP), guna memastikan kelancaran distribusi bahan konstruksi di Kota Palembang.
Sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, INTP tidak hanya memproduksi semen, tetapi juga beton siap-pakai serta mengelola tambang agregat dan tras. Perusahaan ini memiliki jaringan pabrik dan terminal yang tersebar di seluruh Indonesia.
Salah satunya adalah terminal khusus di Palembang, yang berada di wilayah Perairan Wajib Pandu (PWP) Kelas I dan termasuk dalam area operasional SPJM. Untuk menjamin kelancaran distribusi produk, kedua pihak sepakat menjalin kerja sama pelayanan kepelabuhanan.
Penandatanganan perjanjian kerja sama pelayanan pemanduan dan penundaan di terminal khusus INTP tersebut dilakukan oleh Capt Agusman Katoroy, Senior Manager Wilayah 2 SPJM, dan Andi Poernomo Harijanto, Distribution Network Division Manager INTP. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Nunu Husnul Khitam, General Manager PT Pelindo Regional 2 Palembang.
Digelar pada 12 November 2025, kegiatan penandatanganan ini menjadi langkah nyata SPJM dalam memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha di wilayah operasionalnya, khususnya industri strategis yang berdampak langsung pada masyarakat.
SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, mengungkapkan selain pemenuhan regulasi untuk keselamatan pelayaran di perairan wajib pandu, SPJM sebagai bagian dari BUMN memiliki peran sebagai agen pembangunan. Nah, kerja sama dengan industri terkait tentunya menjadi salah satu upaya pihaknya untuk menunjukkan komitmen untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan fasilitas bagi masyarakat.
"Dengan jaminan kelancaran distribusi dan ketersediaan semen yang merupakan salah material penting untuk proses membangun infrastruktur, kami harap pembangunan bisa lebih dipacu. Untuk itu, kami menjalin kerjasama pelayanan pemanduan dan penundaan untuk mendukung kegiatan INTP yang merupakan salah satu produsen semen terbesar yang memiliki terminal yang tersebar di beberapa lokasi di Indonesia,” ujar dia.
Melalui kerja sama ini, SPJM menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan optimal dengan menerapkan Service Level Agreement (SLA) dan Service Level Guarantee (SLG) pada seluruh kegiatan pemanduan dan penundaan kapal di Terminal Khusus INTP.
Sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, INTP tidak hanya memproduksi semen, tetapi juga beton siap-pakai serta mengelola tambang agregat dan tras. Perusahaan ini memiliki jaringan pabrik dan terminal yang tersebar di seluruh Indonesia.
Salah satunya adalah terminal khusus di Palembang, yang berada di wilayah Perairan Wajib Pandu (PWP) Kelas I dan termasuk dalam area operasional SPJM. Untuk menjamin kelancaran distribusi produk, kedua pihak sepakat menjalin kerja sama pelayanan kepelabuhanan.
Penandatanganan perjanjian kerja sama pelayanan pemanduan dan penundaan di terminal khusus INTP tersebut dilakukan oleh Capt Agusman Katoroy, Senior Manager Wilayah 2 SPJM, dan Andi Poernomo Harijanto, Distribution Network Division Manager INTP. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Nunu Husnul Khitam, General Manager PT Pelindo Regional 2 Palembang.
Digelar pada 12 November 2025, kegiatan penandatanganan ini menjadi langkah nyata SPJM dalam memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha di wilayah operasionalnya, khususnya industri strategis yang berdampak langsung pada masyarakat.
SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, mengungkapkan selain pemenuhan regulasi untuk keselamatan pelayaran di perairan wajib pandu, SPJM sebagai bagian dari BUMN memiliki peran sebagai agen pembangunan. Nah, kerja sama dengan industri terkait tentunya menjadi salah satu upaya pihaknya untuk menunjukkan komitmen untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan fasilitas bagi masyarakat.
"Dengan jaminan kelancaran distribusi dan ketersediaan semen yang merupakan salah material penting untuk proses membangun infrastruktur, kami harap pembangunan bisa lebih dipacu. Untuk itu, kami menjalin kerjasama pelayanan pemanduan dan penundaan untuk mendukung kegiatan INTP yang merupakan salah satu produsen semen terbesar yang memiliki terminal yang tersebar di beberapa lokasi di Indonesia,” ujar dia.
Melalui kerja sama ini, SPJM menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan optimal dengan menerapkan Service Level Agreement (SLA) dan Service Level Guarantee (SLG) pada seluruh kegiatan pemanduan dan penundaan kapal di Terminal Khusus INTP.
(TRI)
Berita Terkait
News
PJM Samarinda Perkuat Budaya Keselamatan demi Layanan Maritim Andal
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Unit Samarinda menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya keselamatan operasional sebagai fondasi utama pelayanan pemanduan dan penundaan kapal.
Sabtu, 06 Jun 2026 10:30
News
Bumi Karsa Tuntaskan Pembangunan 6 Sekolah Negeri di Jakarta
PT Bumi Karsa bersama PT Hutama Karya melalui Kerja Sama Operasi (KSO) telah merampungkan pembangunan enam sekolah negeri di Jakarta Pusat.
Minggu, 31 Mei 2026 12:52
News
SPJM Perkenalkan Model Integrasi Energi & Pariwisata di Forum LNG Internasional
SPJM memperkenalkan konsep pengelolaan Pelabuhan Benoa sebagai simpul energi nasional sekaligus destinasi pariwisata maritim dalam ajang 11th Annual LNG Supply, Transport & Storage Forum 2026.
Kamis, 28 Mei 2026 11:42
News
SPJM Salurkan 23 Sapi dan 7 Kambing Kurban di 13 Provinsi
Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM), bagian dari PT Pelabuhan Indonesia alias Pelindo kembali melaksanakan program pemotongan dan pembagian hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Rabu, 27 Mei 2026 13:56
Ekbis
Jalan Penghubung Summarecon - PIP Diproyeksi Jadi Urat Nadi Kawasan Untia
Infrastruktur ini diharapkan menjadi akses strategis yang mempercepat konektivitas menuju kawasan pendidikan, pelabuhan, hingga pengembangan wilayah Untia.
Rabu, 27 Mei 2026 12:48
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
2
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
3
Karantina Sulsel Ajak Stakeholder Pelabuhan Makassar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
4
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
5
Jemaah Haji Kloter 14 Tiba, Bupati dan Wabup Maros Jemput Langsung di Bandara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Produktivitas Padi di Toraja Utara Naik 63% Berkat Pemupukan Berimbang Pupuk Indonesia
2
FEB UMI Gandeng Pegadaian Tingkatkan Literasi Investasi Digital Mahasiswa
3
Karantina Sulsel Ajak Stakeholder Pelabuhan Makassar Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
4
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
5
Jemaah Haji Kloter 14 Tiba, Bupati dan Wabup Maros Jemput Langsung di Bandara