Orientasi Dinilai Sangat Penting untuk Anggota Dewan yang Baru Bergabung
Sabtu, 12 Okt 2024 15:33
Ketua sementara DPRD Makassar, berpendapat bahwa kegiatan orientasi untuk anggota DPRD periode 2024-2029 memiliki banyak manfaat. Apalagi untuk anggota dewan yang baru. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Supratman, yang menjabat sebagai Ketua sementara DPRD Makassar, berpendapat bahwa kegiatan orientasi untuk anggota DPRD periode 2024-2029 memiliki banyak manfaat. Apalagi untuk anggota dewan yang baru.
Orientasi ini memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang peran dan tanggung jawab anggota DPRD untuk lima tahun ke depan. “Bagi kami yang sudah beberapa periode duduk, mungkin sudah mengerti beberapa hal. Namun, bagi mereka yang baru bergabung, orientasi ini menjadi panduan utama dalam melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD," ungkapnya pada hari Sabtu, (12/10/2024.
Ia menekankan betapa pentingnya memahami peran DPRD yang meliputi pembuatan undang-undang, pengelolaan anggaran, dan pelaksanaan pengawasan. Ia menyatakan bahwa memahami tugas dan fungsi secara komprehensif sangat penting agar anggota DPRD dapat melaksanakan perannya secara efektif.
Penyelenggara pelatihan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, Hidayat, menyampaikan bahwa setelah sesi orientasi, akan ada tahap lanjutan untuk memperdalam pemahaman mengenai tugas-tugas yang ada. Tidak hanya untuk DPRD Makassar, tetapi juga untuk seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Namun, BPSDM masih menantikan regulasi terbaru. "Dia menjelaskan bahwa setiap langkah harus didasarkan pada keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)."
Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri), orientasi ini, menurutnya, merupakan hak yang dimiliki oleh anggota dewan terpilih. Namun, hal ini juga merupakan suatu kewajiban, karena jika haknya tidak terpenuhi, maka harus ada pemenuhan lainnya.
Dengan kata lain, jika ada dewan yang tidak berhasil dalam orientasi ini dan tidak menerima sertifikat, mereka harus dilibatkan di tempat lain. Oleh karena itu, anggota DPRD tidak dapat menjalankan tugasnya sebelum mengikuti orientasi. “Setelah ada arahan dari menteri,” jelasnya.
Dia menyatakan bahwa pengumuman kelulusan akan disampaikan selambat-lambatnya 7 hari setelah orientasi. Hal itu akan dicantumkan dalam bentuk sertifikat kelulusan dan didaftarkan di Kementerian Dalam Negeri.
"Menurut Hidayat, yang menentukan apakah seseorang lulus atau tidak adalah Kementerian Dalam Negeri berdasarkan hasil evaluasi dari penyelenggara yang ada di lokasi ini," ujarnya.
Orientasi ini memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang peran dan tanggung jawab anggota DPRD untuk lima tahun ke depan. “Bagi kami yang sudah beberapa periode duduk, mungkin sudah mengerti beberapa hal. Namun, bagi mereka yang baru bergabung, orientasi ini menjadi panduan utama dalam melaksanakan tugas sebagai anggota DPRD," ungkapnya pada hari Sabtu, (12/10/2024.
Ia menekankan betapa pentingnya memahami peran DPRD yang meliputi pembuatan undang-undang, pengelolaan anggaran, dan pelaksanaan pengawasan. Ia menyatakan bahwa memahami tugas dan fungsi secara komprehensif sangat penting agar anggota DPRD dapat melaksanakan perannya secara efektif.
Penyelenggara pelatihan dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, Hidayat, menyampaikan bahwa setelah sesi orientasi, akan ada tahap lanjutan untuk memperdalam pemahaman mengenai tugas-tugas yang ada. Tidak hanya untuk DPRD Makassar, tetapi juga untuk seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Namun, BPSDM masih menantikan regulasi terbaru. "Dia menjelaskan bahwa setiap langkah harus didasarkan pada keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)."
Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri), orientasi ini, menurutnya, merupakan hak yang dimiliki oleh anggota dewan terpilih. Namun, hal ini juga merupakan suatu kewajiban, karena jika haknya tidak terpenuhi, maka harus ada pemenuhan lainnya.
Dengan kata lain, jika ada dewan yang tidak berhasil dalam orientasi ini dan tidak menerima sertifikat, mereka harus dilibatkan di tempat lain. Oleh karena itu, anggota DPRD tidak dapat menjalankan tugasnya sebelum mengikuti orientasi. “Setelah ada arahan dari menteri,” jelasnya.
Dia menyatakan bahwa pengumuman kelulusan akan disampaikan selambat-lambatnya 7 hari setelah orientasi. Hal itu akan dicantumkan dalam bentuk sertifikat kelulusan dan didaftarkan di Kementerian Dalam Negeri.
"Menurut Hidayat, yang menentukan apakah seseorang lulus atau tidak adalah Kementerian Dalam Negeri berdasarkan hasil evaluasi dari penyelenggara yang ada di lokasi ini," ujarnya.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Ada Lurah Sering Nongkrong di Warkop, Legislator Makassar: Perlu Dievaluasi
Pimpinan DPRD Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota Makassar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lurah, menyusul sorotan terhadap pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Minggu, 30 Agu 2026 18:43
Makassar City
Serapan Anggaran Baru 35%, Legislator Makassar Desak Pelaksanaan Program Strategis
DPRD Kota Makassar menyoroti rendahnya serapan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam monitoring dan evaluasi (monev) triwulan II 2026.
Jum'at, 21 Agu 2026 23:42
Makassar City
DPRD Makassar Soroti Kematian Bayi di RSIA Paramount, Minta Hasil Audit Segera Rampung
Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount di Jalan AP Pettarani, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kamis (20/8/2026).
Jum'at, 21 Agu 2026 07:12
Sulsel
Jaga Kebugaran dan Kekompakan, DPRD Makassar Gelar Pertandingan Mini Soccer
DPRD Kota Makassar menghelat kegiatan olahraga bersama dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Rabu, 19 Agu 2026 10:06
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8% Lewat Pemanfaatan Limbah Bata Ringan
2
PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
3
PLN & Kejaksaan Perkuat Pengawalan Hukum Proyek Kelistrikan di Sulsel
4
FK UMI Perluas Jejaring Pendidikan Klinik Lewat Kerja Sama RSUD I Lagaligo
5
Prodi Perhotelan Politeknik Bosowa Salurkan Donasi untuk Korban Kebakaran Baraya
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Kurangi Penggunaan Pasir 8% Lewat Pemanfaatan Limbah Bata Ringan
2
PERADI Makassar Dorong Advokat Profesional, dan Adaptif Hadapi Tantangan Hukum
3
PLN & Kejaksaan Perkuat Pengawalan Hukum Proyek Kelistrikan di Sulsel
4
FK UMI Perluas Jejaring Pendidikan Klinik Lewat Kerja Sama RSUD I Lagaligo
5
Prodi Perhotelan Politeknik Bosowa Salurkan Donasi untuk Korban Kebakaran Baraya