Makassar Gelar Musrenbang Tematik RKPD 2027, Prioritaskan Kelompok Rentan
Rabu, 26 Nov 2025 13:24
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Dr. Andi Zulkifly Nanda menyaksikan penandatanganan bersama di Musrenbang Tematik RKPD 2027. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar menggelar Musrenbang Tematik RKPD 2027 dengan fokus pada penyandang disabilitas, perempuan, anak, dan lansia. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Gammara, Rabu (26/11/2025) ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar, Dr. Andi Zulkifly Nanda, S.STP., M.Si.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa kelompok rentan harus menjadi subyek pembangunan, bukan sekadar penerima manfaat.
“Tidak boleh ada satu pun warga yang tertinggal. Pembangunan 2027 harus memberikan ruang yang adil bagi penyandang disabilitas, perempuan, anak, dan lansia. Mereka bukan objek, tetapi bagian penting dari pengambil keputusan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi Kota Makassar, seperti keterbatasan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, isu stunting, hingga kebutuhan layanan kesehatan dan sosial yang lebih komprehensif bagi lansia.
Kepala Bappeda Kota Makassar H. Dahyal menambahkan Musrenbang Tematik ini merumuskan beberapa kebijakan strategis untuk RKPD 2027, seperti peningkatan fasilitas publik ramah disabilitas dan lansia, pemberdayaan perempuan dan anak, penguatan program bantuan sosial lansia, pembangunan kota berbasis universal design, serta peningkatan partisipasi kelompok rentan dalam penyusunan kebijakan daerah.
Selain mendengarkan pemaparan pemerintah, forum ini juga menghadirkan masukan dari berbagai organisasi masyarakat, pemerhati perempuan dan anak, serta komunitas penyandang disabilitas.
Salah satu perwakilan organisasi disabilitas menyampaikan keinginannya agar pemerintah mempercepat penyediaan fasilitas publik.
“Kami berharap pemerintah mempercepat penyediaan fasilitas publik yang benar-benar inklusif, karena akses yang setara adalah hak semua warga tanpa kecuali,” ucapnya.
Masukan lain mencakup peningkatan layanan aduan kekerasan, penyediaan ruang ramah anak, serta penguatan program pendampingan lansia. Semua usulan tersebut menjadi bagian penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih responsif, berbasis data, dan adaptif terhadap kebutuhan kelompok rentan.
Pemerintah Kota Makassar melalui Bappeda Kota Makassar memastikan bahwa seluruh rekomendasi Musrenbang Tematik akan dibawa ke tahap perencanaan formal, mulai dari SIPD, RKPD 2027, hingga Renja SKPD.
“Kami ingin seluruh hasil Musrenbang ini tidak berhenti di forum, tetapi benar-benar menjadi dasar kebijakan yang dieksekusi,” ungkap Plt Kepala Bidang Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Ulfa Ichwani Ahmad
Dengan tema “Menuju Makassar Kota Inklusif”, Pemkot Makassar memperkuat visi untuk mewujudkan kota yang Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan, serta memastikan setiap warga memiliki ruang yang layak dan setara dalam pembangunan menuju Makassar yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa kelompok rentan harus menjadi subyek pembangunan, bukan sekadar penerima manfaat.
“Tidak boleh ada satu pun warga yang tertinggal. Pembangunan 2027 harus memberikan ruang yang adil bagi penyandang disabilitas, perempuan, anak, dan lansia. Mereka bukan objek, tetapi bagian penting dari pengambil keputusan,” tegasnya.
Ia juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi Kota Makassar, seperti keterbatasan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, isu stunting, hingga kebutuhan layanan kesehatan dan sosial yang lebih komprehensif bagi lansia.
Kepala Bappeda Kota Makassar H. Dahyal menambahkan Musrenbang Tematik ini merumuskan beberapa kebijakan strategis untuk RKPD 2027, seperti peningkatan fasilitas publik ramah disabilitas dan lansia, pemberdayaan perempuan dan anak, penguatan program bantuan sosial lansia, pembangunan kota berbasis universal design, serta peningkatan partisipasi kelompok rentan dalam penyusunan kebijakan daerah.
Selain mendengarkan pemaparan pemerintah, forum ini juga menghadirkan masukan dari berbagai organisasi masyarakat, pemerhati perempuan dan anak, serta komunitas penyandang disabilitas.
Salah satu perwakilan organisasi disabilitas menyampaikan keinginannya agar pemerintah mempercepat penyediaan fasilitas publik.
“Kami berharap pemerintah mempercepat penyediaan fasilitas publik yang benar-benar inklusif, karena akses yang setara adalah hak semua warga tanpa kecuali,” ucapnya.
Masukan lain mencakup peningkatan layanan aduan kekerasan, penyediaan ruang ramah anak, serta penguatan program pendampingan lansia. Semua usulan tersebut menjadi bagian penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih responsif, berbasis data, dan adaptif terhadap kebutuhan kelompok rentan.
Pemerintah Kota Makassar melalui Bappeda Kota Makassar memastikan bahwa seluruh rekomendasi Musrenbang Tematik akan dibawa ke tahap perencanaan formal, mulai dari SIPD, RKPD 2027, hingga Renja SKPD.
“Kami ingin seluruh hasil Musrenbang ini tidak berhenti di forum, tetapi benar-benar menjadi dasar kebijakan yang dieksekusi,” ungkap Plt Kepala Bidang Perencanaan Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Ulfa Ichwani Ahmad
Dengan tema “Menuju Makassar Kota Inklusif”, Pemkot Makassar memperkuat visi untuk mewujudkan kota yang Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan, serta memastikan setiap warga memiliki ruang yang layak dan setara dalam pembangunan menuju Makassar yang lebih baik.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Ekonomi Makassar Melaju 7,04 Persen, DPRD Puji Kepemimpinan Munafri
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 22:13
Makassar City
Revitalisasi Pedestrian Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Makassar Bahas Penanganan Pohon
Keberadaan pohon eksisting menjadi salah satu persoalan yang harus ditangani dalam proyek revitalisasi pedestrian di Jalan Kajaolalido dan Jalan MH Thamrin, Kota Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 00:52
News
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Upaya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam mendorong transformasi digitalisasi layanan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan transaksi keuangan daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 24 Sep 2026 23:02
Sulsel
SiLPA Bertambah Rp219 Miliar, Pemkot Makassar Lakukan Penyesuaian
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Makassar bertambah sekitar Rp219 miliar setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kamis, 24 Sep 2026 06:08
Makassar City
Pemkot Makassar–Pertamina Matangkan Aturan Klasterisasi SPBU dan Jam Operasional Solar
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama PT Pertamina Patra Niaga terus mematangkan langkah strategis guna mengurai dan mencegah kemacetan akibat antrean panjang kendaraan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di berbagai SPBU.
Rabu, 23 Sep 2026 19:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan