Siswa MAN 3 Makassar Temukan Ulat di Menu MBG, Sekolah Minta Evaluasi
Rabu, 01 Okt 2025 14:34
Potongan video saat siswa menemukan ulat di menu MBG. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Makassar menemukan seekor ulat di menu makan bergizi gratis (MBG) pada Rabu (01/10/2025).
Ulat itu ditemukan dalam hidangan sayuran. Sayurannya berisi jagung, wortel dan kacang panjang.
Penampakan ulat dalam hidangan sayuran itu kemudian divideokan oleh siswa. "Eee ada ulatnya," kata siswa video tersebut.
Guru MAN 3 Makassar, Adil membenarkan kejadian itu. Ia mengamini bahwa video ulat tersebut, betul terjadi di sekolahnya.
"Iya, benar (ditemukan ulat), tadi memang ada yang konfirmasi ke kami dari anak-anak (siswa)," kata Adil kepada awak media saat dihubungi pada Rabu (01/10/2025).
Adil menuturkan, sekolahnya memang mendapat program MBG dan sudah berjalan selama tiga hari. Namun baru kali ini, ditemukan ulat dalam menu makanan tersebut.
"Sekolah kami memang dapat program MBG. Dan tadi ada anak-anak sampaikan, ternyata anak-anak dapatkan itu (ulat). Ditemukan ulat di (tercampur makanan) dalam kondisi mati," ujarnya.
Adil bilang, siswa yang bersangkutan sementara makan, tiba-tiba melihat ada ulat.
"Dan makanan tersebut sudah siswa habiskan baru sampaikan ke kami," tuturnya.
Kepala Sekolah MAN 3 Makassar, Irham Said mengungkapkan bahwa yang ditemukan siswa adalah ulat sayur. Ia bilang, siswa lain tetap memakan hidangan MBGnya sampai habis.
"Justru siswa yang lain tetap makan, karena kan itu biasa di sayuran. Bukan ulat-ulat yang karena busuk, karena Memang ulat sayuran," ungkapnya.
Irham mengatakan, Sekolah MAN 3 Makassar memiliki 1.113 jatah hidangan MBG. Ia bersyukur, hidangan lainnya tidak ditemukan masalah.
"Alhamdulillah yang lain tidak ada masalah. Kelas XI yang ditemukan ulat," paparnya.
Irham menyampaikan, SPPG yang menyediakan MBG itu terletak di Daya, Biringkanaya Daya 1. Ia mengaku sudah menyampaikan keluhan tersebut ke mereka.
"Kami juga sudah konfirmasi ke pihak ketiga yang menjadi penyedia dari hal tersebut dan siap melakukan evaluasi," bebernya.
"Jadi kami juga sudah lakukan evaluasi koordinasi dengan pihak ketiga. Saya juga siap untuk meningkatkan kualitas kontrolnya untuk hal itu," kuncinya.
Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Sulsel, Handayani Syaukani belum memberikan jawaban terkait persoalan ini. Pertanyaan yang dikirimkan ke WhatsAppnya belum direspon.
Ulat itu ditemukan dalam hidangan sayuran. Sayurannya berisi jagung, wortel dan kacang panjang.
Penampakan ulat dalam hidangan sayuran itu kemudian divideokan oleh siswa. "Eee ada ulatnya," kata siswa video tersebut.
Guru MAN 3 Makassar, Adil membenarkan kejadian itu. Ia mengamini bahwa video ulat tersebut, betul terjadi di sekolahnya.
"Iya, benar (ditemukan ulat), tadi memang ada yang konfirmasi ke kami dari anak-anak (siswa)," kata Adil kepada awak media saat dihubungi pada Rabu (01/10/2025).
Adil menuturkan, sekolahnya memang mendapat program MBG dan sudah berjalan selama tiga hari. Namun baru kali ini, ditemukan ulat dalam menu makanan tersebut.
"Sekolah kami memang dapat program MBG. Dan tadi ada anak-anak sampaikan, ternyata anak-anak dapatkan itu (ulat). Ditemukan ulat di (tercampur makanan) dalam kondisi mati," ujarnya.
Adil bilang, siswa yang bersangkutan sementara makan, tiba-tiba melihat ada ulat.
"Dan makanan tersebut sudah siswa habiskan baru sampaikan ke kami," tuturnya.
Kepala Sekolah MAN 3 Makassar, Irham Said mengungkapkan bahwa yang ditemukan siswa adalah ulat sayur. Ia bilang, siswa lain tetap memakan hidangan MBGnya sampai habis.
"Justru siswa yang lain tetap makan, karena kan itu biasa di sayuran. Bukan ulat-ulat yang karena busuk, karena Memang ulat sayuran," ungkapnya.
Irham mengatakan, Sekolah MAN 3 Makassar memiliki 1.113 jatah hidangan MBG. Ia bersyukur, hidangan lainnya tidak ditemukan masalah.
"Alhamdulillah yang lain tidak ada masalah. Kelas XI yang ditemukan ulat," paparnya.
Irham menyampaikan, SPPG yang menyediakan MBG itu terletak di Daya, Biringkanaya Daya 1. Ia mengaku sudah menyampaikan keluhan tersebut ke mereka.
"Kami juga sudah konfirmasi ke pihak ketiga yang menjadi penyedia dari hal tersebut dan siap melakukan evaluasi," bebernya.
"Jadi kami juga sudah lakukan evaluasi koordinasi dengan pihak ketiga. Saya juga siap untuk meningkatkan kualitas kontrolnya untuk hal itu," kuncinya.
Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Sulsel, Handayani Syaukani belum memberikan jawaban terkait persoalan ini. Pertanyaan yang dikirimkan ke WhatsAppnya belum direspon.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
15 Dapur MBG Beroperasi di Parepare, Tapi Baru 8 yang Sudah Lolos Uji Higienis
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus melakukan evaluasi. Salah satu perbaikan yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Pemilikan Surat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selasa, 31 Mar 2026 14:29
Sulsel
Usai Ditutup Sementara oleh BGN, SPPG Mallusetasi Parepare kembali Beroperasi
Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengoperasikan kembali Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mallusetasi usai dilakukan pemberhentian sementara akibat masalh internal.
Senin, 09 Mar 2026 16:25
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Distribusi MBG untuk Bumil, Busui dan Balita Non PAUD
Pemkab Gowa melaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka mendorong percepatan pendistribusian MBG pada sasaran Bumil, Busui, dan Balita Non PAUD (3B) di Ruang Rapat Kantor Dinas PPKB Kabupaten Gowa.
Jum'at, 27 Feb 2026 14:14
Sulsel
Hampir Setahun Berjalan, SPPG Pertama di Parepare Ternyata Belum Kantongi SLHS
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Parepare sudah hampir berjalan satu tahun. Namun, masih ada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum mengantongi Surat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) yang menjadi salah satu syarat memperkuat keamanan pangan.
Senin, 23 Feb 2026 16:11
Sulsel
BGN Tutup Sementara Dapur SPPG Ujung Mallusetasi di Parepare
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ujung Mallusetasi, Kelurahan Mallusetasi, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.
Selasa, 17 Feb 2026 22:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
2
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
3
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
4
Hadir di Makassar, Bursa Sajadah Permudah Jamaah Haji Hindari Biaya Kelebihan Bagasi
5
Sinergi Timpora Gowa Diperkuat, Imigrasi Makassar Jaga Iklim Wisata dan Investasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
2
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
3
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
4
Hadir di Makassar, Bursa Sajadah Permudah Jamaah Haji Hindari Biaya Kelebihan Bagasi
5
Sinergi Timpora Gowa Diperkuat, Imigrasi Makassar Jaga Iklim Wisata dan Investasi