Singgah di Masjid Agung Jeneponto, Anak 14 Tahun Diduga Jadi Korban Cabul
Selasa, 23 Des 2025 10:53
Ilustrasi. Foto: Istimewa
JENEPONTO - Seorang ibu rumah tangga berinisial NN melaporkan dugaan tindak pidana pencabulan yang dialami anaknya, NA (14) ke Polres Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Peristiwa tersebut terjadi di tempat wudu wanita depan toilet, Masjid Agung, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Senin (22/12/2025) sekitar pukul 21:00 Wita.
Kejadian bermula saat NA bersama temannya NI (16) singgah di lokasi untuk membuang air.
Tak lama, seorang pria masuk ke area tempat wudu wanita dan melakukan perbuatan cabul terhadap anak NN yakni NA.
"Anakku langsung dipeluk dari arah belakang, kemudian melawan akhirnya kancing bajunya copot satu," kata NN menceritakan kejadian yang dialami anaknya.
Merasa terancam, NA sempat berteriak meminta pertolongan.
Namun teriakan tersebut tidak mendapat respons dari orang sekitar.
"Pelaku dan temannya ada lima orang, anakku mau jalan keluar tapi dihadang sama temannya pelaku," ujarnya.
"Tapi ada satu orang temannya pelaku bilang jangko tawwa apa-apai anaknya orang," lanjutnya.
Dalam kondisi panik, NA bersama NI berusaha melepaskan diri.
Keduanya lalu berlari menuju sepeda motor yang digunakan dan pergi meninggalkan lokasi.
"Anakku lari sampai ke Lapangan Pastur tapi masih dikejar," sebutnya.
Di Pastur, korban dan rekannya meminta pertolongan kepada seseorang untuk bersembunyi.
Sementara pelaku, ikut mengejar menggunakan sepeda motor jenis CRV.
Pelaku bahkan mondar-mandir di Lapangan Pastur mencari NA dan NI.
"Belum ditahu siapa pelakunya, yang jelas tidak baku kenal sama anakku dan pelaku ini sudah dewasa," tuturnya.
Saat dirasa aman kata NN, korban kemudian pulang dan memberitahukan peristiwa tersebut kepada dirinya.
Kemudian melakukan pelaporan resmi di Polres Jeneponto di malam yang sama.
Peristiwa tersebut terjadi di tempat wudu wanita depan toilet, Masjid Agung, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Senin (22/12/2025) sekitar pukul 21:00 Wita.
Kejadian bermula saat NA bersama temannya NI (16) singgah di lokasi untuk membuang air.
Tak lama, seorang pria masuk ke area tempat wudu wanita dan melakukan perbuatan cabul terhadap anak NN yakni NA.
"Anakku langsung dipeluk dari arah belakang, kemudian melawan akhirnya kancing bajunya copot satu," kata NN menceritakan kejadian yang dialami anaknya.
Merasa terancam, NA sempat berteriak meminta pertolongan.
Namun teriakan tersebut tidak mendapat respons dari orang sekitar.
"Pelaku dan temannya ada lima orang, anakku mau jalan keluar tapi dihadang sama temannya pelaku," ujarnya.
"Tapi ada satu orang temannya pelaku bilang jangko tawwa apa-apai anaknya orang," lanjutnya.
Dalam kondisi panik, NA bersama NI berusaha melepaskan diri.
Keduanya lalu berlari menuju sepeda motor yang digunakan dan pergi meninggalkan lokasi.
"Anakku lari sampai ke Lapangan Pastur tapi masih dikejar," sebutnya.
Di Pastur, korban dan rekannya meminta pertolongan kepada seseorang untuk bersembunyi.
Sementara pelaku, ikut mengejar menggunakan sepeda motor jenis CRV.
Pelaku bahkan mondar-mandir di Lapangan Pastur mencari NA dan NI.
"Belum ditahu siapa pelakunya, yang jelas tidak baku kenal sama anakku dan pelaku ini sudah dewasa," tuturnya.
Saat dirasa aman kata NN, korban kemudian pulang dan memberitahukan peristiwa tersebut kepada dirinya.
Kemudian melakukan pelaporan resmi di Polres Jeneponto di malam yang sama.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
Ketua Komisi III DPRD Maros, Haeriah Rahman, mendesak Polres Maros segera menuntaskan kasus dugaan pencabulan di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Tompobalang, Kelurahan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung.
Rabu, 13 Mei 2026 14:55
Sulsel
Keluarga Korban Pencabulan di Ponpes Manbaul Ulum Keluhkan Lambannya Penanganan Polisi
Penanganan kasus dugaan pencabulan di pondok pesantren Manbaul Ulum Tompobalang, Kelurahan Leang-leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros di Polres Maros hingga kini masih bergulir.
Rabu, 13 Mei 2026 13:40
News
Oknum Dosen di Parepare Lakukan Pencabulan di Minimarket Ahmad Yani
Oknum dosen di Kota Parepare berinisial S diamankan pihak kepolisian usai mencabuli seorang wanita benisial MF di salah satu mini market pada Ahad, 1 Maret 2026 sekira pukul 23.00 WITA.
Rabu, 04 Mar 2026 22:35
Sulsel
Diduga Cabuli Nenek 70 Tahun, Pria 61 Tahun di Jeneponto Ditangkap Polisi
Tim Pegasus Resmob Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jeneponto menangkap seorang pria terduga pelaku perbuatan cabul terhadap seorang perempuan lanjut usia.
Minggu, 21 Des 2025 13:13
Sulsel
Keluarga Santriwati Korban Dugaan Pencabulan Keluhkan Lambannya Penanganan Polisi
Keluarga korban dugaan pencabulan pemimpin Pondok Pesantren Manbaul Ulum Tompobalang, mengeluhkan lambannya penanganan kasus ini di Polres Maros.
Rabu, 30 Jul 2025 22:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
4
Kurang dari 24 Jam, Polres Jeneponto Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Petani
5
Bupati Gowa Siap Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Parmusi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Usung Fitur Lebih Lengkap, Hyundai Gowa Perkenalkan New CRETA di Makassar
3
Mutasi Besar Polda Sulsel, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Berganti
4
Kurang dari 24 Jam, Polres Jeneponto Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Petani
5
Bupati Gowa Siap Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Parmusi