Dorong Optimalisasi Keterbukaan Informasi Publik di Sulsel
Selasa, 28 Apr 2026 18:18
Kanwil Kemenkum Sulsel, turut menyimak kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Daftar Informasi Publik (DIP) yang diselenggarakan oleh Biro Hukum, Komunikasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Hukum.
MAKASSAR - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel), turut menyimak kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Daftar Informasi Publik (DIP) yang diselenggarakan oleh Biro Hukum, Komunikasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Hukum pada Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam mengelola layanan informasi publik yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Materi yang disampaikan mencakup penyusunan dan pemutakhiran Daftar Informasi Publik (DIP), Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK), serta mekanisme pengujian konsekuensi dalam menentukan klasifikasi informasi.
Dalam pemaparannya ditegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Badan publik memiliki kewajiban menyediakan informasi secara cepat, tepat waktu, biaya ringan, dan dengan cara sederhana, kecuali terhadap informasi yang dikecualikan.
Selain itu, PPID juga didorong untuk secara aktif melakukan pembaruan informasi, membangun sistem dokumentasi yang baik, serta memastikan ketersediaan informasi yang wajib diumumkan secara berkala, serta-merta, maupun setiap saat. Pengelolaan informasi publik juga harus memperhatikan perlindungan data pribadi dan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Secara terpisah, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai upaya memperkuat kualitas layanan informasi publik di lingkungan Kemenkum. Ia menekankan pentingnya peran PPID dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintah.
“Forum ini sangat strategis untuk meningkatkan kapasitas jajaran, khususnya pengelola PPID. Saya mendorong agar pengelola PPID di Kanwil Kemenkum Sulsel dapat menerapkan dan mengimplementasikan pengelolaan PPID secara optimal sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat,” ujar Andi Basmal.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Sulsel menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan Kemenkum Pusat serta mendorong terwujudnya pelayanan informasi publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dalam mengelola layanan informasi publik yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Materi yang disampaikan mencakup penyusunan dan pemutakhiran Daftar Informasi Publik (DIP), Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK), serta mekanisme pengujian konsekuensi dalam menentukan klasifikasi informasi.
Dalam pemaparannya ditegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Badan publik memiliki kewajiban menyediakan informasi secara cepat, tepat waktu, biaya ringan, dan dengan cara sederhana, kecuali terhadap informasi yang dikecualikan.
Selain itu, PPID juga didorong untuk secara aktif melakukan pembaruan informasi, membangun sistem dokumentasi yang baik, serta memastikan ketersediaan informasi yang wajib diumumkan secara berkala, serta-merta, maupun setiap saat. Pengelolaan informasi publik juga harus memperhatikan perlindungan data pribadi dan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Secara terpisah, Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai upaya memperkuat kualitas layanan informasi publik di lingkungan Kemenkum. Ia menekankan pentingnya peran PPID dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas kinerja pemerintah.
“Forum ini sangat strategis untuk meningkatkan kapasitas jajaran, khususnya pengelola PPID. Saya mendorong agar pengelola PPID di Kanwil Kemenkum Sulsel dapat menerapkan dan mengimplementasikan pengelolaan PPID secara optimal sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat,” ujar Andi Basmal.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Sulsel menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan Kemenkum Pusat serta mendorong terwujudnya pelayanan informasi publik yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
(GUS)
Berita Terkait
News
PT Vale Perkuat Kapasitas Jurnalis, Dorong Ekosistem Informasi Publik yang Kredibel
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menggelar program Upskilling & Site Visit Media di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, pada 26–28 Juli 2026.
Senin, 27 Jul 2026 11:14
Ekbis
Forum Kehumasan Pelindo Regional 4 Perkuat Kompetensi Komunikasi di Era Digital
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 terus mendorong penguatan kapasitas insan kehumasan guna menghadapi tantangan industri kepelabuhanan yang semakin berkembang.
Jum'at, 22 Mei 2026 14:10
Makassar City
Pemkot Makassar Raih Predikat Informatif Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025
Pemerintah Kota Makassar, menorehkan capaian membanggakan di tingkat provinsi. Pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan.
Senin, 22 Des 2025 19:27
Makassar City
Diskominfo Makassar Pastikan Standar Keterbukaan Informasi di Seluruh Kelurahan
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melakukan monitoring dan evaluasi peningkatan kinerja keterbukaan informasi publik.
Selasa, 09 Des 2025 21:21
News
36 BUMN Capai Kualifikasi Informatif, Telkom Peringkat 2
Telkom kembali menunjukkan komitmennya dalam transparansi dan akuntabilitas informasi publik dengan meraih peringkat kedua dalam kategori BUMN pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024.
Jum'at, 20 Des 2024 15:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
4
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja
5
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
4
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja
5
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah