Pascakebakaran, RSUD Syekh Yusuf dan Polisi Lakukan Pendataan Kerugian
Jum'at, 29 Mei 2026 18:44
Tangkapan layar video amatir kebakaran RSUD Syekh Yusuf, Gowa, siang tadi. Foto: Istimewa
GOWA - Manajemen RSUD Syekh Yusuf memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran yang terjadi di lingkungan rumah sakit tersebut, Jumat (29/5/2026). Seluruh pasien yang berada di area terdampak berhasil dievakuasi dengan aman dan tetap mendapatkan pelayanan medis.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 Wita saat masyarakat dan pengunjung rumah sakit tengah melaksanakan salat Jumat di masjid kompleks RSUD Syekh Yusuf. Kepulan asap hitam yang membumbung tinggi disertai kobaran api sempat memicu kepanikan di lingkungan rumah sakit.
Perawat, keluarga pasien, serta pengunjung berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri. Sejumlah pasien yang berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dievakuasi ke area yang lebih aman, sementara sebagian lainnya dipindahkan ke ruang perawatan lain yang tidak terdampak.
Armada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa bergerak ke lokasi sesaat setelah menerima laporan kebakaran. Tiga armada bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar juga dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 14.30 Wita. Hingga kini, petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf, dr Gaffar, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan terkait sumber api. Meski demikian, ia bersyukur tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
"Alhamdulillah, api sudah padam dan alhamdulillah kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh pasien telah berhasil dievakuasi dengan cepat dan aman ke gedung atau ruang perawatan yang lain yang telah disiapkan dan saat ini tetap mendapatkan pelayanan serta pemantauan medis sebagaimana mestinya," kata dr Gaffar didampingi Humas RSUD Syekh Yusuf, Fatbayani Karim.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan kebakaran.
"Kami memohon doa dan dukungan agar seluruh proses pemulihan dapat berjalan lancar serta pelayanan kesehatan di RSUD Syekh Yusuf kembali optimal seperti sediakala," ujarnya.
Hingga saat ini, pihak rumah sakit bersama aparat kepolisian masih melakukan pendataan untuk menghitung kerugian akibat kebakaran. Sementara itu, pelayanan pada area yang tidak terdampak tetap berjalan dengan pengaturan layanan secara bertahap dan terkoordinasi guna memastikan kebutuhan pasien tetap terpenuhi.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 Wita saat masyarakat dan pengunjung rumah sakit tengah melaksanakan salat Jumat di masjid kompleks RSUD Syekh Yusuf. Kepulan asap hitam yang membumbung tinggi disertai kobaran api sempat memicu kepanikan di lingkungan rumah sakit.
Perawat, keluarga pasien, serta pengunjung berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri. Sejumlah pasien yang berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dievakuasi ke area yang lebih aman, sementara sebagian lainnya dipindahkan ke ruang perawatan lain yang tidak terdampak.
Armada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa bergerak ke lokasi sesaat setelah menerima laporan kebakaran. Tiga armada bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar juga dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.
Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 14.30 Wita. Hingga kini, petugas kepolisian bersama tim pemadam kebakaran masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf, dr Gaffar, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan terkait sumber api. Meski demikian, ia bersyukur tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.
"Alhamdulillah, api sudah padam dan alhamdulillah kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh pasien telah berhasil dievakuasi dengan cepat dan aman ke gedung atau ruang perawatan yang lain yang telah disiapkan dan saat ini tetap mendapatkan pelayanan serta pemantauan medis sebagaimana mestinya," kata dr Gaffar didampingi Humas RSUD Syekh Yusuf, Fatbayani Karim.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penanganan kebakaran.
"Kami memohon doa dan dukungan agar seluruh proses pemulihan dapat berjalan lancar serta pelayanan kesehatan di RSUD Syekh Yusuf kembali optimal seperti sediakala," ujarnya.
Hingga saat ini, pihak rumah sakit bersama aparat kepolisian masih melakukan pendataan untuk menghitung kerugian akibat kebakaran. Sementara itu, pelayanan pada area yang tidak terdampak tetap berjalan dengan pengaturan layanan secara bertahap dan terkoordinasi guna memastikan kebutuhan pasien tetap terpenuhi.
(MAN)
Berita Terkait
News
Eks Direktur RSUD Syekh Yusuf Dijebloskan ke Lapas Makassar
Mantan Direktur RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, dr. Salahuddin, dieksekusi ke Lapas Kelas I Makassar untuk menjalani hukuman penjara selama dua tahun dalam perkara korupsi dana Jasa Pelayanan JKN.
Kamis, 15 Okt 2026 17:34
News
Vonis Bebas Batal, Eks Direktur RSUD Syekh Yusuf Dijebloskan ke Penjara
Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa mengeksekusi dr. Ummu Salamah, M.A.R.S. binti Usman ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Sungguminasa, Senin (12/10/2026).
Selasa, 13 Okt 2026 19:18
Sulsel
Prajurit Yonarmed 21/Kawali Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Rumah di Bengo
Prajurit Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 21/Kawali bergerak cepat membantu memadamkan kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga di Dusun Amanrang, Desa Samaenre, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (6/10/2026).
Selasa, 06 Okt 2026 15:24
Sulsel
Bupati Bantaeng Pantau Langsung Penanganan Kebakaran Bonto Lojong
Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin turun langsung memantau penanganan kebakaran yang terjadi di Bonto Lojong, tepatnya di belakang area Mini Show Farm, Kecamatan Uluere, Bantaeng.
Sabtu, 03 Okt 2026 18:10
Makassar City
FIFGROUP Makassar Salurkan Sembako untuk Korban Kebakaran
PT Federal International Finance (FIFGROUP) Cabang Makassar menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak kebakaran di Asrama Mattoangin Blok H Barak 2, Kamis (1/10/2026).
Kamis, 01 Okt 2026 15:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator DPRD Makassar Dorong Percepatan Pembahasan Raperda Parkir
2
Sertifikat Halal Gratis dan Akses Perbankan Jadi Fokus UMKM Forum Sulsel 2026
3
Korban Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta Pertanyakan Barang Bukti dalam Gelar Perkara Khusus
4
Abdidaya Ormawa 2026 UMI Berakhir, Mahasiswa Diingatkan Terus Mengabdi
5
PSM Makassar Tantang Rekor Tak Terkalahkan Bhayangkara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator DPRD Makassar Dorong Percepatan Pembahasan Raperda Parkir
2
Sertifikat Halal Gratis dan Akses Perbankan Jadi Fokus UMKM Forum Sulsel 2026
3
Korban Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta Pertanyakan Barang Bukti dalam Gelar Perkara Khusus
4
Abdidaya Ormawa 2026 UMI Berakhir, Mahasiswa Diingatkan Terus Mengabdi
5
PSM Makassar Tantang Rekor Tak Terkalahkan Bhayangkara