PLN Percepat Penguatan Listrik Pohuwato, Tambah Kapasitas 30 MVA
Sabtu, 05 Sep 2026 11:29
Pemandangan udara kompleks Gardu Induk 150 kV Marisa yang kini telah dilengkapi dengan Bay Trafo tambahan. Foto/Dok PLN UIP Sulawesi
POHUWATO - PLN UIP Sulawesi memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, dengan mengoperasikan transformator tenaga 150/20 kV berkapasitas 30 Mega Volt Ampere (MVA) Unit 2 di Gardu Induk (GI) 150 kV Marisa, pada akhir Agustus 2026.
Pengoperasian transformator tersebut dilakukan sembilan bulan lebih cepat dari target kontrak, yang semula dijadwalkan pada 20 Mei 2027. Penambahan transformator ini meningkatkan kapasitas sistem sebesar 30 MVA sekaligus memperkuat kesiapan pasokan listrik untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik di Pohuwato yang diproyeksikan mencapai sekitar 8 persen.
Manager Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara, Muhammad Arfah Aboe Kasim, mengatakan penambahan transformator menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya pembebanan pada transformator yang selama ini beroperasi di GI Marisa.
“Sejak tahun 2011, GI Marisa hanya mengandalkan satu transformator untuk melayani kebutuhan listrik di wilayah Pohuwato dan sekitarnya. Seiring pertumbuhan kebutuhan listrik, pembebanannya terus meningkat hingga mencapai 96,41 persen pada Oktober 2025. Dengan proyeksi pertumbuhan kebutuhan listrik sekitar 8 persen, penambahan transformator menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan sistem dalam memenuhi kebutuhan listrik ke depan,” ujar Arfah.
Dengan beroperasinya transformator Unit 2, beban sistem di GI Marisa kini dapat dibagi ke dua transformator. Kondisi ini memberikan ruang operasi yang lebih baik, meningkatkan fleksibilitas pengelolaan sistem, serta menurunkan risiko gangguan akibat pembebanan yang tinggi.
“Dengan beban yang tidak lagi bertumpu pada satu transformator, PLN memiliki ruang operasi yang lebih baik dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik. Hal ini juga memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan sistem untuk melayani kebutuhan masyarakat maupun pelanggan industri,” jelas Arfah.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan percepatan pengoperasian transformator tersebut merupakan hasil sinergi PLN dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Percepatan ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara PLN dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan mempertimbangkan kebutuhan sistem yang semakin mendesak, seluruh proses kami dorong secara terintegrasi dan fokus pada pekerjaan yang berada pada jalur kritis, sehingga transformator dapat segera dioperasikan,” ujar Aditya.
Menurut Aditya, pengoperasian transformator baru di GI Marisa akan memperkuat kesiapan sistem kelistrikan untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus perkembangan ekonomi daerah.
“Penguatan sistem kelistrikan di Pohuwato diharapkan dapat mendukung kebutuhan listrik masyarakat, pelayanan publik, serta pertumbuhan usaha dan industri. Percepatan pembangunan ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memastikan infrastruktur kelistrikan siap mengikuti dinamika dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
PLN akan terus memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan secara berkelanjutan untuk memastikan sistem memiliki kapasitas dan fleksibilitas yang memadai dalam memenuhi kebutuhan listrik yang terus berkembang.
Penguatan sistem kelistrikan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Pohuwato, tetapi juga mendukung pelayanan publik, kegiatan usaha, industri, serta pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo.
PT PLN (Persero) berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung kehidupan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui pembangunan dan penguatan infrastruktur ketenagalistrikan, PLN terus memastikan sistem kelistrikan memiliki kapasitas dan fleksibilitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus berkembang.
Pengoperasian transformator tersebut dilakukan sembilan bulan lebih cepat dari target kontrak, yang semula dijadwalkan pada 20 Mei 2027. Penambahan transformator ini meningkatkan kapasitas sistem sebesar 30 MVA sekaligus memperkuat kesiapan pasokan listrik untuk mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik di Pohuwato yang diproyeksikan mencapai sekitar 8 persen.
Manager Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara, Muhammad Arfah Aboe Kasim, mengatakan penambahan transformator menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya pembebanan pada transformator yang selama ini beroperasi di GI Marisa.
“Sejak tahun 2011, GI Marisa hanya mengandalkan satu transformator untuk melayani kebutuhan listrik di wilayah Pohuwato dan sekitarnya. Seiring pertumbuhan kebutuhan listrik, pembebanannya terus meningkat hingga mencapai 96,41 persen pada Oktober 2025. Dengan proyeksi pertumbuhan kebutuhan listrik sekitar 8 persen, penambahan transformator menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan sistem dalam memenuhi kebutuhan listrik ke depan,” ujar Arfah.
Dengan beroperasinya transformator Unit 2, beban sistem di GI Marisa kini dapat dibagi ke dua transformator. Kondisi ini memberikan ruang operasi yang lebih baik, meningkatkan fleksibilitas pengelolaan sistem, serta menurunkan risiko gangguan akibat pembebanan yang tinggi.
“Dengan beban yang tidak lagi bertumpu pada satu transformator, PLN memiliki ruang operasi yang lebih baik dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik. Hal ini juga memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan sistem untuk melayani kebutuhan masyarakat maupun pelanggan industri,” jelas Arfah.
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan percepatan pengoperasian transformator tersebut merupakan hasil sinergi PLN dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Percepatan ini merupakan hasil kolaborasi intensif antara PLN dan seluruh pemangku kepentingan. Dengan mempertimbangkan kebutuhan sistem yang semakin mendesak, seluruh proses kami dorong secara terintegrasi dan fokus pada pekerjaan yang berada pada jalur kritis, sehingga transformator dapat segera dioperasikan,” ujar Aditya.
Menurut Aditya, pengoperasian transformator baru di GI Marisa akan memperkuat kesiapan sistem kelistrikan untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus perkembangan ekonomi daerah.
“Penguatan sistem kelistrikan di Pohuwato diharapkan dapat mendukung kebutuhan listrik masyarakat, pelayanan publik, serta pertumbuhan usaha dan industri. Percepatan pembangunan ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memastikan infrastruktur kelistrikan siap mengikuti dinamika dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
PLN akan terus memperkuat infrastruktur ketenagalistrikan secara berkelanjutan untuk memastikan sistem memiliki kapasitas dan fleksibilitas yang memadai dalam memenuhi kebutuhan listrik yang terus berkembang.
Penguatan sistem kelistrikan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Pohuwato, tetapi juga mendukung pelayanan publik, kegiatan usaha, industri, serta pertumbuhan ekonomi di Provinsi Gorontalo.
PT PLN (Persero) berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan untuk mendukung kehidupan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui pembangunan dan penguatan infrastruktur ketenagalistrikan, PLN terus memastikan sistem kelistrikan memiliki kapasitas dan fleksibilitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus berkembang.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLN Perkuat Satgas Kaltana Kaluku Bodoa Hadapi Kekeringan dan Kebakaran
Melalui Program Desa Siaga Bencana PLN Peduli 2026, PLN UIP Sulawesi berharap masyarakat Kaluku Bodoa semakin tangguh dan mampu melakukan mitigasi secara mandiri.
Senin, 31 Agu 2026 17:32
News
PLN & Kejaksaan Perkuat Pengawalan Hukum Proyek Kelistrikan di Sulsel
PT PLN (Persero) memperkuat sinergi dengan Kejaksaan untuk memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan berjalan efektif, tertib, dan sesuai koridor hukum.
Minggu, 30 Agu 2026 12:36
Sulsel
Panen KWT Wulasi Mandiri Naik Dua Kali Lipat Berkat Program TJSL PLN
Nilai penjualan hasil panen KWT Wulasi Mandiri di Desa Manurung, Kabupaten Luwu Timur, meningkat lebih dari dua kali lipat setelah kelompok tersebut mendapat pendampingan melalui Program TJSL PLN UIP Sulawesi.
Minggu, 30 Agu 2026 08:31
News
Kawal Proyek Kelistrikan, PLN Perkuat Sinergi dengan Kejati Sulsel
PLN memperkuat sinergi dengan Kejati Sulsel untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan sekaligus memastikan setiap tahapan proyek berjalan sesuai koridor hukum.
Minggu, 30 Agu 2026 07:47
News
PLN UIP Sulawesi Tanam 81 Fragmen Karang untuk Pulihkan Ekosistem Samalona
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menanam 81 fragmen karang di Pulau Samalona, Makassar, belum lama ini.
Kamis, 27 Agu 2026 19:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Harpelnas 2026, Bank Mega Sapa Nasabah dengan Kehangatan & Budaya Bugis-Makassar
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
PIP Makassar Run Target 1.500 Peserta, Grand Prize Umrah
4
Haul ke-20 Puang Ramma, Kisah Sang Mursyid Dikemas dalam Manakib dan Novel
5
Zivana Learning Hub Resmi Hadir, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru Inklusif
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Harpelnas 2026, Bank Mega Sapa Nasabah dengan Kehangatan & Budaya Bugis-Makassar
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
PIP Makassar Run Target 1.500 Peserta, Grand Prize Umrah
4
Haul ke-20 Puang Ramma, Kisah Sang Mursyid Dikemas dalam Manakib dan Novel
5
Zivana Learning Hub Resmi Hadir, Fokus Tingkatkan Kompetensi Guru Inklusif