Kisah Perjuangan Srikandi Tangguh PLN Penerang Daerah 3T
Sabtu, 12 Agu 2023 11:25
Saripa (26), srikandi PLN yang bertugas sebagai engineer di PLN UP2K Sultra merasa bangga sekaligus tertantang saat bertugas melistriki desa dan dusun terpencil di Sultra. Foto/Dok PLN
KENDARI - PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN berperan aktif melakukan pemberdayaan perempuan atau women empowerment baik di internal perusahaan maupun sosial masyarakat untuk meningkatkan kemandirian secara ekonomi. Dengan semangat membangun kapasitas perempuan di PLN yang anggun, cerdas, tangguh dan produktif, srikandi PLN juga turut mengambil bagian dalam melistriki hingga ke daerah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat.
Saripa (26), srikandi PLN yang bertugas sebagai engineer di PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Sulawesi Tenggara (UP2K Sultra) merasa bangga sekaligus tertantang saat bertugas melistriki desa dan dusun terpencil di Sulawesi Tenggara. Dirinya mengisahkan pengalamannya saat turut ambil bagian melistriki Desa Nesowi Kabupaten Konawe.
"Untuk menjangkau desa Nesowi kami menempuh jarak sejauh 178 kilometer dan memakan waktu delapan jam dari Kota Kendari. Perjuangan untuk sampai di lokasi itu luar biasa, kita harus melewati jalanan lumpur dan genangan air yang dalam dan tak jarang mobil yang kami tumpangi terjebak lumpur," ungkap Saripa.
Selain itu, ia juga memiliki pengalaman menantang saat ditugaskan melaksanakan survey perencanaan pembangunan jaringan listrik di Desa Tolala Kabupaten Kolaka Timur. Srikandi PLN yang bertugas sejak tahun 2017 tersebut mengatakan butuh waktu sembilan jam untuk sampai ke lokasi dengan medan yang cukup ekstrem yaitu melalui jalanan tebing batu dan pinggir jurang.
"Saat desa berhasil dilistriki, rasa bangga dan haru terasa dalam jiwa saya. Saya bersyukur masyarakat di desa juga bisa merasakan manfaat listrik seperti saya, utamanya anak-anak yang bisa belajar di malam hari karena mereka adalah generasi penerus bangsa," pungkas Saripa.
Sebagai bagian dari srikandi PLN, ia berharap rekan-rekan srikandi harus lebih tangguh, bisa diandalkan dan dapat menjadi contoh bagi rekan-rekan yang lain.
Tak hanya melistriki daerah di pelosok, Shila (28) srikandi PLN yang bertugas di PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Makassar juga menjadi salah satu penggerak rekan-rekan kantornya untuk turut berdonasi dalam membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses listrik secara gratis. Melalui program "Light Up The Dream".
Shila mengambil bagian dalam mewujudkan mimpi Muliati (41) warga Kelurahan Rappojawa Kota Makassar. Dengan tajuk "Listrik untuk Menyalakan Mimpi", bantuan penyambungan listrik tersebut merupakan donasi yang dilakukan oleh pegawai PLN dengan tujuan untuk membantu warga kurang mampu dalam mendapatkan listrik langsung dari PLN.
"Kami turut berbahagia melihat senyum di wajah Bu Muliati, karena kami insan PLN tergerak untuk berdonasi mewujudkan mimpinya menikmati listrik sendiri. Bagi kami ini adalah bahagia sesungguhnya karena pekerjaan kami dapat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Shila.
"Sebelumnya Muliati harus membayar Rp 200 ribu per bulan ke tetangganya untuk membayar listrik, namun setelah mendapatkan akses gratis listrik ia hanya mengeluarkan biaya Rp 50 ribu per bulan untuk membeli token," tambahnya.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin berkomitmen untuk terus melakukan pemberdayaan perempuan di perseroan dalam mengemban amanah strategis dan tugas vital.
"Srikandi di PLN merupakan katalis yang punya peranan penting dalam menunjang kinerja perusahaan. Srikandi PLN diberikan hak yang sama sehingga Srikandi PLN lebih produktif dalam menjalankan peran dalam karir, keluarga dan sosial," tutur Andy.
Andy mencatat dari total 1.402 pegawai PLN UID Sulselrabar, Srikandi PLN telah mencapai persentase 20%. Ia menjelaskan srikandi PLN UID Sulselrabar memiliki peranan penting dalam melistriki daerah 3T dan meningkatkan rasio elektrifikasi. "Semangat kami adalah terus meningkatkan Rasio Elektrifikasi di Sulselrabar. Per Juni 2023 RE di Sulselrabar sudah mencapai 99,78%, oleh karena kami turut mendukung srikandi PLN untuk ambil bagian dan peranan penting dalam mewujudkan akses listrik bagi masyarakat," kata Andy.
Saripa (26), srikandi PLN yang bertugas sebagai engineer di PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Sulawesi Tenggara (UP2K Sultra) merasa bangga sekaligus tertantang saat bertugas melistriki desa dan dusun terpencil di Sulawesi Tenggara. Dirinya mengisahkan pengalamannya saat turut ambil bagian melistriki Desa Nesowi Kabupaten Konawe.
"Untuk menjangkau desa Nesowi kami menempuh jarak sejauh 178 kilometer dan memakan waktu delapan jam dari Kota Kendari. Perjuangan untuk sampai di lokasi itu luar biasa, kita harus melewati jalanan lumpur dan genangan air yang dalam dan tak jarang mobil yang kami tumpangi terjebak lumpur," ungkap Saripa.
Selain itu, ia juga memiliki pengalaman menantang saat ditugaskan melaksanakan survey perencanaan pembangunan jaringan listrik di Desa Tolala Kabupaten Kolaka Timur. Srikandi PLN yang bertugas sejak tahun 2017 tersebut mengatakan butuh waktu sembilan jam untuk sampai ke lokasi dengan medan yang cukup ekstrem yaitu melalui jalanan tebing batu dan pinggir jurang.
"Saat desa berhasil dilistriki, rasa bangga dan haru terasa dalam jiwa saya. Saya bersyukur masyarakat di desa juga bisa merasakan manfaat listrik seperti saya, utamanya anak-anak yang bisa belajar di malam hari karena mereka adalah generasi penerus bangsa," pungkas Saripa.
Sebagai bagian dari srikandi PLN, ia berharap rekan-rekan srikandi harus lebih tangguh, bisa diandalkan dan dapat menjadi contoh bagi rekan-rekan yang lain.
Tak hanya melistriki daerah di pelosok, Shila (28) srikandi PLN yang bertugas di PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Makassar juga menjadi salah satu penggerak rekan-rekan kantornya untuk turut berdonasi dalam membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan akses listrik secara gratis. Melalui program "Light Up The Dream".
Shila mengambil bagian dalam mewujudkan mimpi Muliati (41) warga Kelurahan Rappojawa Kota Makassar. Dengan tajuk "Listrik untuk Menyalakan Mimpi", bantuan penyambungan listrik tersebut merupakan donasi yang dilakukan oleh pegawai PLN dengan tujuan untuk membantu warga kurang mampu dalam mendapatkan listrik langsung dari PLN.
"Kami turut berbahagia melihat senyum di wajah Bu Muliati, karena kami insan PLN tergerak untuk berdonasi mewujudkan mimpinya menikmati listrik sendiri. Bagi kami ini adalah bahagia sesungguhnya karena pekerjaan kami dapat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Shila.
"Sebelumnya Muliati harus membayar Rp 200 ribu per bulan ke tetangganya untuk membayar listrik, namun setelah mendapatkan akses gratis listrik ia hanya mengeluarkan biaya Rp 50 ribu per bulan untuk membeli token," tambahnya.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin berkomitmen untuk terus melakukan pemberdayaan perempuan di perseroan dalam mengemban amanah strategis dan tugas vital.
"Srikandi di PLN merupakan katalis yang punya peranan penting dalam menunjang kinerja perusahaan. Srikandi PLN diberikan hak yang sama sehingga Srikandi PLN lebih produktif dalam menjalankan peran dalam karir, keluarga dan sosial," tutur Andy.
Andy mencatat dari total 1.402 pegawai PLN UID Sulselrabar, Srikandi PLN telah mencapai persentase 20%. Ia menjelaskan srikandi PLN UID Sulselrabar memiliki peranan penting dalam melistriki daerah 3T dan meningkatkan rasio elektrifikasi. "Semangat kami adalah terus meningkatkan Rasio Elektrifikasi di Sulselrabar. Per Juni 2023 RE di Sulselrabar sudah mencapai 99,78%, oleh karena kami turut mendukung srikandi PLN untuk ambil bagian dan peranan penting dalam mewujudkan akses listrik bagi masyarakat," kata Andy.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Tanggap Darurat Bencana: PLN Bentuk Tim Reaksi Cepat yang Siap Hadapi Situasi Darurat
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mengadakan kegiatan Pelatihan Kesiapsiagaan Darurat Bencana di kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Parepare
Rabu, 21 Jan 2026 12:09
News
Gebyar Awal Tahun, PLN Beri Potongan 50% Tambah Daya
Program Gebyar Awal Tahun ini menghadirkan promo tambah daya listrik dengan diskon 50 persen yang dapat dimanfaatkan melalui aplikasi PLN Mobile.
Senin, 12 Jan 2026 16:59
News
PLN Pastikan Listrik Menyala di Seluruh Huntara Aceh Tamiang
PT PLN (Persero) terus mendukung percepatan pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang melalui penyediaan infrastruktur dan penyambungan jaringan listrik.
Jum'at, 02 Jan 2026 16:13
News
Direksi PLN Pastikan Keandalan Listrik Nataru di Gereja Katedral Makassar dan Posko Siaga
PT PLN (Persero) memastikan kesiapan dan keandalan pasokan listrik menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Rabu, 24 Des 2025 19:54
News
Direksi dan Relawan PLN Kawal Pemulihan Layanan Publik di Aceh
Jajaran Direksi PT PLN (Persero) bersama relawan PLN turun langsung meninjau sejumlah fasilitas publik yang terdampak banjir di Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Tengah, Jumat (19/12).
Minggu, 21 Des 2025 13:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Konsolidasi Fraksi se-Sulsel Tatap Musda Berjalan Kondusif
2
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
3
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Bibit Nenas
4
Menag Ajak Guru Besar UIN Alauddin Bangun Episentrum Ilmu dan Peradaban
5
Tim Pengawasan Kejaksaan Turun Audit Kinerja di Jeneponto
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Konsolidasi Fraksi se-Sulsel Tatap Musda Berjalan Kondusif
2
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
3
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar dalam Penyidikan Dugaan Korupsi Bibit Nenas
4
Menag Ajak Guru Besar UIN Alauddin Bangun Episentrum Ilmu dan Peradaban
5
Tim Pengawasan Kejaksaan Turun Audit Kinerja di Jeneponto