Donasi Insan PLN Listriki 100% Pulau Katindoang dengan Energi Bersih
Sabtu, 02 Nov 2024 17:42
Inovasi PLN lewat program SuperSUN kembali terbukti dengan keberhasilan melistriki seluruh masyarakat Pulau Katindoang, Desa Pulau Persatuan, Kabupaten Sinjai. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Inovasi PT PLN (Persero) berupa program SuperSUN dalam melistriki daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) kembali terbukti dengan keberhasilan melistriki seluruh masyarakat Pulau Katindoang, Desa Pulau Persatuan, Kabupaten Sinjai. Menyambut Hari Pahlawan, seluruh warga Pulau Katindoang mendapatkan akses listrik gratis melalui program donasi insan PLN, Light Up The Dream.
Pj Bupati Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menyampaikan apresiasi atas inovasi energi bersih PLN di wilayah pulau terluar serta dukungan donasi dari insan PLN yang memungkinkan warga mendapatkan akses listrik secara gratis. "Kami berterima kasih kepada PLN atas inovasi ini. Kehadiran listrik di daerah terluar memungkinkan warga menikmati cahaya untuk berbagai aktivitas, termasuk belajar mengaji bagi anak-anak di malam hari," ujar Andi.
Ia menegaskan bahwa SuperSUN adalah langkah PLN dalam menyediakan energi ramah lingkungan melalui tenaga surya, serta berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak daerah terpencil di masa mendatang.
Kepala Desa Pulau Persatuan, Ibrahim, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada PLN. Ia bercerita bahwa sebelumnya warga hanya mendapatkan akses listrik dari genset antara pukul 18.00 hingga 22.00 dengan biaya Rp 90.000 per bulan.
Kini, dengan SuperSUN, biaya tersebut turun menjadi Rp 20.000 per bulan, dan listrik tersedia selama 24 jam penuh, mendukung masyarakat dalam beribadah di masjid dan melakukan kegiatan produktif lainnya.
Ibrahim menambahkan bahwa kehadiran listrik juga berdampak positif bagi para nelayan di pulau tersebut, yang kini bisa membuat es batu sendiri untuk menyimpan hasil tangkapan mereka.
"Sebelumnya, kami harus menyeberang laut selama satu jam ke daratan Sinjai hanya untuk membeli es batu dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan listrik PLN 24 jam, kehidupan kami jauh lebih mudah karena kami bisa menyimpan ikan tangkapan kami dan membuka peluang usaha lainnya," jelas Ibrahim.
Di kesempatan berbeda, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Budiono, menyatakan komitmen PLN untuk terus mewujudkan keadilan energi di seluruh Indonesia, termasuk wilayah 3T.
"SuperSUN adalah bukti keseriusan PLN dalam mewujudkan listrik berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Kami optimis, upaya ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Budiono.
Ia juga menceritakan perjalanan petugas PLN ke Pulau Katindoang yang menggunakan perahu kayu selama satu jam dari daratan Sinjai untuk mengangkut material. "Meskipun hanya menggunakan perahu kayu dan harus menghadapi cuaca yang menantang, kami tetap bertekad melistriki Pulau Katindoang," pungkas Budiono.
Budiono menambahkan bahwa listrik sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. "Dalam semangat Hari Pahlawan, kami bertekad melanjutkan perjuangan para pahlawan. Penyalaan listrik ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Kami berharap langkah ini menjadi awal yang baik untuk masa depan Pulau Katindoang yang lebih cerah dan maju," katanya.
Untuk melistriki Pulau Katindoang, PLN telah memasang 15 unit mikro pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan sistem penyimpanan energi yang dinamakan SuperSUN bagi 15 pelanggan secara gratis melalui donasi insan PLN.
Budiono juga menambahkan bahwa PLN UID Sulselrabar telah memasang sebanyak 381 unit SuperSUN di berbagai daerah 3T di Provinsi Sulawesi Selatan. "Hingga September 2024, rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan mencapai 99,99%. Hal ini merupakan bukti komitmen PLN terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.
Menurut Budiono, listrik berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. "Dengan listrik, masyarakat bisa memulai usaha, seperti berjualan es dan menyimpan ikan tangkapan di kulkas. Mereka juga bisa beribadah dengan nyaman di rumah ibadah, dan anak-anak bisa belajar di malam hari," tutup Budiono.
Pj Bupati Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menyampaikan apresiasi atas inovasi energi bersih PLN di wilayah pulau terluar serta dukungan donasi dari insan PLN yang memungkinkan warga mendapatkan akses listrik secara gratis. "Kami berterima kasih kepada PLN atas inovasi ini. Kehadiran listrik di daerah terluar memungkinkan warga menikmati cahaya untuk berbagai aktivitas, termasuk belajar mengaji bagi anak-anak di malam hari," ujar Andi.
Ia menegaskan bahwa SuperSUN adalah langkah PLN dalam menyediakan energi ramah lingkungan melalui tenaga surya, serta berharap program ini dapat menjangkau lebih banyak daerah terpencil di masa mendatang.
Kepala Desa Pulau Persatuan, Ibrahim, juga menyampaikan rasa terima kasih kepada PLN. Ia bercerita bahwa sebelumnya warga hanya mendapatkan akses listrik dari genset antara pukul 18.00 hingga 22.00 dengan biaya Rp 90.000 per bulan.
Kini, dengan SuperSUN, biaya tersebut turun menjadi Rp 20.000 per bulan, dan listrik tersedia selama 24 jam penuh, mendukung masyarakat dalam beribadah di masjid dan melakukan kegiatan produktif lainnya.
Ibrahim menambahkan bahwa kehadiran listrik juga berdampak positif bagi para nelayan di pulau tersebut, yang kini bisa membuat es batu sendiri untuk menyimpan hasil tangkapan mereka.
"Sebelumnya, kami harus menyeberang laut selama satu jam ke daratan Sinjai hanya untuk membeli es batu dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan listrik PLN 24 jam, kehidupan kami jauh lebih mudah karena kami bisa menyimpan ikan tangkapan kami dan membuka peluang usaha lainnya," jelas Ibrahim.
Di kesempatan berbeda, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Budiono, menyatakan komitmen PLN untuk terus mewujudkan keadilan energi di seluruh Indonesia, termasuk wilayah 3T.
"SuperSUN adalah bukti keseriusan PLN dalam mewujudkan listrik berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Kami optimis, upaya ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Budiono.
Ia juga menceritakan perjalanan petugas PLN ke Pulau Katindoang yang menggunakan perahu kayu selama satu jam dari daratan Sinjai untuk mengangkut material. "Meskipun hanya menggunakan perahu kayu dan harus menghadapi cuaca yang menantang, kami tetap bertekad melistriki Pulau Katindoang," pungkas Budiono.
Budiono menambahkan bahwa listrik sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. "Dalam semangat Hari Pahlawan, kami bertekad melanjutkan perjuangan para pahlawan. Penyalaan listrik ini adalah hasil kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Kami berharap langkah ini menjadi awal yang baik untuk masa depan Pulau Katindoang yang lebih cerah dan maju," katanya.
Untuk melistriki Pulau Katindoang, PLN telah memasang 15 unit mikro pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan sistem penyimpanan energi yang dinamakan SuperSUN bagi 15 pelanggan secara gratis melalui donasi insan PLN.
Budiono juga menambahkan bahwa PLN UID Sulselrabar telah memasang sebanyak 381 unit SuperSUN di berbagai daerah 3T di Provinsi Sulawesi Selatan. "Hingga September 2024, rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan mencapai 99,99%. Hal ini merupakan bukti komitmen PLN terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.
Menurut Budiono, listrik berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. "Dengan listrik, masyarakat bisa memulai usaha, seperti berjualan es dan menyimpan ikan tangkapan di kulkas. Mereka juga bisa beribadah dengan nyaman di rumah ibadah, dan anak-anak bisa belajar di malam hari," tutup Budiono.
(TRI)
Berita Terkait
News
Dirut PLN Pimpin Penguatan Listrik Sulbagsel, Target Seimbang Akhir September
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo turun langsung mengawal upaya pemulihan dan peningkatan pasokan listrik di sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Selasa, 15 Sep 2026 13:38
News
PLN Siapkan PLTMG Selayar 10 MW untuk Perkuat Listrik Kepulauan
PLN menyiapkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Selayar berkapasitas 10 megawatt (MW) untuk memperkuat sistem kelistrikan di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Sabtu, 12 Sep 2026 07:15
News
PLN UID Sulselrabar Perkuat Ikhtiar Hadapi Cuaca Lewat Salat Istisqa
PLN UID Sulselrabar menggelar Shalat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan yang membawa rahmat dan keberkahan.
Kamis, 10 Sep 2026 19:08
News
YBM PLN Sulselrabar Perluas Manfaat Zakat Lewat Program Sosial di Sejumlah Daerah
Kepedulian YBM PLN di wilayah kerja UID Sulselrabar terus diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Rabu, 09 Sep 2026 14:23
News
PLN UID Sulselrabar Pantau Sistem Kelistrikan 24 Jam, Pastikan Pembangkit Optimal
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) memperkuat pemantauan sistem kelistrikan selama 24 jam.
Selasa, 08 Sep 2026 15:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Disebut Berhasil Naikkan Anggaran Pasar Turatea jadi Rp172 M
2
Pasar Pabaeng Baeng Makassar Bakal Disulap Jadi Venue Festival Pasar Rakyat
3
Dirut PLN Pimpin Penguatan Listrik Sulbagsel, Target Seimbang Akhir September
4
Gandeng BPN, PLN Genjot Perizinan SUTET Palopo - Bakaru Lewat Tinjauan Lapangan
5
XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular lewat #ByeByeBox di Kampus ITB
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Disebut Berhasil Naikkan Anggaran Pasar Turatea jadi Rp172 M
2
Pasar Pabaeng Baeng Makassar Bakal Disulap Jadi Venue Festival Pasar Rakyat
3
Dirut PLN Pimpin Penguatan Listrik Sulbagsel, Target Seimbang Akhir September
4
Gandeng BPN, PLN Genjot Perizinan SUTET Palopo - Bakaru Lewat Tinjauan Lapangan
5
XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular lewat #ByeByeBox di Kampus ITB