Massa Sarif-Qalby Geruduk Kantor Camat Kelara, Minta Rekapitulasi Dihentikan
Minggu, 01 Des 2024 16:48

Pendukung Sarif-Qalby saat mendatangi kantor Kecamatan Kelara, Minggu sore. Mereka meminta rekapitulasi suara dihentikan. Foto: SINDO Makassar/Sulaiman Nai
JENEPONTO - Puluhan massa pendukung Paslon Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto Nomor 3 Muhammad Sarif-Moch Noer Alim Qalby menggeruduk Kantor Camat Kelara, tempat di mana rekapitulasi surat suara Pilkada 2024 dilakukan.
Pantauan di lokasi, sekira pukul 16.22 sore, puluhan massa dari kubu-Qalby tersebut menggeruduk masuk ke kantor Camat Kelara.
Beruntung, polisi yang berjaga dengan senjata lengkap di depan pintu masuk kantor Camat Kelara dapat menghalau puluhan massa yang datang mengamuk.
Mereka datang untuk meminta kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kelara yang sedang melakukan rekapitulasi surat suara agar dihentikan untuk sementara waktu.
"Kami meminta PPK keluar semua, hentikan rekapitulasi, jangan dilanjutkan," ungkap Andi Tahal Fasni pendukung Sarif-Qalby.
Mereka menduga ada kecurangan pihak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 02 Kelurahan Tolo pada pencoblosan 27 November lalu.
Oknum KPPS tersebut diduga menandatangani kehadiran sejumlah wajib pilih pada daftar pemilih, termasuk Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) saat pemungutan suara 27 November lalu.
Mereka meminta, daftar hadir tersebut dibuka, namun menurut informasi, ketua KPU Jeneponto Asmin, S, menginstruksikan ketua PPK Kelara untuk tidak membuka daftar hadir tersebut.
Saat rekapitulasi berlangsung di Kantor Camat Kelara, Panwascam Kelara menemukan kejanggalan, termasuk tanda tangan kehadiran yang sama untuk 118 wajib pilih di TPS 02.
Pantauan di lokasi, sekira pukul 16.22 sore, puluhan massa dari kubu-Qalby tersebut menggeruduk masuk ke kantor Camat Kelara.
Beruntung, polisi yang berjaga dengan senjata lengkap di depan pintu masuk kantor Camat Kelara dapat menghalau puluhan massa yang datang mengamuk.
Mereka datang untuk meminta kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kelara yang sedang melakukan rekapitulasi surat suara agar dihentikan untuk sementara waktu.
"Kami meminta PPK keluar semua, hentikan rekapitulasi, jangan dilanjutkan," ungkap Andi Tahal Fasni pendukung Sarif-Qalby.
Mereka menduga ada kecurangan pihak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 02 Kelurahan Tolo pada pencoblosan 27 November lalu.
Oknum KPPS tersebut diduga menandatangani kehadiran sejumlah wajib pilih pada daftar pemilih, termasuk Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) saat pemungutan suara 27 November lalu.
Mereka meminta, daftar hadir tersebut dibuka, namun menurut informasi, ketua KPU Jeneponto Asmin, S, menginstruksikan ketua PPK Kelara untuk tidak membuka daftar hadir tersebut.
Saat rekapitulasi berlangsung di Kantor Camat Kelara, Panwascam Kelara menemukan kejanggalan, termasuk tanda tangan kehadiran yang sama untuk 118 wajib pilih di TPS 02.
(MAN)
Berita Terkait

Sulsel
Tolak Gugatan Sarif-Qalby, MK Legitimasi Putusan KPU Jeneponto yang Tolak PSU
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan Perkara Nomor 232/PHPU.BUP-XXIII/2025 mengenai Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Bupati Jeneponto Tahun 2024 yang dimohonkan Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 3 Muhammad Sarif dan Moch Noer Alim Qalby
Senin, 24 Feb 2025 13:43

Sulsel
Jelang Putusan MK, Kapolres Jeneponto Siagakan 1 Kompi Brimob Polda Sulsel
Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan menyiagakan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau setara dengan 105 personel Brimob Polda Sulsel menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilkada Jeneponto.
Minggu, 23 Feb 2025 14:52

Sulsel
Forkopimda Jeneponto Bahas Keamanan Jelang Putusan MK
Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk membahas sejumlah isu strategis, di antaranya langkah peningkatan keamanan jelang dan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Jum'at, 21 Feb 2025 14:42

News
Eks Wakil Ketua MK Jadi Saksi Ahli di Sidang Sengketa Pilkada Jeneponto
Sidang sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jeneponto 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) semakin menarik perhatian publik.
Kamis, 13 Feb 2025 15:41

Sulsel
DKPP Geram, Bawaslu Jeneponto Dicecar Soal Anggota KPPS Tandatangani 118 Daftar Hadir
Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Bakhtiar dicecar pertanyaan soal duduk perkara temuan adanya anggota KPPS menandatangi daftar hadir yang mencapai ratusan.
Jum'at, 07 Feb 2025 18:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idulfitri PT Semen Tonasa: Momen Keberkahan & Kebersamaan Penuh Makna
2

Taklukkan Wakil Vietnam, PSM Makassar Selangkah Lagi ke Final
3

Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Tak Wajar Dalam Kamar Kontrakan
4

Waspada! Modus Penipuan Bantuan Donasi Catut Nama Gubernur Andi Sudirman
5

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idulfitri PT Semen Tonasa: Momen Keberkahan & Kebersamaan Penuh Makna
2

Taklukkan Wakil Vietnam, PSM Makassar Selangkah Lagi ke Final
3

Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Tak Wajar Dalam Kamar Kontrakan
4

Waspada! Modus Penipuan Bantuan Donasi Catut Nama Gubernur Andi Sudirman
5

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS