Minimalisir DO, Rektor UIN Alauddin Ingatkan Dosen PA Proaktif ke Mahasiswa
Jum'at, 14 Feb 2025 15:40
Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis memberikan pengarahan pada Pertemuan Refreshment bagi para dosen Penasihat Akademik (PA) di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH). Foto: Istimewa
GOWA - Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis menyoroti urgensi peran dosen Penasihat Akademik (PA) dalam mendampingi mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan karakter.
Ia menekankan agar dosen PA lebih aktif dalam memonitor perkembangan mahasiswa, sehingga potensi permasalahan seperti demonstrasi berlebihan dan putus kuliah (drop out – DO) dapat diminimalisir.
"PA harus benar-benar menjalankan tugasnya, mendampingi mahasiswa agar mereka tetap berada di jalur akademik yang baik. Jangan sampai ada mahasiswa yang merasa tidak mendapatkan bimbingan sehingga memilih jalan yang keliru," ujar Prof. Hamdan.
Hal itu ia sampaikan dalam Pertemuan Refreshment bagi para dosen Penasihat Akademik (PA) di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Alauddin Makassar yang diselenggarakan di Lecture Theater (LT) FAH, Rabu 12 Februari 2025.
Dalam kesempatan itu, Guru Besar Sosiologi Fakultas Ushuluddin dan Filsafat ini didampingi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Kamaluddin Abunawas, M.Ag.
Prof. Kamaludin Abunawas, menambahkan bahwa dosen PA tidak hanya berperan dalam membantu mahasiswa dalam pemilihan mata kuliah, tetapi juga sebagai mentor yang dapat memberikan arahan dalam berbagai aspek kehidupan akademik dan sosial mahasiswa.
"Dengan adanya refreshment ini, diharapkan para dosen PA di FAH UIN Alauddin Makassar dapat semakin optimal dalam menjalankan tugasnya, menciptakan lingkungan akademik yang kondusif, serta membimbing mahasiswa menuju kesuksesan akademik dan professional," tegasnya.
Sementara itu,Dekan FAH Prof. Dr. H. Barsihannor, M. Ag dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan universitas di fakultasnya karena ini kunjungan pertama dan mengucapkan selamat datang kepada Rektor serta Warek I.
Ia juga menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting bagi para dosen PA untuk semakin memahami dan memperkuat perannya dalam membimbing mahasiswa.
Ia menekankan agar dosen PA lebih aktif dalam memonitor perkembangan mahasiswa, sehingga potensi permasalahan seperti demonstrasi berlebihan dan putus kuliah (drop out – DO) dapat diminimalisir.
"PA harus benar-benar menjalankan tugasnya, mendampingi mahasiswa agar mereka tetap berada di jalur akademik yang baik. Jangan sampai ada mahasiswa yang merasa tidak mendapatkan bimbingan sehingga memilih jalan yang keliru," ujar Prof. Hamdan.
Hal itu ia sampaikan dalam Pertemuan Refreshment bagi para dosen Penasihat Akademik (PA) di Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Alauddin Makassar yang diselenggarakan di Lecture Theater (LT) FAH, Rabu 12 Februari 2025.
Dalam kesempatan itu, Guru Besar Sosiologi Fakultas Ushuluddin dan Filsafat ini didampingi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Kamaluddin Abunawas, M.Ag.
Prof. Kamaludin Abunawas, menambahkan bahwa dosen PA tidak hanya berperan dalam membantu mahasiswa dalam pemilihan mata kuliah, tetapi juga sebagai mentor yang dapat memberikan arahan dalam berbagai aspek kehidupan akademik dan sosial mahasiswa.
"Dengan adanya refreshment ini, diharapkan para dosen PA di FAH UIN Alauddin Makassar dapat semakin optimal dalam menjalankan tugasnya, menciptakan lingkungan akademik yang kondusif, serta membimbing mahasiswa menuju kesuksesan akademik dan professional," tegasnya.
Sementara itu,Dekan FAH Prof. Dr. H. Barsihannor, M. Ag dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan universitas di fakultasnya karena ini kunjungan pertama dan mengucapkan selamat datang kepada Rektor serta Warek I.
Ia juga menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting bagi para dosen PA untuk semakin memahami dan memperkuat perannya dalam membimbing mahasiswa.
(MAN)
Berita Terkait
News
Menag Ajak Guru Besar UIN Alauddin Bangun Episentrum Ilmu dan Peradaban
Menag RI, Nasaruddin Amir mengajak guru besar UIN Alauddin Makassar menjaga tradisi keilmuan. Ia mau, daerah di mana kampus berdiri, dikenal sebagai kota ilmuwan, episentrum peradaban Islam.
Senin, 09 Feb 2026 19:28
Sulsel
Forkeis UIN Alauddin Matangkan Arah Organisasi Lewat Upgrading 2026
Komunitas Studi Ekonomi Islam (KSEI) Forkeis Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menutup rangkaian kegiatan Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) 2026 di Baruga Paralegal, Minggu (8/2/2026).
Senin, 09 Feb 2026 11:17
Sulsel
Maros Godok Bansos Pendidikan untuk Mahasiswa Kurang Mampu Senilai Rp2 M
Dinas Sosial Kabupaten Maros tengah menyiapkan program bantuan sosial (bansos) pendidikan yang menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Minggu, 08 Feb 2026 10:08
News
Penguatan Publikasi dan Visibilitas Digital Dongkrak Posisi UIN Alauddin di Webometrics
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mencatat capaian baru dalam pemeringkatan perguruan tinggi berbasis web global, Webometrics.
Kamis, 05 Feb 2026 15:14
Sulsel
PMB Jalur SMM Afirmasi UIN Alauddin Makassar Dibuka, Ini Jalur dan Syaratnya
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar resmi membuka pendaftaran Seleksi Masuk Mandiri (SMM) jalur Afirmasi mulai 1 Februari hingga 11 April 2026.
Selasa, 03 Feb 2026 14:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
2
Fraksi Golkar Makassar Sebut Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Fasilitas Publik
3
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
4
Jalan Beton 315 Meter yang Dibangun Swadaya H Faisal Ibrahim di Bone Diresmikan
5
Mercure Makassar Hadirkan Bukber Dua Konsep dan Program Sosial
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bentuk Tim 5, PKB Sulsel Terapkan Uji Kompetensi Berlapis untuk Calon Ketua DPC
2
Fraksi Golkar Makassar Sebut Penertiban PKL Kembalikan Fungsi Fasilitas Publik
3
Observatorium Unismuh Makassar Jadi Titik Pemantauan Hilal
4
Jalan Beton 315 Meter yang Dibangun Swadaya H Faisal Ibrahim di Bone Diresmikan
5
Mercure Makassar Hadirkan Bukber Dua Konsep dan Program Sosial