271 PPPK Maros Terima Perpanjangan Kontrak
Senin, 04 Agu 2025 12:15
Bupati Maros AS Chaidir Syam bersama perwakilan PPPK saat penyerahan SK perpanjangan kontrak. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Sebanyak 271 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemkab Maros, menerima perpanjangan kontrak kerja. Penyerahan SK perpanjangan kontrak digelar saat apel akbar ribuan PPPK di lapangan Pallantikang, Senin (4/8/2025).
Bupati Maros, AS Chaidir Syam menegaskan, kegiatan itu merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Maros untuk menuntaskan status tenaga non-ASN.
"Sebanyak 271 orang PPPK telah menerima perpanjangan perjanjian kerjanya hari ini, terdiri dari 249 PPPK tenaga guru dan 22 tenaga teknis," kata Chaidir Syam dalam sambutannya.
Menurut data Pemkab Maros, hingga saat ini jumlah ASN di lingkungan Pemkab Maros tercatat sebanyak 6.876 orang.
Sementara total PPPK aktif sebanyak 1.535 orang, terdiri dari 1.033 tenaga guru, 311 tenaga kesehatan, dan 191 tenaga teknis.
Chaidir juga menyebutkan masih terdapat 4.839 tenaga non-ASN yang saat ini menunggu regulasi dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu.
"Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian, kami berkomitmen menuntaskan seluruh tenaga non-ASN sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional," tegasnya.
Bupati Maros juga mengingatkan seluruh PPPK yang saat ini sedang menjalani orientasi melalui fasilitas Massive Open Online Course (MOOC) oleh LAN RI, agar mengikuti proses tersebut dengan serius karena kelulusan menjadi syarat perpanjangan kontrak ke depan.
"Jika saudara berkinerja baik, akan kami pertahankan. Namun jika tidak sesuai harapan, kami tidak akan ragu memutus perjanjian kerja," ujarnya.
Chaidir juga mengimbau agar seluruh PPPK tidak membentuk forum atau organisasi selain KORPRI, yang merupakan satu-satunya wadah resmi bagi ASN sesuai ketentuan perundang-undangan.
Di akhir sambutannya, Bupati Maros menyampaikan apresiasi kepada para PPPK atas kontribusinya dalam pendidikan, kesehatan, dan pembangunan.
Dia mengajak seluruh ASN dan PPPK untuk terus menjaga integritas, meningkatkan etos kerja, dan memperkuat semangat kolaboratif dalam melayani masyarakat Maros.
"Momentum ini bukan akhir, tetapi awal untuk bergerak lebih cepat, tangguh, dan bermakna dalam setiap langkah pelayanan kita," pungkasnya.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam menegaskan, kegiatan itu merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Maros untuk menuntaskan status tenaga non-ASN.
"Sebanyak 271 orang PPPK telah menerima perpanjangan perjanjian kerjanya hari ini, terdiri dari 249 PPPK tenaga guru dan 22 tenaga teknis," kata Chaidir Syam dalam sambutannya.
Menurut data Pemkab Maros, hingga saat ini jumlah ASN di lingkungan Pemkab Maros tercatat sebanyak 6.876 orang.
Sementara total PPPK aktif sebanyak 1.535 orang, terdiri dari 1.033 tenaga guru, 311 tenaga kesehatan, dan 191 tenaga teknis.
Chaidir juga menyebutkan masih terdapat 4.839 tenaga non-ASN yang saat ini menunggu regulasi dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat untuk diangkat menjadi PPPK paruh waktu.
"Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian, kami berkomitmen menuntaskan seluruh tenaga non-ASN sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional," tegasnya.
Bupati Maros juga mengingatkan seluruh PPPK yang saat ini sedang menjalani orientasi melalui fasilitas Massive Open Online Course (MOOC) oleh LAN RI, agar mengikuti proses tersebut dengan serius karena kelulusan menjadi syarat perpanjangan kontrak ke depan.
"Jika saudara berkinerja baik, akan kami pertahankan. Namun jika tidak sesuai harapan, kami tidak akan ragu memutus perjanjian kerja," ujarnya.
Chaidir juga mengimbau agar seluruh PPPK tidak membentuk forum atau organisasi selain KORPRI, yang merupakan satu-satunya wadah resmi bagi ASN sesuai ketentuan perundang-undangan.
Di akhir sambutannya, Bupati Maros menyampaikan apresiasi kepada para PPPK atas kontribusinya dalam pendidikan, kesehatan, dan pembangunan.
Dia mengajak seluruh ASN dan PPPK untuk terus menjaga integritas, meningkatkan etos kerja, dan memperkuat semangat kolaboratif dalam melayani masyarakat Maros.
"Momentum ini bukan akhir, tetapi awal untuk bergerak lebih cepat, tangguh, dan bermakna dalam setiap langkah pelayanan kita," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Beda dari Biasanya, Pelepasan Jemaah Haji Maros Digabung dengan Penutupan MTQ
Pemerintah Kabupaten Maros akan melepas ratusan calon jemaah haji tahun 2026 dengan konsep berbeda. Pelepasan direncanakan digelar bersamaan dengan penutupan MTQ XXXIV Sulsel.
Selasa, 14 Apr 2026 16:34
Sulsel
Penyisihan MTQ Sulsel Berlangsung Tiga Hari, Semifinal Digelar 17 April
Babak penyisihan delapan cabang lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Sulawesi Selatan masih berlangsung hingga Selasa (14/4/2026).
Selasa, 14 Apr 2026 14:29
Sulsel
PAD Maros Triwulan I 2026 Capai 22,55 Persen dari Target Rp352 Miliar
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros pada triwulan pertama 2026 menunjukkan tren positif, meski belum mencapai target ideal.
Senin, 13 Apr 2026 16:28
News
Perputaran Uang di MTQ Sulsel XXXIV di Maros Ditarget Tembus Rp50 Miliar
Perputaran uang selama perhelatan MTQ XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros, yang berlangsung pada 12–18 April 2026, ditargetkan mencapai Rp30 miliar hingga Rp50 miliar.
Senin, 13 Apr 2026 07:41
News
Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kabupaten Maros resmi dibuka dengan meriah, Minggu malam (12/4/2026).
Senin, 13 Apr 2026 07:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KPU Bantaeng Gandeng Kejari, Perkuat Dukungan Hukum Jelang Tahapan Pemilu 2027
2
Pilrek UNM Tunggu Finalisasi Statuta di Kemendiktisaintek
3
Jemaah Haji Maros Diimbau Waspadai Suhu Ekstrem di Tanah Suci
4
Butuh Biaya Operasi Istri, Akademisi Unhas Keluhkan Dana di Bank BUMN Sulit Dicairkan
5
PLN dan Warga Katimbang Tanam 400 Pohon untuk Cegah Banjir
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KPU Bantaeng Gandeng Kejari, Perkuat Dukungan Hukum Jelang Tahapan Pemilu 2027
2
Pilrek UNM Tunggu Finalisasi Statuta di Kemendiktisaintek
3
Jemaah Haji Maros Diimbau Waspadai Suhu Ekstrem di Tanah Suci
4
Butuh Biaya Operasi Istri, Akademisi Unhas Keluhkan Dana di Bank BUMN Sulit Dicairkan
5
PLN dan Warga Katimbang Tanam 400 Pohon untuk Cegah Banjir