Respons Cepat PT Vale Bantu Atasi Krisis Air di Lioka dan Timampu

Senin, 01 Sep 2025 13:31
Respons Cepat PT Vale Bantu Atasi Krisis Air di Lioka dan Timampu
PT Vale terus berupaya melakukan pemulihan dampak kebocoran pipa minyak di Towuti. Termasuk menyuplai air bersih di wilayah terdampak. Foto/IST
Comment
Share
TOWUTI - Warga Dusun Molindowe (Desa Lioka) dan Desa Timampu, yang terdampak kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Luwu Timur, menghadapi krisis air bersih. Sebanyak 4 kepala keluarga di area hulu dan 15 keluarga di Timampu mengeluhkan kesulitan mendapatkan air layak konsumsi.

Menanggapi hal ini, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) segera mengirimkan bantuan air bersih. Tim darurat perusahaan menyiapkan mobil tangki, tandon, dan jaringan selang untuk memastikan akses air bagi warga.

Distribusi air dilakukan setiap dua hari sekali untuk kebutuhan minum, memasak, dan aktivitas lainnya, hingga kualitas air di wilayah tersebut kembali aman.

Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, mengatakan pihaknya memahami betapa pentingnya akses air bersih bagi warga.

"Begitu menerima laporan, tim kami langsung bergerak dengan solusi cepat. Ini bukan hanya bantuan teknis, tetapi juga bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat," tutur dia.

Krisis air ini berawal dari laporan warga melalui mekanisme grievance PT Vale. Hingga hari ke-9, tercatat 130 aduan yang diterima melalui Posko Pengaduan & Informasi di Kantor Camat Towuti serta Hotline 24 jam. Dari jumlah itu, 44% telah terselesaikan, 48% masih dalam proses, dan 8% dalam verifikasi.

Kepala Desa Timampu, Syamsul Rusdang, mengapresiasi bantuan ini. Menurut dia, bantuan air bersih sangat berarti bagi warga.

"Kami berharap sinergi ini berlanjut hingga pemulihan tuntas dan mengajak masyarakat untuk aktif mengirimkan aduan agar terus ter-update," ujar dia.

Ketua BPD Timampu, Abdul Rahman, juga mengungkapkan terima kasih. Pihaknya menghargai dialog langsung dengan masyarakat.

"Meskipun ada keterlambatan informasi sebelumnya, PT Vale telah merespons cepat dengan memperbaiki komunikasi di lapangan. Kami berharap ini terus berlanjut," katanya.

Bantuan air bersih merupakan bagian dari upaya pemulihan yang melibatkan berbagai pihak. PT Vale tetap berkomitmen untuk mengurangi dampak serta memperbaiki kondisi lingkungan dan sosial secara transparan.
(TRI)
Berita Terkait
Gaungkan Aksi Iklim, PT Vale Hijaukan Lingkungan SMKN 9 Kolaka
News
Gaungkan Aksi Iklim, PT Vale Hijaukan Lingkungan SMKN 9 Kolaka
PT Vale Indonesia Tbk melalui IGP Pomalaa memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026 dengan menggelar aksi penanaman puluhan pohon di lingkungan SMKN 9 Kolaka, Kecamatan Pomalaa.
Kamis, 25 Jun 2026 15:16
PT Vale Siapkan SDM Lokal Terampil Lewat Pelatihan & Sertifikasi Operator Alat Berat
News
PT Vale Siapkan SDM Lokal Terampil Lewat Pelatihan & Sertifikasi Operator Alat Berat
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal melalui Program Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat Berat.
Rabu, 24 Jun 2026 16:18
Pimpin Rakor, Plt Dirut PDAM Makassar Siapkan Langkah Antisipasi Krisis Air
Makassar City
Pimpin Rakor, Plt Dirut PDAM Makassar Siapkan Langkah Antisipasi Krisis Air
Perumda Air Minum Kota Makassar mulai memetakan sejumlah langkah strategis untuk mengantisasi potensi krisis air bersih di sejumlah wilayah Pelayanan di Kota Makassar.
Selasa, 23 Jun 2026 10:45
Dialog Publik, Andi Syahrum Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Air Bersih
Makassar City
Dialog Publik, Andi Syahrum Tegaskan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Air Bersih
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menjadi narasumber dalam Dialog Publik bertema “Krisis Air Bersih di Makassar: Dari Keluhan Menjadi Solusi Bersama”, Sabtu (20/6/2026).
Minggu, 21 Jun 2026 19:58
PT Vale Unjuk Inovasi Pengelolaan Sampah Sorowako di Pameran Lingkungan Internasional
News
PT Vale Unjuk Inovasi Pengelolaan Sampah Sorowako di Pameran Lingkungan Internasional
PT Vale menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan praktik operasional berkelanjutan, termasuk mencapai target nol sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir (TPA) pada tahun 2050.
Kamis, 11 Jun 2026 19:29
Berita Terbaru