Inspektorat Gandeng BPK RI Tingkatkan Kompetisi APIP di Wajo
Rabu, 21 Jun 2023 12:20

Inspektorat Daerah Kabupaten Wajo menggelar pelatihan Pemeriksaan Barang dan Jasa untuk Aparat Pengawasan Intern Pemerintah Daerah (APIP), untuk meningkatkan fungsi pengawasan. Foto: Istimewa
WAJO - Inspektorat Daerah Kabupaten Wajo menggelar pelatihan Pemeriksaan Barang dan Jasa untuk Aparat Pengawasan Intern Pemerintah Daerah (APIP), untuk meningkatkan fungsi pengawasan, di Kantor Balai Diklat Pemeriksa Keuangan Negara (PKN), Kabupaten Gowa, Rabu (21/6/2023).
Dengan menggandeng Balai Diklat PKN bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, pelatihan ini diharapkan menambah wawasan serta kompetensi APIP dari Inspektorat Kabupaten Wajo.
Wakil Bupati Wajo, Amran mengatakan, tugas APIP lebih dititikberatkan pada kegiatan yang sifatnya kegiatan audit dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.
"APIP sendiri selain melakukan pemeriksaan-pemeriksaan, juga melakukan kegiatan lainnya seperti consulting. Demikian juga tugas pengawas internal lebih difokuskan kepada pencegahannya atau early warning system," ujarnya kepada sindomakassar.com
Selain itu, tugas APIP dalam pengadaan barang dan jasa, sudah diatur dalam perpres nomor 54 tahun 2010.
"APIP melakukan pengawasan intern atas pengelolaan tugas dan fungsi instansi pemerintah termasuk akuntabilitas keuangan negara/daerah," terangnya.
Amran pun menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Balai Diklat PKN di Gowa BPK RI yang telah memfasilitasi Inspektorat Daerah Kabupaten Wajo melaksanakan kegiatan ini.
"Kepada peserta, saya ucapkan selamat mengikuti pelatihan. Semoga nantinya APIP dapat mengawal perangkat daerah dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, juga memberikan assurance, monitoring, evaluasi dan bimbingan," katanya.
Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Sulfiah mengatakan, untuk meningkatkan SDM dari APIP Inspektorat Kabupaten Wajo, pelatihan-pelatihan bersama Balai PKN dan BPK RI perlu dilakukan.
Sebab APIP merupakan garda pertama yang melakukan fungsi-fungsi pengawasan di internal pemertintah, sehingga memang dibutuhkan peningkatan kompetensi SDM.
"Kalau APIP dapat bekerja profesional, saya rasa pembangunan di Kabupaten Wajo akan terarah dan berkualitas. Dan memang fungsi-fungsi ini harus diperkuat," terang Politisi Partai Gerindra itu.
Dengan menggandeng Balai Diklat PKN bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, pelatihan ini diharapkan menambah wawasan serta kompetensi APIP dari Inspektorat Kabupaten Wajo.
Wakil Bupati Wajo, Amran mengatakan, tugas APIP lebih dititikberatkan pada kegiatan yang sifatnya kegiatan audit dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.
"APIP sendiri selain melakukan pemeriksaan-pemeriksaan, juga melakukan kegiatan lainnya seperti consulting. Demikian juga tugas pengawas internal lebih difokuskan kepada pencegahannya atau early warning system," ujarnya kepada sindomakassar.com
Selain itu, tugas APIP dalam pengadaan barang dan jasa, sudah diatur dalam perpres nomor 54 tahun 2010.
"APIP melakukan pengawasan intern atas pengelolaan tugas dan fungsi instansi pemerintah termasuk akuntabilitas keuangan negara/daerah," terangnya.
Amran pun menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Balai Diklat PKN di Gowa BPK RI yang telah memfasilitasi Inspektorat Daerah Kabupaten Wajo melaksanakan kegiatan ini.
"Kepada peserta, saya ucapkan selamat mengikuti pelatihan. Semoga nantinya APIP dapat mengawal perangkat daerah dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, juga memberikan assurance, monitoring, evaluasi dan bimbingan," katanya.
Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Sulfiah mengatakan, untuk meningkatkan SDM dari APIP Inspektorat Kabupaten Wajo, pelatihan-pelatihan bersama Balai PKN dan BPK RI perlu dilakukan.
Sebab APIP merupakan garda pertama yang melakukan fungsi-fungsi pengawasan di internal pemertintah, sehingga memang dibutuhkan peningkatan kompetensi SDM.
"Kalau APIP dapat bekerja profesional, saya rasa pembangunan di Kabupaten Wajo akan terarah dan berkualitas. Dan memang fungsi-fungsi ini harus diperkuat," terang Politisi Partai Gerindra itu.
(GUS)
Berita Terkait

Sulsel
Anggaran Bencana Alam di Wajo Dipakai Bayar Iuran PDAM yang Sudah Dimark-Up
Kasus tindak pidana dugaan korupsi Bantuan Tak Terduga (BTT) untuk Bencana Alam di Wajo terus bergulir di Polres Wajo.
Jum'at, 21 Mar 2025 14:44

Sulsel
Anggaran Belanja ATK di Pemkab Wajo Capai Rp4,7 Miliar untuk 39 OPD
Anggaran Belanja Alat Tulis Kantor (ATK) di lingkup Pemerintah Kabupaten Wajo mencapai Rp4,7 miliar.
Kamis, 13 Mar 2025 17:16

Sulsel
Masyarakat Dukung Polisi Ungkap Kasus Dugaan Korupsi BTT di BPBD Wajo
Masyarakat Kabupaten Wajo mendukung penuh aparat Kepolisian ungkap kasus dugaan korupsi Belanja Tak Terduga (BTT) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo.
Sabtu, 08 Mar 2025 20:30

Sulsel
Menelisik Dugaan Korupsi BTT BPBD Wajo Tahun 2023 Dari Hasil Temuan BPK
Belanja Tak Terduga (BTT) Badan Penanggulagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo tahun anggaran 2023 yang diperuntukkan untuk kegiatan tanggap darurat bencana alam diduga dikorupsi.
Kamis, 06 Mar 2025 14:07

Sulsel
Ketua DPRD Wajo Minta Bupati dan Wabup Segera Tancap Gas Bekerja untuk Masyarakat
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Andi Rosman dan dr. Baso Rahmanuddin untuk segera tancap gas bekerja di hari pertamanya pada Senin (3/3/2025).
Minggu, 02 Mar 2025 17:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat