Damkar Makassar Turut Bantu Pulihkan Akses Terputus Akibat Banjir di Luwu
Jum'at, 10 Mei 2024 20:41
Tim Damkar Makassar turut membantu membangun jembatan darurat untuk memulihkan akses terputus di Kabupaten Luwu. Foto: Istimewa
LUWU - Bencana banjir yang melanda Kabupaten Luwu, khususnya Desa Kadundung, Kecamatan Latimojong, Sulawesi Selatan, telah memutus salah satu akses penghubung, menyebabkan warga terisolasi dan kesulitan mendapatkan bantuan.
Dalam merespons situasi tersebut, Wali Kota Makassar telah memerintahkan Tim Penyelamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DamKarMat) Kota Makassar untuk segera bertindak.
Kepala Dinas DamKarMat Kota Makassar, Hasanuddin menyatakan bahwa tim rescue DamKarMat Makassar telah bergabung dengan Tim SAR di lokasi untuk membangun jembatan darurat guna mempermudah akses evakuasi dan pendistribusian logistik.
"Langkah ini diambil untuk mendukung proses evakuasi serta distribusi bantuan dengan efektif untuk Warga Desa Kadundung dan sekitarnya yang merasakan dampak dari terputusnya akses ini, sehingga bantuan dan evakuasi menjadi sangat mendesak," ucapnya pada Jumat, (10/05/2024).
Ia berharap pembangunan jembatan darurat ini dapat selesai dalam waktu singkat, agar segera memudahkan pendistrubusian bantuan logistik.
"Tim gabungan dari DamKarMat Makassar berupaya keras untuk memastikan pembangunan jembatan darurat berjalan dengan cepat dan efisien," ucapnya.
Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk bersatu dalam doa, memberikan dukungan moral kepada warga maupun tim penyelamat.
Baca Juga: Korban Banjir dan Longsor Diberi Pendampingan Trauma Healing
"Doa kita semua sangat berpengaruh untuk warga yang terdampak bencana serta keselamatan tim penyelamat yang sedang berjuang dengan gigih untuk menyelamatkan mereka," pungkasnya.
Diketahui, tim rescue DamKarMat Kota Makassar telah bergabung dalam proses evakuasi korban bencana alam di Sulsel sejak Sabtu (4/05/2024) lalu.
Selain itu, Pemerintah Kota Makassar juga telah mendistribusikan 3 truk bantuan logistik di Kabupaten Luwu, Sidrap dan Wajo yang terdampak bencana alam pada Sabtu (4/05/2024) lalu.
Kehadiran bantuan ini menjadi bentuk nyata dari kepedulian kemanusiaan Walikota Makassar dan Pemkot Makassar terhadap sesama dalam situasi darurat dan bencana alam.
Dalam merespons situasi tersebut, Wali Kota Makassar telah memerintahkan Tim Penyelamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DamKarMat) Kota Makassar untuk segera bertindak.
Kepala Dinas DamKarMat Kota Makassar, Hasanuddin menyatakan bahwa tim rescue DamKarMat Makassar telah bergabung dengan Tim SAR di lokasi untuk membangun jembatan darurat guna mempermudah akses evakuasi dan pendistribusian logistik.
"Langkah ini diambil untuk mendukung proses evakuasi serta distribusi bantuan dengan efektif untuk Warga Desa Kadundung dan sekitarnya yang merasakan dampak dari terputusnya akses ini, sehingga bantuan dan evakuasi menjadi sangat mendesak," ucapnya pada Jumat, (10/05/2024).
Ia berharap pembangunan jembatan darurat ini dapat selesai dalam waktu singkat, agar segera memudahkan pendistrubusian bantuan logistik.
"Tim gabungan dari DamKarMat Makassar berupaya keras untuk memastikan pembangunan jembatan darurat berjalan dengan cepat dan efisien," ucapnya.
Ia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk bersatu dalam doa, memberikan dukungan moral kepada warga maupun tim penyelamat.
Baca Juga: Korban Banjir dan Longsor Diberi Pendampingan Trauma Healing
"Doa kita semua sangat berpengaruh untuk warga yang terdampak bencana serta keselamatan tim penyelamat yang sedang berjuang dengan gigih untuk menyelamatkan mereka," pungkasnya.
Diketahui, tim rescue DamKarMat Kota Makassar telah bergabung dalam proses evakuasi korban bencana alam di Sulsel sejak Sabtu (4/05/2024) lalu.
Selain itu, Pemerintah Kota Makassar juga telah mendistribusikan 3 truk bantuan logistik di Kabupaten Luwu, Sidrap dan Wajo yang terdampak bencana alam pada Sabtu (4/05/2024) lalu.
Kehadiran bantuan ini menjadi bentuk nyata dari kepedulian kemanusiaan Walikota Makassar dan Pemkot Makassar terhadap sesama dalam situasi darurat dan bencana alam.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Mentan RI Gerak Cepat Tangani Banjir di Bone, Bawa Bantuan Pangan Rp9 Miliar
Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Bone bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, khususnya di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Senin, 11 Mei 2026 13:18
News
Gubernur Sulsel Hadir di Tengah Musibah Banjir Bone, Bawa Bantuan dan Santunan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kabupaten Bone sekaligus menyerahkan bantuan kedaruratan, bantuan sosial 500 paket sembako, dan santunan
Sabtu, 09 Mei 2026 17:13
Makassar City
Antisipasi Dampak El Nino, Damkarmat Makassar Sebar Posko Siaga Api dan Air Bersih
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar mulai melakukan langkah antisipasi menyusul prediksi musim kemarau panjang yang melanda wilayah Makassar, Rabu (15/4/2026).
Rabu, 15 Apr 2026 18:14
Makassar City
Legislator Makassar Sebut Penanganan Banjir Tak Boleh Sistem Tambal Sulam
DPRD Kota Makassar mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak menangani persoalan banjir dengan pendekatan sementara atau “tambal sulam”.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:44
Makassar City
229 Warga Mengungsi, Pemkot Makassar Pastikan Kebutuhan Terpenuhi
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau posko pengungsian warga terdampak banjir di SDN Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 22.35 Wita.
Jum'at, 27 Feb 2026 14:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
2
Meratakan Lapangan Belajar Indonesia
3
Etno Adventure Latih Perempuan Pesisir Paotere Olah Limbah Sisik Ikan
4
MDA Perluas Program Air Bersih di Latimojong, Jangkau Warga Dusun Nase
5
15 Tahun Gunakan Fasum-Fasos Berdagang, PKL di Tallo Ditertibkan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
2
Meratakan Lapangan Belajar Indonesia
3
Etno Adventure Latih Perempuan Pesisir Paotere Olah Limbah Sisik Ikan
4
MDA Perluas Program Air Bersih di Latimojong, Jangkau Warga Dusun Nase
5
15 Tahun Gunakan Fasum-Fasos Berdagang, PKL di Tallo Ditertibkan