Pj Bupati Muh Saleh Paparkan 3 Kata Kunci Visi Luwu Cemerlang
Selasa, 21 Mei 2024 21:46
Pemerintah Kabupaten Luwu menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). Foto: Istimewa
LUWU - Penjabat (PJ) Bupati Luwu, Muhammad Saleh, membuka Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, di Aula Bappelitbangda, Belopa, Selasa, (21/5/2024).
Muhammad Saleh, menyampaikan sejumlah harapan. PJ Bupati Luwu yang juga Kepala DPMD Sulsel ini, berharap, garis besar pembangunan Luwu 20 tahun kedepan haruslah menyentuh masyarakat secara menyeluruh dan dirasakan manfaatnya seluruh masyarakat Kabupaten Luwu.
Olehnya itu, kata dia, program pembangunan Kabupaten Luwu hingga 2045 harus merata ke seluruh kecamatan dan desa sesuai sumber daya mereka yang juga tertuang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
"Saya berharap seluruh unsur pemerintah dan stakeholder memberikan masukan. RPJPD ini akan menjadi dasar pembangunan Kabupaten Luwu yang akan dijalankan 4 bupati Luwu, dalam kurun waktu 20 tahun kedepan," ujarnya.
"Kita putuskan perencanaan pembangunan yang partisipatif dan dengan kajian keilmuan, budaya dan agama. Saya sebagai Bupati Luwu, ingin menanamkan landasan yang baik, sehingga apa yang kita susun hari ini dirasakan manfaat baiknya kedepan. Saya ingin mendorong, kecamatan di Luwu tumbuh dan lahir sebagai kota baru, kota kecil di Luwu, sehingga peredaran uang berputar dalam daerah kita," sambungnya.
Kepala Bappelitbangda, Moch Arsal Arsyad, melaporkan, pelaksanaan Musrenbang RPJPD di Kabupaten Luwu direncanakan dilaksanakan dengan tahapan, forum konsultasi publik pada tanggal 10 januari 2024, fasilitasi rancangan awal di bappelitbangda provinsi sulawesi selatan pada tanggal 23 februari 2024.
Musrenbang RPJPD Kabupaten Luwu tahun 2025-2026 pada bulan Mei, dan Focus Group Discussion (FGD) akan dilaksanakan sebanyak tiga kali sebelum diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah untuk dibahas dan ditetapkan bersama.
Mantan Kepala Bapenda Luwu ini juga menyebutkan, maksud pelaksanaan Musrenbang RPJPD Kabupaten Luwu tahun 2025-2045, untuk menyepakati permasalahan pembangunan daerah, isu strategis, visi dan misi, sasaran visi, arah kebijakan, sasaran pokok, dan arah pembangunan, penyelarasan visi dan misi RPJPD provinsi dan kabupaten, serta indikator arah pembangunan RPJPN, rpjpd provinsi, dan kabupaten dan penyelarasan arah kebijakan transformasi RPJPN, RPJPD provinsi dan kabupaten.
"Tujuan tujuan diselenggarakannya musrenbang RPJPD Kabupaten Luwu tahun 2025-2045 adalah sebagai upaya perluasan partisipasi publik dalam rangka proses perencanaan dengan menampung berbagai masukan dan saran dari stakeholders dalam rangka penajaman, penyelarasan dan penyempurnaan dokumen rancangan rpjpd kabupaten luwu tahun 2025- 2045," ungkapnya.
Materi musrenbang dari hasil penyelarasan dan sinkronisasi RPJPN dan RPJPD provinsi, maka dapat dirangkum sebanyak tiga pokok visi yaitu cerdas, maju dan berkelanjutan, delapan misi, lima sasaran visi, dan 36 arah kebijakan selama empat periode rpjmd kabupaten luwu serta 17 arah pembangunan dengan 45 indikator arah pembangunan," tutupnya.
Muhammad Saleh, menyampaikan sejumlah harapan. PJ Bupati Luwu yang juga Kepala DPMD Sulsel ini, berharap, garis besar pembangunan Luwu 20 tahun kedepan haruslah menyentuh masyarakat secara menyeluruh dan dirasakan manfaatnya seluruh masyarakat Kabupaten Luwu.
Olehnya itu, kata dia, program pembangunan Kabupaten Luwu hingga 2045 harus merata ke seluruh kecamatan dan desa sesuai sumber daya mereka yang juga tertuang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
"Saya berharap seluruh unsur pemerintah dan stakeholder memberikan masukan. RPJPD ini akan menjadi dasar pembangunan Kabupaten Luwu yang akan dijalankan 4 bupati Luwu, dalam kurun waktu 20 tahun kedepan," ujarnya.
"Kita putuskan perencanaan pembangunan yang partisipatif dan dengan kajian keilmuan, budaya dan agama. Saya sebagai Bupati Luwu, ingin menanamkan landasan yang baik, sehingga apa yang kita susun hari ini dirasakan manfaat baiknya kedepan. Saya ingin mendorong, kecamatan di Luwu tumbuh dan lahir sebagai kota baru, kota kecil di Luwu, sehingga peredaran uang berputar dalam daerah kita," sambungnya.
Kepala Bappelitbangda, Moch Arsal Arsyad, melaporkan, pelaksanaan Musrenbang RPJPD di Kabupaten Luwu direncanakan dilaksanakan dengan tahapan, forum konsultasi publik pada tanggal 10 januari 2024, fasilitasi rancangan awal di bappelitbangda provinsi sulawesi selatan pada tanggal 23 februari 2024.
Musrenbang RPJPD Kabupaten Luwu tahun 2025-2026 pada bulan Mei, dan Focus Group Discussion (FGD) akan dilaksanakan sebanyak tiga kali sebelum diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah untuk dibahas dan ditetapkan bersama.
Mantan Kepala Bapenda Luwu ini juga menyebutkan, maksud pelaksanaan Musrenbang RPJPD Kabupaten Luwu tahun 2025-2045, untuk menyepakati permasalahan pembangunan daerah, isu strategis, visi dan misi, sasaran visi, arah kebijakan, sasaran pokok, dan arah pembangunan, penyelarasan visi dan misi RPJPD provinsi dan kabupaten, serta indikator arah pembangunan RPJPN, rpjpd provinsi, dan kabupaten dan penyelarasan arah kebijakan transformasi RPJPN, RPJPD provinsi dan kabupaten.
"Tujuan tujuan diselenggarakannya musrenbang RPJPD Kabupaten Luwu tahun 2025-2045 adalah sebagai upaya perluasan partisipasi publik dalam rangka proses perencanaan dengan menampung berbagai masukan dan saran dari stakeholders dalam rangka penajaman, penyelarasan dan penyempurnaan dokumen rancangan rpjpd kabupaten luwu tahun 2025- 2045," ungkapnya.
Materi musrenbang dari hasil penyelarasan dan sinkronisasi RPJPN dan RPJPD provinsi, maka dapat dirangkum sebanyak tiga pokok visi yaitu cerdas, maju dan berkelanjutan, delapan misi, lima sasaran visi, dan 36 arah kebijakan selama empat periode rpjmd kabupaten luwu serta 17 arah pembangunan dengan 45 indikator arah pembangunan," tutupnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Kolaborasi MDA dan UNCP Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Desa
MDA bersama Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) memperkuat upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana melalui kegiatan Sosialisasi dan Inisiasi DESTANA di Desa Boneposi, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.
Senin, 22 Jun 2026 14:02
Sulsel
Bupati Luwu Tinjau Awak Mas Project, Progres Konstruksi Dinilai Signifikan
Bupati Luwu Patahudding bersama Pokja Percepatan Investasi melakukan kunjungan kerja ke lokasi Awak Mas Project yang dikelola PT Masmindo Dwi Area (MDA) di Kecamatan Latimojong.
Jum'at, 12 Jun 2026 19:19
Sulsel
Kolaborasi Pemkab Luwu & MDA Cetak Tenaga Kerja Terampil Lewat Akademi MATAPPA
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui Program Jaga Masa Depan Desa.
Rabu, 10 Jun 2026 06:43
Sulsel
Pemkab Luwu dan MDA Perkuat FORDES Matappa Lewat Program Jaga Desa
Program Jaga Desa merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui FORDES Matappa.
Selasa, 09 Jun 2026 05:18
Sulsel
Konsisten Taat Pajak, MDA Kembali Raih Penghargaan dari Pemkab Luwu
Komitmen terhadap kewajiban pajak kembali mengantarkan PT Masmindo Dwi Area (MDA) meraih apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu.
Minggu, 26 Apr 2026 10:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Kurang dari 24 Jam, Polres Jeneponto Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Petani
3
Pasokan Biosolar Parepare Aman, Pertamina Perkuat Pengawasan Layanan SPBU
4
Gaji ke-13 ASN Pemkab Bantaeng Mulai Cair Hari Ini
5
Momen Liburan, Asmo Sulsel Bagikan Tips Aman saat Membonceng Anak
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PLN Icon Plus Bidik Perluasan Pelanggan Iconnet Lewat Semesta Berpesta di Makassar
2
Kurang dari 24 Jam, Polres Jeneponto Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Petani
3
Pasokan Biosolar Parepare Aman, Pertamina Perkuat Pengawasan Layanan SPBU
4
Gaji ke-13 ASN Pemkab Bantaeng Mulai Cair Hari Ini
5
Momen Liburan, Asmo Sulsel Bagikan Tips Aman saat Membonceng Anak