FGD HPMT UIT Makassar, Mahasiswa Didorong Berperan Antisipasi Konflik di Pilkada 2024
Sabtu, 22 Jun 2024 17:24
Penyelenggaraan Pilkada serentak November 2024 mendatang diharapkan tidak menghadirkan konflik yang bisa membuat keutuhan dan persatuan di masyarakat tidak terjadi. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Penyelenggaraan Pilkada serentak November 2024 mendatang diharapkan tidak menghadirkan konflik yang bisa membuat keutuhan dan persatuan di masyarakat tidak terjadi.
Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (HPMT) Komisariat UIT Makassar menggelar FGD bertajuk Peran Edukasi Digital dan Mengantisipasi Konflik dan Praktik Black Campaign pada Pilkada Serentak di Hotel Almadera, Makassar, Sabtu (22/06/2024).
Ketua Bawaslu Makassar, Dede Arwinsyah pada paparan materinya menyampaikan bahwa peran mahasiswa begitu penting dalam menghadirkan Pilkada yang sehat.
"Kita bisa berperan meskipun itu kecil pasti sangat dibutuhkan, misalnya dalam menyambut Pilkada ini kita mengajak untuk memerangi hoaks atau berita bohong yang bisa saja menimbulkan konflik, itu sudah sangat baik," ujar Dede.
Lebih jauh, Dede menyampaikan bahwa aksi-aksi kecil yang dilakukan jauh lebih berarti dibanding dengan rencana besar namun tidak bisa dikerjakan.
"Jadi lakukanlah kebaikan itu meskipun itu kecil. Peran teman-teman mahasiswa tentu sangat punya kontribusi besar dalam menghadirkan Pemilukada yang kondusif di Sulsel dan Makassar," ungkap komisioner Bawaslu Makassar berlatar belakang pengacara tersebut.
Sementara itu, komisioner KPID Sulsel Riswansyah Muchsin menyampaikan bahwa pihaknya hanya mampu melakukan pengawasan hoaks maupun black campaign di dunia penyiaran baik itu televisi maupun radio.
"KPID punya kewenangan terbatas, masyarakat sekarang dengan kecanggihan teknologi Medsos jadi primadona, padahal disana informasi yang berseliweran masih ada belum terkonfirmasi, belum akurat dan sebagainya," tuturnya.
Dia pun mengajak kepada mahasiswa untuk memberikan edukask ke masyarakat agar bijak menggunakan Medsos, apalagi dalam waktu yang tidak lama akan ada pesta demokrasi pemilihan kepala daerah.
Himpunan Pelajar Mahasiswa Turatea (HPMT) Komisariat UIT Makassar menggelar FGD bertajuk Peran Edukasi Digital dan Mengantisipasi Konflik dan Praktik Black Campaign pada Pilkada Serentak di Hotel Almadera, Makassar, Sabtu (22/06/2024).
Ketua Bawaslu Makassar, Dede Arwinsyah pada paparan materinya menyampaikan bahwa peran mahasiswa begitu penting dalam menghadirkan Pilkada yang sehat.
"Kita bisa berperan meskipun itu kecil pasti sangat dibutuhkan, misalnya dalam menyambut Pilkada ini kita mengajak untuk memerangi hoaks atau berita bohong yang bisa saja menimbulkan konflik, itu sudah sangat baik," ujar Dede.
Lebih jauh, Dede menyampaikan bahwa aksi-aksi kecil yang dilakukan jauh lebih berarti dibanding dengan rencana besar namun tidak bisa dikerjakan.
"Jadi lakukanlah kebaikan itu meskipun itu kecil. Peran teman-teman mahasiswa tentu sangat punya kontribusi besar dalam menghadirkan Pemilukada yang kondusif di Sulsel dan Makassar," ungkap komisioner Bawaslu Makassar berlatar belakang pengacara tersebut.
Sementara itu, komisioner KPID Sulsel Riswansyah Muchsin menyampaikan bahwa pihaknya hanya mampu melakukan pengawasan hoaks maupun black campaign di dunia penyiaran baik itu televisi maupun radio.
"KPID punya kewenangan terbatas, masyarakat sekarang dengan kecanggihan teknologi Medsos jadi primadona, padahal disana informasi yang berseliweran masih ada belum terkonfirmasi, belum akurat dan sebagainya," tuturnya.
Dia pun mengajak kepada mahasiswa untuk memberikan edukask ke masyarakat agar bijak menggunakan Medsos, apalagi dalam waktu yang tidak lama akan ada pesta demokrasi pemilihan kepala daerah.
(UMI)
Berita Terkait
News
Bawaslu Maros Usul Pembentukan Paralegal Pengawas Pemilu
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Maros melakukan audiens ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terkait usulan pembentukan Paralegal Pengawas Pemilu
Rabu, 17 Jun 2026 19:16
Sulsel
Peserta P2P Bantaeng Dibekali Deteksi Pelanggaran Teknis Pemilu
Pengawasan pemilu tidak hanya berkaitan dengan praktik politik uang, tetapi juga mencakup berbagai aspek teknis yang berpotensi menimbulkan pelanggaran apabila tidak diawasi dengan baik.
Selasa, 02 Jun 2026 19:17
Sulsel
Bawaslu Sulsel Siapkan Generasi Pengawas Pemilu Menuju 2029
Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan kembali melaksanakan rangkaian kegiatan luring Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) di wilayah Sulawesi Selatan. Kegiatan kali ini berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Takalar, Rabu (20/05/2026).
Rabu, 20 Mei 2026 15:25
News
DKPP Gembleng TPD, Perkuat Kualitas Penanganan Pelanggaran Pemilu
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menggelar kegiatan Diseminasi Penguatan Kapasitas Tim Pemeriksa Daerah (TPD) di Hotel Claro Makassar pada Ahad (10/05/2026).
Senin, 11 Mei 2026 09:41
Sulsel
Kunjungi Sulsel, Ketua Bawaslu RI Ingatkan Tahapan Dimulai Tahun Depan
Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, melakukan kunjungan supervisi ke Kantor Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan untuk memastikan kesiapan jajaran pasca-pelantikan staf baru dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Selasa, 05 Mei 2026 22:07
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dilema Dakwah Digital: Viral di TikTok Saja Tak Cukup Menjaga Iman Gen Z
2
Aston Makassar Hadirkan Sensasi Japanese Street Food Lewat '60 Seconds to Tokyo'
3
DPRD Makassar Bubarkan Monev Setelah Kepala Dinas Ramai-Ramai Tidak Hadir
4
Pertamina Tingkatkan Kompetensi Operator SPBU di Parepare
5
ARYADUTA Makassar Hadirkan School Holiday Program, Liburan Keluarga Seru & Berkualitas
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dilema Dakwah Digital: Viral di TikTok Saja Tak Cukup Menjaga Iman Gen Z
2
Aston Makassar Hadirkan Sensasi Japanese Street Food Lewat '60 Seconds to Tokyo'
3
DPRD Makassar Bubarkan Monev Setelah Kepala Dinas Ramai-Ramai Tidak Hadir
4
Pertamina Tingkatkan Kompetensi Operator SPBU di Parepare
5
ARYADUTA Makassar Hadirkan School Holiday Program, Liburan Keluarga Seru & Berkualitas