Target ISO 2021, Dinas Perdagangan Genjot Pembenahan Pasar Sumpang
Senin, 13 Mar 2023 18:24
Kepala Dinas Perdagangan Parepare Prasetyo Catur. Foto/Darwiaty Dalle
MAKASSAR - Meski Pasar Rakyat Sumpang Minangae telah mengantongi Standarisasi Nasional Indonesia (SNI), Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melalui Dinas Perdagangan terus mengupayakan untuk meningkatkan standar mutu dan kulitas produk pasar tersebut dengan menerbitkan International Standardization Organization (ISO).
Kepala Dinas Perdagangan Parepare, Prasetyo Catur, menjelaskan saat ini Pemkot Parepare mengupayakan Pasar Sumpang memiliki label ISO setelah mendapatkan akreditasi SNI.
"Setelah kita didampingi kemarin oleh lembaga survey BSML di Makassar, ada beberapa persyaratan yang harus kita laksanakan berupa perbaikan-perbaikan. Ini adalah untuk meningkatkan ISO Pasar Sumpang dari 8152 menjadi ISO 2021," jelas Prasetyo.
Lebih lanjut, ia menjelaskan memiliki label ISO atau SNI berarti kualitas produk terjamin mulai dari pembuatan hingga kualitas dan kelayakan produk.
"2021 ini adalah Standar Nasional Indonesia SNI ini kita mau tingkatkan supaya pasar sumpang ini kelasnya lebih naik lagi, kelasnya lebih bergengsi lagi. Semoga ini nanti pada masa pimpinan Bapak Walikota Taufan Pawe, ini nanti akan menjadikan pasar sumpang menjadi lebih bertaraf di atas nasional lagi," terangnya.
Peningkatan ISO Pasar Sumpang tersebut, kata dia, berdampak pada peningkatan kualitas, seperti bagaimana mengubah image pasar yang kurang diminati menjadi lebih baik. Pasar mendapat SNI jika memenuhi persyaratan, diantaranya bersih, sehat, zonasi kios, pengelola pasar yang profesional, pengelolaan sampah, hingga ramah disabilitas.
"Semisal, pasar ini tidak mempunyai kloset duduk hanya mempunyai WC kloset jongkok. Nah ini kami harus menyiapkan kloset duduk, karena itu adalah salah satu syarat. Yang kedua pasar ini harus mempunyai zonasi pedagang, kita juga adakan terkait dengan disabilitas, kita pasangkan pegangan untuk mereka naik atau masuk ke dalam pasar," sebutnya.
Dengan adanya ISO ini, tambahnya, pedagang sudah mulai diatur dan mulai tertata dan kualitas daripada pangan yang ada di pasar ini, lebih terjaga lagi.
Ia berharap Pasar Sumpang ini bisa mendapatkan peningkatan ISO dengan melakukan beberapa perbaikan-perbaikan, sehingga nantinya pasar tersebut bisa bersaing secara internasional namun target utamanya tetap pasar lokal.
Kepala Dinas Perdagangan Parepare, Prasetyo Catur, menjelaskan saat ini Pemkot Parepare mengupayakan Pasar Sumpang memiliki label ISO setelah mendapatkan akreditasi SNI.
"Setelah kita didampingi kemarin oleh lembaga survey BSML di Makassar, ada beberapa persyaratan yang harus kita laksanakan berupa perbaikan-perbaikan. Ini adalah untuk meningkatkan ISO Pasar Sumpang dari 8152 menjadi ISO 2021," jelas Prasetyo.
Lebih lanjut, ia menjelaskan memiliki label ISO atau SNI berarti kualitas produk terjamin mulai dari pembuatan hingga kualitas dan kelayakan produk.
"2021 ini adalah Standar Nasional Indonesia SNI ini kita mau tingkatkan supaya pasar sumpang ini kelasnya lebih naik lagi, kelasnya lebih bergengsi lagi. Semoga ini nanti pada masa pimpinan Bapak Walikota Taufan Pawe, ini nanti akan menjadikan pasar sumpang menjadi lebih bertaraf di atas nasional lagi," terangnya.
Peningkatan ISO Pasar Sumpang tersebut, kata dia, berdampak pada peningkatan kualitas, seperti bagaimana mengubah image pasar yang kurang diminati menjadi lebih baik. Pasar mendapat SNI jika memenuhi persyaratan, diantaranya bersih, sehat, zonasi kios, pengelola pasar yang profesional, pengelolaan sampah, hingga ramah disabilitas.
"Semisal, pasar ini tidak mempunyai kloset duduk hanya mempunyai WC kloset jongkok. Nah ini kami harus menyiapkan kloset duduk, karena itu adalah salah satu syarat. Yang kedua pasar ini harus mempunyai zonasi pedagang, kita juga adakan terkait dengan disabilitas, kita pasangkan pegangan untuk mereka naik atau masuk ke dalam pasar," sebutnya.
Dengan adanya ISO ini, tambahnya, pedagang sudah mulai diatur dan mulai tertata dan kualitas daripada pangan yang ada di pasar ini, lebih terjaga lagi.
Ia berharap Pasar Sumpang ini bisa mendapatkan peningkatan ISO dengan melakukan beberapa perbaikan-perbaikan, sehingga nantinya pasar tersebut bisa bersaing secara internasional namun target utamanya tetap pasar lokal.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Tasming Hamid Lantik Ratusan RT-RW Sekaligus Resmikan Kampung Enjoy
Sebanyak 564 Ketua RT dan RW se-Kota Parepare resmi dikukuhkan untuk masa jabatan 2026–2031, dalam sebuah seremoni yang dirangkaikan dengan grand opening Kampung Enjoy, Senin (16/2/2026) malam.
Selasa, 17 Feb 2026 09:31
Sulsel
Program Damkar Religi, Damkar Parepare Bersihkan Mesjid Jelang Ramadan
Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026, petugas dari satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Parepare membersihkan Masjid Assyakur di kompleks Perumahan Bumi Caralos Recidenc (BCR), Ahad (15/02/2026).
Minggu, 15 Feb 2026 15:30
Sulsel
Pemkot Parepare dan BNNP Sulsel Tandatangani NPHD Berantas Narkoba
Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kota Parepare, Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi SelatanSelatan di Kantor BNN Provinsi Sulawesi Selatan.
Sabtu, 14 Feb 2026 16:43
Ekbis
Electric Colour Run by PLN & Expo Sukses, Transaksi UMKM Tembus Hampir Rp1 Miliar
Electric Colour Run by PLN and Expo melibatkan 164 tenant UMKM menyuguhkan beragam produk, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lokal.
Minggu, 21 Sep 2025 20:39
Sulsel
Kunjungan ke Parepare, Komisi E DPRD Sulsel Minta Pemprov Ganti Biaya BPJS Gratis yang Dibayar Pemkot
Komisi E DPRD Sulsel melakukan kunjungan kerja dalam ke Kota Parepare. Rombongan yang dipimpin Andi Tenri Indah ini diterima oleh Plh Sekda Parepare, Amarun Agung Hamka di Rujab Wali Kota Parepare pada Senin (15/09/2025).
Senin, 15 Sep 2025 23:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler