Polisi Belum Bisa Ungkap Penyebab Kebakaran Kantor Disdik Makassar
Rabu, 29 Jan 2025 19:50
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana. Foto: Abdul Majid/SINDO Makassar
MAKASSAR - Penyebab kebakaran kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar pada Sabtu (11/01/2025) dini hari lalu, masih misteri. Polisi belum berhasil mengungkapnya karena terkendala hasil penelitian Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum menerima hasil laboratorium forensik kendati sudah dua pekan lamanya peristiwa itu terjadi.
"Sampai saat ini kita belum menerima hasil Labfor. Sehingga belum bisa mengetahui penyebab kebakaran. Belum diketahui api dari mana dan siapa yang harus bertanggungjawab," ujar Arya di Mapolrestabes Makassar, Rabu (29/01/2025).
Sejauh ini, kata dia, pihaknya sudah memeriksa sembilan orang saksi yang memang saat kejadian berada di TKP. Selanjutnya, baru bisa melanjutkan penyelidikan apabila sudah ada hasil labfor.
"Nanti dari hasil Labfor akan diketahui terbakar karena apa dan jam berapa. Apakah gegara listrik atau bukan. Semua nanti dijelaskan sama Labfor," tuturnya.
Terkait apakah ada kemungkinan keterlibatan orang dalam pada peristiwa itu, Arya menolak untuk berspekulasi. Pihaknya kini hanya fokus untuk penyebab kebakaran terlebih dahulu.
"Kita belum bisa mengambil kesimpulan terlalu jauh. Kita fokus dulu terhadap penyebab kebakarannya dulu. Kalau masalah internal, bagaimana kita bisa menduga ke sana sementara hasil dari Labfor saja belum ada," tandasnya.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum menerima hasil laboratorium forensik kendati sudah dua pekan lamanya peristiwa itu terjadi.
"Sampai saat ini kita belum menerima hasil Labfor. Sehingga belum bisa mengetahui penyebab kebakaran. Belum diketahui api dari mana dan siapa yang harus bertanggungjawab," ujar Arya di Mapolrestabes Makassar, Rabu (29/01/2025).
Sejauh ini, kata dia, pihaknya sudah memeriksa sembilan orang saksi yang memang saat kejadian berada di TKP. Selanjutnya, baru bisa melanjutkan penyelidikan apabila sudah ada hasil labfor.
"Nanti dari hasil Labfor akan diketahui terbakar karena apa dan jam berapa. Apakah gegara listrik atau bukan. Semua nanti dijelaskan sama Labfor," tuturnya.
Terkait apakah ada kemungkinan keterlibatan orang dalam pada peristiwa itu, Arya menolak untuk berspekulasi. Pihaknya kini hanya fokus untuk penyebab kebakaran terlebih dahulu.
"Kita belum bisa mengambil kesimpulan terlalu jauh. Kita fokus dulu terhadap penyebab kebakarannya dulu. Kalau masalah internal, bagaimana kita bisa menduga ke sana sementara hasil dari Labfor saja belum ada," tandasnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Disdik Makassar Dukung Pembatasan Kepemilikan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mendukung kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang membatasi kepemilikan akun media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Jum'at, 13 Mar 2026 23:18
Sulsel
Polisi Amankan Belasan Orang yang Perang Pakai Senjata Mainan Berpeluru Jelly
Aparat Polsek Manggala menertibkan aksi permainan senjata mainan jenis “omega” yang menggunakan peluru jelly dan butiran plastik di wilayah Kecamatan Manggala, Kota Makassar, kemarin.
Minggu, 01 Mar 2026 20:26
Makassar City
Antisipasi Cuaca Buruk, Kegiatan Belajar-Mengajar di Makassar Digelar Daring
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menerbitkan surat edaran tentang pelaksanaan pembelajaran dalam jaringan (daring) bagi jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP.
Rabu, 25 Feb 2026 19:03
News
Disdik Makassar Sesuaikan Jadwal Libur Ramadan–Lebaran Sesuai SEB 3 Menteri
Dinas Pendidikan Kota Makassar akan menyesuaikan jadwal libur sekolah Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 agar selaras dengan kebijakan nasional melalui Surat Edaran Bersama (SEB) Tiga Menteri.
Senin, 16 Feb 2026 12:59
News
Konsumen Diduga Sulut Api saat Belanja Emas di Somba Opu Makassar
Suasana tenang di kawasan Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, mendadak berubah mencekam, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 12.45 WITA.
Kamis, 12 Feb 2026 19:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SPJM Berangkatkan 360 Pemudik Gratis dari Makassar ke Palopo dan Sorowako
2
Warga Selayar Temukan Lagi Plastik "Bugatti" Diduga Kokain di Pesisir Pantai, Total jadi 30 Paket
3
Overstay Lebih dari 60 Hari, WNA Austria Dideportasi
4
Andi Sudirman Serahkan Beasiswa Disabilitas untuk Ribuan Siswa SLB se-Sulsel
5
Jelang Libur Lebaran, BRI Imbau Waspada Ancaman Penipuan File APK
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SPJM Berangkatkan 360 Pemudik Gratis dari Makassar ke Palopo dan Sorowako
2
Warga Selayar Temukan Lagi Plastik "Bugatti" Diduga Kokain di Pesisir Pantai, Total jadi 30 Paket
3
Overstay Lebih dari 60 Hari, WNA Austria Dideportasi
4
Andi Sudirman Serahkan Beasiswa Disabilitas untuk Ribuan Siswa SLB se-Sulsel
5
Jelang Libur Lebaran, BRI Imbau Waspada Ancaman Penipuan File APK