Kalla Institute Gelar Wisuda 2025, Cetak Lulusan Adaptif & Berkarakter
Senin, 24 Nov 2025 11:48
Kalla Institute resmi mewisuda 28 lulusan Tahun Akademik 2025 dalam acara yang berlangsung di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla, belum lama ini. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kalla Institute resmi mewisuda 28 lulusan Tahun Akademik 2025 dalam acara yang berlangsung di Saoraja Ballroom, Wisma Kalla, belum lama ini. Melalui gelaran ini, Kalla Institute kembali menegaskan komitmennya untuk melahirkan sarjana yang beretika, adaptif, dan siap bersaing, baik sebagai profesional maupun wirausaha muda.
Rektor Kalla Institute, Syamril, menyampaikan bahwa para lulusan tidak hanya dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga didorong untuk menciptakan lapangan pekerjaan.
“Sebagian besar lulusan kami lebih memilih menjadi seorang pengusaha ataupun suksesor usaha orang tuanya. Selebihnya sudah diserap menjadi pekerja profesional dan ada juga yang langsung melanjutkan studinya,” ujarnya.
Ketua Umum Yayasan Hadji Kalla, Fatimah Kalla, turut memberikan pesan moral kepada para wisudawan. Ia menegaskan bahwa gelar sarjana perlu dibarengi karakter kuat.
“Selain mendapatkan gelar akademik, semua wisudawan wajib memiliki etika dan moral yang baik serta bisa memberikan manfaat dimanapun kalian berada nantinya,” pesannya.
Acara wisuda juga dihadiri jajaran pimpinan yayasan, mitra industri, dan tamu undangan, yang menunjukkan dukungan terhadap upaya Kalla Institute dalam memperkuat kompetensi lulusan dan mendorong transformasi pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Muhammad Muhaimin Nur dari Program Studi Sistem Informasi dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,95 dan masa studi 3,5 tahun. Di hadapan para lulusan, ia menegaskan makna gelar yang disandangnya.
“Gelar ini bukan sekadar lembaran ijazah saja, tapi harus bisa dipertanggungjawabkan secara nyata,” ujarnya.
Muhaimin, lulusan fast track, kini telah diterima bekerja sebagai staf ICT Kalla Institute, menjadi bukti cepatnya penyerapan lulusan di dunia industri.
Rasa syukur juga disampaikan orang tua wisudawan, A. Ahmad Dzaki Mahesa Pratama. “Terima kasih kepada Kalla Institute yang sudah mampu mengasah pola pikir anak-anak kami menjadi lebih tajam sekaligus memiliki moral yang baik. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi karier mereka ke depan,” ungkapnya.
Momentum wisuda tahun ini menjadi refleksi bagi Kalla Institute untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Kampus berharap seluruh lulusan dapat tampil sebagai generasi profesional yang berintegritas, adaptif, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat.
Rektor Kalla Institute, Syamril, menyampaikan bahwa para lulusan tidak hanya dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga didorong untuk menciptakan lapangan pekerjaan.
“Sebagian besar lulusan kami lebih memilih menjadi seorang pengusaha ataupun suksesor usaha orang tuanya. Selebihnya sudah diserap menjadi pekerja profesional dan ada juga yang langsung melanjutkan studinya,” ujarnya.
Ketua Umum Yayasan Hadji Kalla, Fatimah Kalla, turut memberikan pesan moral kepada para wisudawan. Ia menegaskan bahwa gelar sarjana perlu dibarengi karakter kuat.
“Selain mendapatkan gelar akademik, semua wisudawan wajib memiliki etika dan moral yang baik serta bisa memberikan manfaat dimanapun kalian berada nantinya,” pesannya.
Acara wisuda juga dihadiri jajaran pimpinan yayasan, mitra industri, dan tamu undangan, yang menunjukkan dukungan terhadap upaya Kalla Institute dalam memperkuat kompetensi lulusan dan mendorong transformasi pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Muhammad Muhaimin Nur dari Program Studi Sistem Informasi dinobatkan sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 3,95 dan masa studi 3,5 tahun. Di hadapan para lulusan, ia menegaskan makna gelar yang disandangnya.
“Gelar ini bukan sekadar lembaran ijazah saja, tapi harus bisa dipertanggungjawabkan secara nyata,” ujarnya.
Muhaimin, lulusan fast track, kini telah diterima bekerja sebagai staf ICT Kalla Institute, menjadi bukti cepatnya penyerapan lulusan di dunia industri.
Rasa syukur juga disampaikan orang tua wisudawan, A. Ahmad Dzaki Mahesa Pratama. “Terima kasih kepada Kalla Institute yang sudah mampu mengasah pola pikir anak-anak kami menjadi lebih tajam sekaligus memiliki moral yang baik. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi karier mereka ke depan,” ungkapnya.
Momentum wisuda tahun ini menjadi refleksi bagi Kalla Institute untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Kampus berharap seluruh lulusan dapat tampil sebagai generasi profesional yang berintegritas, adaptif, dan mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
News
Kalla Institute Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Ruang Akademik dan Seni
Kalla Institute menggelar rangkaian kegiatan bertema Pancasila yang melibatkan pelajar dan mahasiswa, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan akademik dan kreatif.
Rabu, 11 Feb 2026 11:48
News
Kalla Institute Berdayakan Ibu Rumah Tangga Kelola Limbah Plastik Berbasis Ekonomi Sirkular
Program Studi Kewirausahaan Kalla Institute kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Kamis, 05 Feb 2026 11:15
News
Kalla Institute Hadirkan Pengalaman Belajar Berbeda di Sulawesi Education & Techno Expo
Booth Kalla Institute sukses menarik perhatian pengunjung selama ajang Sulawesi Education & Techno Expo 2026 yang digelar di Phinisi Ballroom Claro Makassar, (27–29/1/2026).
Senin, 02 Feb 2026 19:12
News
Wujudkan Ekosistem Kerja Inklusif, Kalla Institute Terima Magang Disabilitas
Dalam menyiapkan ekosistem kerja inklusif, Kalla Institute turut mengambil peran dengan menerima dua peserta magang disabilitas melalui Program Magang Disabilitas
Minggu, 18 Jan 2026 18:09
News
Kalla Institute Dorong Inovasi Global Lewat Konferensi ICTISB 2025
Konferensi internasional yang digelar secara daring ini menjadi upaya Kalla Institute dalam mendorong kolaborasi riset lintas negara serta memperkuat publikasi ilmiah di bidang inovasi teknologi dan bisnis berkelanjutan (7/1/26).
Kamis, 08 Jan 2026 20:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Enam Titik Pengungsian Banjir Dibuka, Dua Kecamatan Terdampak Paling Parah
2
Pemerintah Kelurahan Kapasa Siapkan Posko Banjir, Warga Pilih Bertahan di Rumah
3
Maros Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah Menuju Kota Bersih di Rakornas 2026
4
Jasa Upah Dihapus, Puluhan Guru PAUD Datangi Kantor Disdik Maros
5
DPRD Sulsel Pertimbangkan Hak Angket, Data Deviden GMTD Didesak Transparan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Enam Titik Pengungsian Banjir Dibuka, Dua Kecamatan Terdampak Paling Parah
2
Pemerintah Kelurahan Kapasa Siapkan Posko Banjir, Warga Pilih Bertahan di Rumah
3
Maros Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah Menuju Kota Bersih di Rakornas 2026
4
Jasa Upah Dihapus, Puluhan Guru PAUD Datangi Kantor Disdik Maros
5
DPRD Sulsel Pertimbangkan Hak Angket, Data Deviden GMTD Didesak Transparan