Bawaslu Makassar Ajak Media Berkolaborasi Cegah Pelanggaran Pilkada
Rabu, 28 Agu 2024 18:23
Bawaslu Makassar menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang digelar Bawaslu Makassar di Maxone, Rabu (28/08/2024). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Ketua Bawaslu Makassar, Dede Arwinsyah mendorong jurnalis khususnya perusahaan pers dan lembaga pemantau untuk menjalin kolaborasi mencegah pelanggaran selama proses Pilkada 2024.
Dede menyampaikan hal tersebut saat menutup acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang digelar Bawaslu Makassar di Maxone, Rabu (28/08/2024).
"Kegiatan ini bertujuan agar bagaimana lembaga pemantau, masyarakat sipil bersama media bisa membangun kolaborasi, sebagai bentuk pengawasan partisipatif mencegah pelanggaran pemilu," kata Dede.
Di tempat yang sama, mantan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel, Alem Febri Sonni menyebut jumlah Panwaslu sangat terbatas dalam mengawasi tahapan Pilkada 2024.
Untuk itu, dibutuhkan peran media massa dalam mengabarkan atau menyiarkan dugaan pelanggaran pemilu yang tidak dijangkau Bawaslu.
"153 pengawas apakah mungkin bisa mengawasi banyaknya peristiwa politik. Yang memungkinkan adalah, kita semua yang berperan memberikan informasi kepada bawaslu dengan keterbukaan informasi saat ini," kata Alem Febri Sonni selaku pembicara sosialisasi tersebut.
Alem Febri Sonni yang juga dosen Komunikasi Unhas turut mendorong partisipasi media dalam mencegah pelanggaran pemilu.
Salah satu upaya tersebut adalah membangun kerja sama dengan lembaga pengawas. Termasuk mendorong partisipasi publik mengawasi jalannya tahapan Pilkada 2024.
"Sekarang peran media harus memberikan motivasi kepada warga yang apatis terhadap proses demokrasi kita," tandas Alam Febri Sonni.
Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang digelar Bawaslu Makassar turut dirangkai peluncuran 15 posko kawal hak pilih.
Dede menyampaikan hal tersebut saat menutup acara Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang digelar Bawaslu Makassar di Maxone, Rabu (28/08/2024).
"Kegiatan ini bertujuan agar bagaimana lembaga pemantau, masyarakat sipil bersama media bisa membangun kolaborasi, sebagai bentuk pengawasan partisipatif mencegah pelanggaran pemilu," kata Dede.
Di tempat yang sama, mantan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel, Alem Febri Sonni menyebut jumlah Panwaslu sangat terbatas dalam mengawasi tahapan Pilkada 2024.
Untuk itu, dibutuhkan peran media massa dalam mengabarkan atau menyiarkan dugaan pelanggaran pemilu yang tidak dijangkau Bawaslu.
"153 pengawas apakah mungkin bisa mengawasi banyaknya peristiwa politik. Yang memungkinkan adalah, kita semua yang berperan memberikan informasi kepada bawaslu dengan keterbukaan informasi saat ini," kata Alem Febri Sonni selaku pembicara sosialisasi tersebut.
Alem Febri Sonni yang juga dosen Komunikasi Unhas turut mendorong partisipasi media dalam mencegah pelanggaran pemilu.
Salah satu upaya tersebut adalah membangun kerja sama dengan lembaga pengawas. Termasuk mendorong partisipasi publik mengawasi jalannya tahapan Pilkada 2024.
"Sekarang peran media harus memberikan motivasi kepada warga yang apatis terhadap proses demokrasi kita," tandas Alam Febri Sonni.
Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang digelar Bawaslu Makassar turut dirangkai peluncuran 15 posko kawal hak pilih.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Program Podium Sisoppengi jadi Inovasi Pengawasan Pemilu Berbasis Diskusi dan Nilai Budaya Lokal
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Soppeng resmi melaunching program inovatif bertajuk Podium Sisoppengi, yang merupakan akronim dari Podcast–Diskusi Pemilihan Umum–Sharing–Sosialisasi Pengawasan Pemilu Terintegrasi.
Rabu, 04 Mar 2026 14:33
News
Pilkada Langsung Disebut Beri Ruang Demokrasi, Guru Besar UINAM Tetap Ingatkan Risikonya
Pilkada langsung yang sudah dijalani sekitar 20 tahun terakhir, dinilai memberi ruang demokrasi untuk masyarakat. Meski, demikian risiko yang terjadi tetap sangat memungkinkan.
Selasa, 10 Feb 2026 18:23
Sulsel
Bawaslu Luwu Timur Sebut Pendidikan Politik Kunci Hentikan Pemilih Jual Suara
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur menegaskan bahwa kualitas pemilih masih menjadi tantangan serius dalam demokrasi. Salah satunya masih adanya pemilih yang bersedia menggadaikan hak pilihnya.
Rabu, 21 Jan 2026 10:14
News
Muchlis Misbah Dorong Uji Publik Wacana Pilkada Lewat DPRD
Anggota DPRD Kota Makassar, Muchlis Misbah, mendorong dilakukannya uji publik secara terbuka terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
Senin, 19 Jan 2026 23:37
Sulsel
Bawaslu Bantaeng Dorong Pendidikan Demokrasi bagi Pemilih Pemula
Menanamkan nilai demokrasi sejak dini menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas pemilu. Atas dasar ini Bawaslu Kabupaten Bantaeng hadir di SMA Negeri 1 Bantaeng dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Demokrasi, Senin (12/01/2026).
Senin, 12 Jan 2026 13:50
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Samsung Galaxy S26 dan Buds4 Series Meluncur, Bikin Konten Takbiran Makin Epic
2
Arus Mudik Pelindo 4 Tumbuh 8,25%, Balikpapan dan Makassar Dominasi Pergerakan Penumpang
3
Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar
4
Patuhi Imbauan Kemendagri, Munafri Arifuddin Batasi Open House Idulfitri Hanya 2 Jam
5
Idulfitri, Bupati Gowa Ajak Warga Perkuat Persatuan Untuk Pembangunan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Samsung Galaxy S26 dan Buds4 Series Meluncur, Bikin Konten Takbiran Makin Epic
2
Arus Mudik Pelindo 4 Tumbuh 8,25%, Balikpapan dan Makassar Dominasi Pergerakan Penumpang
3
Ribuan Jemaah Padati Salat Idulfitri 1447 H di Claro Makassar
4
Patuhi Imbauan Kemendagri, Munafri Arifuddin Batasi Open House Idulfitri Hanya 2 Jam
5
Idulfitri, Bupati Gowa Ajak Warga Perkuat Persatuan Untuk Pembangunan