Perkuat Stabilitas Perbankan, LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan
Jum'at, 26 Jun 2026 09:04
LPS memutuskan untuk menaikkan Tingkat Bunga Penjaminan guna mendukung dan memperkuat stabilitas perbankan. Foto/Ilustrasi/Istimewa
JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan menaikkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) simpanan yang berlaku mulai 1 Juli hingga 30 September 2026. Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas sektor perbankan di tengah perkembangan suku bunga pasar.
Berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) pada 22 Juni 2026, LPS menetapkan TBP simpanan rupiah di bank umum menjadi 3,75 persen, simpanan rupiah di Bank Perekonomian Rakyat (BPR) menjadi 6,25 persen, serta simpanan valuta asing di bank umum menjadi 2,00 persen.
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengatakan penyesuaian tersebut mempertimbangkan sejumlah indikator, mulai dari tren kenaikan suku bunga simpanan yang masih terbatas, kondisi likuiditas perbankan yang tetap memadai, hingga persaingan antarbank yang dinilai masih sehat.
Selain itu, penghimpunan dana masyarakat dan kinerja intermediasi perbankan juga masih menunjukkan tren positif. Dengan kondisi tersebut, LPS menilai kenaikan TBP tetap mampu menjaga kepercayaan nasabah sekaligus mendukung stabilitas sistem perbankan.
"LPS akan terus melakukan evaluasi terhadap TBP secara berkala agar tetap sesuai dengan perkembangan kondisi perekonomian, perbankan, dan pasar keuangan. Evaluasi ini dilakukan untuk menjaga kredibilitas dan efektivitas kebijakan penjaminan yang dilakukan oleh LPS," kata Anggito dalam siaran pers yang diterima SINDO Makassar.
Dari sisi industri, kinerja perbankan nasional masih menunjukkan pertumbuhan yang solid. Hingga Mei 2026, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 13,47 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara penyaluran kredit meningkat 11,51 persen (yoy).
Pertumbuhan DPK dalam rupiah tercatat mencapai 12,37 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan DPK valuta asing yang tumbuh 8,91 persen dalam denominasi dolar Amerika Serikat. Kondisi tersebut didukung permodalan, profitabilitas, dan likuiditas perbankan yang tetap kuat sehingga mampu menjadi bantalan menghadapi berbagai potensi risiko.
Di sisi lain, cakupan penjaminan simpanan juga masih berada jauh di atas ketentuan undang-undang. Hingga Mei 2026, sebanyak 681,67 juta rekening nasabah bank umum atau 99,94 persen dari total rekening dijamin penuh hingga Rp2 miliar. Sementara di BPR/BPRS, jumlah rekening yang dijamin mencapai 15,67 juta atau 99,97 persen dari total rekening.
LPS menegaskan akan terus memantau perkembangan suku bunga pasar dan tingkat cakupan penjaminan agar kebijakan TBP tetap relevan dengan kondisi ekonomi.
LPS juga kembali mengingatkan masyarakat bahwa simpanan hanya dijamin apabila memenuhi ketentuan 3T, yakni tercatat dalam pembukuan bank, memperoleh bunga yang tidak melebihi Tingkat Bunga Penjaminan, serta tidak terkait dengan tindakan yang menyebabkan bank menjadi tidak sehat.
Karena itu, masyarakat diimbau memperhatikan tingkat bunga simpanan yang ditawarkan bank. Di sisi lain, perbankan juga diminta secara aktif menyampaikan informasi mengenai TBP melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk platform digital, sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan perlindungan nasabah.
Berdasarkan hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) pada 22 Juni 2026, LPS menetapkan TBP simpanan rupiah di bank umum menjadi 3,75 persen, simpanan rupiah di Bank Perekonomian Rakyat (BPR) menjadi 6,25 persen, serta simpanan valuta asing di bank umum menjadi 2,00 persen.
Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengatakan penyesuaian tersebut mempertimbangkan sejumlah indikator, mulai dari tren kenaikan suku bunga simpanan yang masih terbatas, kondisi likuiditas perbankan yang tetap memadai, hingga persaingan antarbank yang dinilai masih sehat.
Selain itu, penghimpunan dana masyarakat dan kinerja intermediasi perbankan juga masih menunjukkan tren positif. Dengan kondisi tersebut, LPS menilai kenaikan TBP tetap mampu menjaga kepercayaan nasabah sekaligus mendukung stabilitas sistem perbankan.
"LPS akan terus melakukan evaluasi terhadap TBP secara berkala agar tetap sesuai dengan perkembangan kondisi perekonomian, perbankan, dan pasar keuangan. Evaluasi ini dilakukan untuk menjaga kredibilitas dan efektivitas kebijakan penjaminan yang dilakukan oleh LPS," kata Anggito dalam siaran pers yang diterima SINDO Makassar.
Dari sisi industri, kinerja perbankan nasional masih menunjukkan pertumbuhan yang solid. Hingga Mei 2026, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 13,47 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara penyaluran kredit meningkat 11,51 persen (yoy).
Pertumbuhan DPK dalam rupiah tercatat mencapai 12,37 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan DPK valuta asing yang tumbuh 8,91 persen dalam denominasi dolar Amerika Serikat. Kondisi tersebut didukung permodalan, profitabilitas, dan likuiditas perbankan yang tetap kuat sehingga mampu menjadi bantalan menghadapi berbagai potensi risiko.
Di sisi lain, cakupan penjaminan simpanan juga masih berada jauh di atas ketentuan undang-undang. Hingga Mei 2026, sebanyak 681,67 juta rekening nasabah bank umum atau 99,94 persen dari total rekening dijamin penuh hingga Rp2 miliar. Sementara di BPR/BPRS, jumlah rekening yang dijamin mencapai 15,67 juta atau 99,97 persen dari total rekening.
LPS menegaskan akan terus memantau perkembangan suku bunga pasar dan tingkat cakupan penjaminan agar kebijakan TBP tetap relevan dengan kondisi ekonomi.
LPS juga kembali mengingatkan masyarakat bahwa simpanan hanya dijamin apabila memenuhi ketentuan 3T, yakni tercatat dalam pembukuan bank, memperoleh bunga yang tidak melebihi Tingkat Bunga Penjaminan, serta tidak terkait dengan tindakan yang menyebabkan bank menjadi tidak sehat.
Karena itu, masyarakat diimbau memperhatikan tingkat bunga simpanan yang ditawarkan bank. Di sisi lain, perbankan juga diminta secara aktif menyampaikan informasi mengenai TBP melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk platform digital, sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan perlindungan nasabah.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
LPS Luncurkan Pelajar Sulsel Menabung, Sasar 1.000 Siswa SMA
Sebanyak 1.000 pelajar SMA di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa didorong membangun kebiasaan menabung secara konsisten melalui program Pelajar Sulsel Menabung.
Jum'at, 25 Sep 2026 10:57
News
LPS Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis & Donor Darah di 5 Daerah Sulsel
Melalui program LPS Peduli, Kantor Perwakilan LPS III menggelar road show pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah di lima kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Selasa, 22 Sep 2026 17:03
Ekbis
Bangun Bank Sehat dan Terpercaya, LPS Beberkan Tiga Kunci Penguatan BPRS
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus mendorong Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) untuk memperkuat tata kelola, manajemen risiko, serta kepatuhan.
Senin, 14 Sep 2026 18:52
Ekbis
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga pada Triwulan III 2026
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa perbankan nasional memiliki pijakan kokoh untuk menjaga stabilitas bisnis di tengah dinamika pasar.
Sabtu, 12 Sep 2026 07:29
Ekbis
Harpelnas 2026, BSI Perkuat Komitmen Layanan untuk 24,3 Juta Nasabah
Hasil transformasi tersebut tercermin dari jumlah nasabah BSI yang kini mencapai 24,3 juta. Sementara itu, pengguna aplikasi BYOND by BSI telah mencapai 7,2 juta pengguna.
Sabtu, 05 Sep 2026 09:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MG ZS Hybrid+ Masuk Makassar, Tawarkan Fleksibilitas untuk Mobilitas Jarak Jauh
2
BKKBN dan Komisi IX Ajak Warga Gowa Perkuat Keluarga Cegah Stunting
3
Husniah Talenrang Tersangka, Kabupaten Gowa Bakal Dipimpin Plt Bupati
4
Semen Tonasa Perkuat Pasar dengan Mendengar Langsung Suara Pelanggan
5
Ukir Threepeat! Zion Taklukkan Rajawali di Final Putra Honda DBL South Sulawesi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MG ZS Hybrid+ Masuk Makassar, Tawarkan Fleksibilitas untuk Mobilitas Jarak Jauh
2
BKKBN dan Komisi IX Ajak Warga Gowa Perkuat Keluarga Cegah Stunting
3
Husniah Talenrang Tersangka, Kabupaten Gowa Bakal Dipimpin Plt Bupati
4
Semen Tonasa Perkuat Pasar dengan Mendengar Langsung Suara Pelanggan
5
Ukir Threepeat! Zion Taklukkan Rajawali di Final Putra Honda DBL South Sulawesi