YBM PLN Tunjukkan Kepedulian Lewat Program Solidarity Food Truck untuk Santri
Selasa, 03 Des 2024 18:40
Dukungan nyata YBM PLN berupa program Solidarity Food Truck yang diselenggarakan di Pesantren Ashabul Jannah Hidayatullah, Desa Romang Polong, Kabupaten Gowa. Foto/Dok PLN
GOWA - PT PLN (Persero), melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Salah satu bentuk dukungan nyata tersebut adalah pelaksanaan program Solidarity Food Truck yang diselenggarakan di Pesantren Ashabul Jannah Hidayatullah, Desa Romang Polong, Kabupaten Gowa, pada Sabtu, 30 November 2024.
Program Solidarity Food Truck ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi, kesehatan, dan kebersihan bagi para santri di pesantren. Sasaran utama program ini adalah 144 santri yang terdiri atas 105 santri laki-laki dan 39 santri perempuan, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka agar dapat belajar dengan lebih baik.
Pimpinan pesantren, Ustadz Ismail, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap bantuan yang diberikan.
"Kami sangat berterima kasih kepada YBM PLN atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada pesantren kami. Program ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari santri, khususnya dalam aspek pangan dan kesehatan. Banyak sekali bantuan yang sudah diberikan kepada kami sejak dulu, mulai dari bantuan peralatan, pembebasan lahan hingga fasilitas MCK," ujarnya.
"Bantuan ini tentu menjadi penyemangat buat santri-santri dalam belajar menuntut ilmu, serta guru-guru kami dalam mengajar. Semoga kolaborasi ini menjadi wasilah kita untuk meraih surga-Nya Allah," tambahnya.
General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Budiono, juga menyoroti beberapa bantuan yang diberikan melalui program ini. Di antaranya, 250 porsi makanan bergizi siap saji untuk tiga kali makan serta bantuan sembako pangan untuk mendukung kebutuhan dapur pesantren. Selain itu, acara ini juga dirangkaikan dengan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan oleh dokter kepada seluruh santri.
"Kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan membagikan vitamin, serta paket hygiene kit yang berisi peralatan mandi kepada seluruh santri dan pengurus pesantren," kata Budiono.
Budiono menegaskan bahwa PLN tidak hanya hadir untuk menerangi daerah, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Melalui program ini, kami ingin memastikan para santri mendapatkan asupan gizi yang baik, lingkungan yang bersih, dan layanan kesehatan yang memadai. Ini adalah salah satu bentuk nyata kontribusi pegawai PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dana dari program ini berasal dari zakat yang dipotong sebanyak 2,5% dari gaji pegawai muslim," jelasnya.
“Semoga seluruh santri di sini semakin semangat dalam belajar, dengan kemudahan fasilitas, serta bantuan yang diberikan YBM PLN,” tambah Budiono.
Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi para santri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk terus mendukung keberlanjutan pendidikan di lingkungan pesantren.
Program Solidarity Food Truck ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi, kesehatan, dan kebersihan bagi para santri di pesantren. Sasaran utama program ini adalah 144 santri yang terdiri atas 105 santri laki-laki dan 39 santri perempuan, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka agar dapat belajar dengan lebih baik.
Pimpinan pesantren, Ustadz Ismail, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap bantuan yang diberikan.
"Kami sangat berterima kasih kepada YBM PLN atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada pesantren kami. Program ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari santri, khususnya dalam aspek pangan dan kesehatan. Banyak sekali bantuan yang sudah diberikan kepada kami sejak dulu, mulai dari bantuan peralatan, pembebasan lahan hingga fasilitas MCK," ujarnya.
"Bantuan ini tentu menjadi penyemangat buat santri-santri dalam belajar menuntut ilmu, serta guru-guru kami dalam mengajar. Semoga kolaborasi ini menjadi wasilah kita untuk meraih surga-Nya Allah," tambahnya.
General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Budiono, juga menyoroti beberapa bantuan yang diberikan melalui program ini. Di antaranya, 250 porsi makanan bergizi siap saji untuk tiga kali makan serta bantuan sembako pangan untuk mendukung kebutuhan dapur pesantren. Selain itu, acara ini juga dirangkaikan dengan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan oleh dokter kepada seluruh santri.
"Kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan dan membagikan vitamin, serta paket hygiene kit yang berisi peralatan mandi kepada seluruh santri dan pengurus pesantren," kata Budiono.
Budiono menegaskan bahwa PLN tidak hanya hadir untuk menerangi daerah, tetapi juga berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Melalui program ini, kami ingin memastikan para santri mendapatkan asupan gizi yang baik, lingkungan yang bersih, dan layanan kesehatan yang memadai. Ini adalah salah satu bentuk nyata kontribusi pegawai PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dana dari program ini berasal dari zakat yang dipotong sebanyak 2,5% dari gaji pegawai muslim," jelasnya.
“Semoga seluruh santri di sini semakin semangat dalam belajar, dengan kemudahan fasilitas, serta bantuan yang diberikan YBM PLN,” tambah Budiono.
Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi para santri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk terus mendukung keberlanjutan pendidikan di lingkungan pesantren.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Bupati Gowa Siap Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Parmusi
Bupati Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan,Sitti Husniah Talenrang, siap hadir pada peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Madani Parmusi di Dusun Datarang Kelurahan Tamaona
Sabtu, 27 Jun 2026 07:38
Sulsel
Listrik PLN Pangkas Biaya Petani Bawang Enrekang hingga 60 Persen
Komitmen tersebut diwujudkan PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture (EA) yang mendukung transformasi sektor pertanian menuju sistem budidaya yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kamis, 11 Jun 2026 19:45
Sulsel
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Parepare tidak hanya hadir sebagai tempat pengisian daya, tetapi juga berkembang menjadi ruang tunggu yang nyaman bagi pengguna.
Rabu, 10 Jun 2026 15:29
News
Listrik Hijau PLN Jadi Motor Penggerak Ketahanan Pangan di Sulsel
Hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 4.280 pelanggan telah memanfaatkan program tersebut dengan total daya terpasang mencapai 206.312 kiloVolt Ampere (kVA).
Senin, 08 Jun 2026 22:14
Ekbis
PLN UID Sulselrabar Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Electrifying Agriculture
Hingga Mei 2026, jumlah pelanggan Electrifying Agriculture di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat telah mencapai 4.280 pelanggan.
Senin, 08 Jun 2026 22:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Edukasi Safety Riding Sasar Kecamatan dengan Angka Kecelakaan Tinggi
2
Kurang dari 24 Jam, Polres Jeneponto Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Petani
3
Apresiasi Warga Jaga Keamanan dan Kebersihan, Kapolda Sulsel Beri Motor Patroli
4
POP MART Perluas Jangkauan ke Indonesia Timur dengan Pembukaan Gerai Baru di TSM Makassar
5
Pasokan Biosolar Parepare Aman, Pertamina Perkuat Pengawasan Layanan SPBU
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Edukasi Safety Riding Sasar Kecamatan dengan Angka Kecelakaan Tinggi
2
Kurang dari 24 Jam, Polres Jeneponto Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Petani
3
Apresiasi Warga Jaga Keamanan dan Kebersihan, Kapolda Sulsel Beri Motor Patroli
4
POP MART Perluas Jangkauan ke Indonesia Timur dengan Pembukaan Gerai Baru di TSM Makassar
5
Pasokan Biosolar Parepare Aman, Pertamina Perkuat Pengawasan Layanan SPBU