TPP ASN Lingkup Pemkab Bulukumba Masih Tertahan, Ini Kendalanya
Rabu, 10 Mei 2023 22:52

Suasana rapat monitoring dan evaluasi dengan anggota Komisi A DPRD Bulukumba pada Rabu (10/5/2023). Foto/Eky Hendrawan
BULUKUMBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba belum sepenuhnya membayar Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun ini. Sebagian besar TPP abdi negara di Bumi Panrita Lopi masih tertahan karena menunggu terbitnya peraturan bupati alias perbup.
Pemkab Bulukumba telah mengalokasikan anggaran untuk membayar TPP selama enam bulan pada tahun anggaran 2023. Namun, hingga saat ini, pemerintah daerah baru membayar TPP ASN untuk satu bulan saja.
Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bulukumba, yang juga Kepala Bidang Aset Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah, Sri Irma, menyampaikan hal itu dalam rapat monitoring dan evaluasi dengan anggota Komisi A DPRD Bulukumba pada Rabu (10/5/2023). Irma membeberkan kendala yang dihadapi yang berujung masih tertahannya TPP ASN.
"TPP baru satu bulan yang dibayar. Izin pembayaran TPP yang jadi masalah. Izin baru keluar pada Maret sehingga penyusunan Perbup TPP juga terlambat. Nanti setelah Perbup selesai baru TPP dibayar," kata Irma.
Ketua Komisi A DPRD Bulukumba, Andi Pangerang Hakim (F-PPP), pada kesempatan itu menyebut pihaknya banyak menerima keluhan dari ASN terkait pembayaran TPP. Terkait lambatnya pembayaran TPP, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dianggap bertanggung jawab.
"Sebaiknya kepala BKPSDM mundur saja kalau tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik," kata Andi Pangerang.
Pada kesempatan itu, pengelolaan teknis keuangan juga dikeluhkan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Bulukumba, Andi Sri Ariyanti. Ia meminta agar TAPD melakukan evaluasi, termasuk agar TAPD Bulukumba mengedukasi organisasi perangkat daerah (OPD).
"Jangan nanti ada masalah, lalu OPD yang disalahkan," ucapnya.
Sri Ariyanti mencontohkan kasus yang pernah dialaminya pada yahun anggaran 2022. Ada kesalahan penganggaran senilai Rp140 ribu. "Waktu itu kami minta agar anggaran itu direklas. Kami mengirim surat ke keuangan, namun, tidak ada respon dari keuangan," sebutnya.
"Artinya, jika kita ingin tata kelola pemerintahan yang baik, maka kita harus saling mendukung. Saya kira TAPD lebih memahami teknis pengelolaan keuangan," pungkasnya.
Pemkab Bulukumba telah mengalokasikan anggaran untuk membayar TPP selama enam bulan pada tahun anggaran 2023. Namun, hingga saat ini, pemerintah daerah baru membayar TPP ASN untuk satu bulan saja.
Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bulukumba, yang juga Kepala Bidang Aset Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah, Sri Irma, menyampaikan hal itu dalam rapat monitoring dan evaluasi dengan anggota Komisi A DPRD Bulukumba pada Rabu (10/5/2023). Irma membeberkan kendala yang dihadapi yang berujung masih tertahannya TPP ASN.
"TPP baru satu bulan yang dibayar. Izin pembayaran TPP yang jadi masalah. Izin baru keluar pada Maret sehingga penyusunan Perbup TPP juga terlambat. Nanti setelah Perbup selesai baru TPP dibayar," kata Irma.
Ketua Komisi A DPRD Bulukumba, Andi Pangerang Hakim (F-PPP), pada kesempatan itu menyebut pihaknya banyak menerima keluhan dari ASN terkait pembayaran TPP. Terkait lambatnya pembayaran TPP, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dianggap bertanggung jawab.
"Sebaiknya kepala BKPSDM mundur saja kalau tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik," kata Andi Pangerang.
Pada kesempatan itu, pengelolaan teknis keuangan juga dikeluhkan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Bulukumba, Andi Sri Ariyanti. Ia meminta agar TAPD melakukan evaluasi, termasuk agar TAPD Bulukumba mengedukasi organisasi perangkat daerah (OPD).
"Jangan nanti ada masalah, lalu OPD yang disalahkan," ucapnya.
Sri Ariyanti mencontohkan kasus yang pernah dialaminya pada yahun anggaran 2022. Ada kesalahan penganggaran senilai Rp140 ribu. "Waktu itu kami minta agar anggaran itu direklas. Kami mengirim surat ke keuangan, namun, tidak ada respon dari keuangan," sebutnya.
"Artinya, jika kita ingin tata kelola pemerintahan yang baik, maka kita harus saling mendukung. Saya kira TAPD lebih memahami teknis pengelolaan keuangan," pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait

Sulsel
BKP KM Bulukumba Makassar Teken PKS dengan Baznas
Badan Khusus Perwakilan Kerukunan Masyarakat Bulukumba Makassar Sulawesi Selatan semakin menunjukkan eksistensinya sebagai paguyuban yang jadi wadah silaturahmi dan penggerak program sosial.
Minggu, 09 Mar 2025 14:15

Sulsel
Kanwil Kemenkum Sulsel Dampingi Penilaian IRH Pemkab Bulukumba
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) lakukan Pendampingan Penilaian Indeks Reformasi Hukum (IRH) pada Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Bulukumba
Jum'at, 24 Jan 2025 15:17

Sulsel
Kolaborasi Sejumlah Pihak, UPT ASDP Bira Gelar Kerja Bakti di Pelabuhan Penyeberangan
UPT ASDP Bira menggelar kerja bakti dan gotong royong di Pelabuhan Penyebarangan Bira, Bulukumba pada Kamis (27/10/2024). Kegiatan positif ini diinisiasi oleh UPT ASDP Bira dan Pemkab Bulukumba.
Kamis, 17 Okt 2024 17:01

Sulsel
Pemkab Bulukumba akan Hadirkan Sirkuit Titik Nol di Tanjung Bira
Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga tahun anggaran 2024 akan melakukan pembangunan sirkuit balapan motor yang diberi nama Sirkuit Titik Nol.
Kamis, 13 Jun 2024 16:35

Sulsel
Kasus Demam Berdarah di Bulukumba Tembus 130 Sepanjang 2024
Kasus demam berdarah dengue menunjukkan tren peningkatan di Kabupaten Bulukumba. Tercatat, dari Januari hingga Maret 2024, sudah ada 130 kasus demam berdarah.
Rabu, 13 Mar 2024 11:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat